Advertorial

Yuk Pikir Masak-masak, Ini Manfaat Minum Amidis bagi Tubuh

Kompas.com - 30/06/2025, 18:36 WIB

KOMPAS.com - Organ tubuh manusia bekerja tanpa henti selama 24 jam dalam tujuh hari sepekan. Ginjal, hati, hingga otak bahkan menjalankan fungsinya saat seseorang sedang tidur.

Sayangnya, kesadaran akan menjaga organ-organ tubuh ini sering kali baru muncul ketika kondisi kesehatan mulai menurun. Saat sehat, banyak orang justru abai.

Sebagai contoh terkait konsumsi air putih. Banyak orang hanya fokus pada volume ketimbang kualitas air putih yang dikonsumsi. Padahal, kualitas air minum sangat berpengaruh terhadap kesehatan, khususnya ginjal dan organ-organ penting lainnya.

Hal itu bukan tanpa alasan. Air berperan dalam membawa zat gizi, membuang racun, serta menjaga keseimbangan sistem tubuh.

Penelitian Maria Latif yang dimuat dalam jurnal Applied Water Science Vol 15 Issue 12 (2025) mengungkap bahwa kandungan mineral dan logam berat dalam air minum berdampak signifikan terhadap peningkatan risiko penyakit karsinogenik dan penyakit ginjal kronis.

Dalam studi tersebut, Maria Latif menekankan bahwa konsumsi air putih yang telah melalui pemurnian penting dilakukan untuk mengurangi risiko kontaminasi logam berat dan permasalahan kesehatan lain.

Merujuk pada hasil studi tersebut, air putih yang baik merupakan air minum yang telah melalui tahapan purifikasi dan multifiltrasi sehingga tidak lagi terkandung logam berat di dalamnya.

Amidis merupakan air murni hasil distilasi sehingga terbebas dari kontaminan dan logam berat, seperti timbal, merkuri, arsenik, dan zat berbahaya lain. Dengan demikian, konsumsi Amidis dapat membantu mengurangi beban kerja ginjal. Jadi #jangan telan mentah-mentah, pikir lagi masak-masak dan pilihlah Amidis.Dok. Amidis Amidis merupakan air murni hasil distilasi sehingga terbebas dari kontaminan dan logam berat, seperti timbal, merkuri, arsenik, dan zat berbahaya lain. Dengan demikian, konsumsi Amidis dapat membantu mengurangi beban kerja ginjal. Jadi #jangan telan mentah-mentah, pikir lagi masak-masak dan pilihlah Amidis.

Pilih Amidis, satu-satunya AMDK yang melalui distilasi

Untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan organ penting. Amidis pun hadir sebagai solusi air minum murni yang telah melalui proses distilasi.

Amidis merupakan satu-satunya air minum dalam kemasan di Indonesia yang telah diproses dengan cara pemanasan di atas suhu 110°C. Proses distilasi berbeda dari proses rebus biasa di kompor rumah yang hanya mencapai 110°C.

Pada proses distilasi, uapnya kemudian dikumpulkan dan dikondensasikan kembali menjadi cairan. Proses tersebut menghilangkan semua kontaminan, seperti logam berat, bakteri, dan bahan kimia berbahaya.

"Amidis adalah air minum kemasan yang baik untuk dikonsumsi. Hal ini disebabkan karena Amidis melalui tiga tahap utama pemurnian air, yakni Multi Filtration, Purification dikenal pemurnian lanjutan, dan Distilasi (proses penyulingan air, di mana air dipanaskan di atas suhu 110°C dan uapnya dikondensasi menjadi air murni dengan tingkat kemurnian 0 PPM, yang artinya tidak mengandung zat terlarut, termasuk mineral atau senyawa lain—benar-benar H?O murni). Jadi, Amidis adalah air minum yang sudah dimasak," terang Head of Marketing Amidis Astrid Adelaide Siregar.

Dari tiga tahap tersebut, lanjutnya, dihasilkan air dengan tingkat kemurnian 0 PPM. Artinya, tidak mengandung zat terlarut, termasuk mineral dan senyawa lain.

“Benar-benar H?O murni. Jadi, Amidis adalah air minum yang sudah dimasak,” jelasnya lagi.

Empat manfaat utama

Seperti telah disebutkan, Amidis merupakan air murni hasil distilasi sehingga terbebas dari kontaminan dan logam berat, seperti timbal, merkuri, arsenik, dan zat berbahaya lain.

Dengan demikian, konsumsi Amidis dapat membantu mengurangi beban kerja ginjal. Jadi #jangan telan mentah-mentah, pikir lagi masak-masak dan pilihlah Amidis.

Terdapat empat manfaat utama yang ditawarkan Amidis bagi tubuh. Pertama, air murni Amidis lebih cepat diserap tubuh karena bebas dari partikel asing. Hal ini membuat sel dan jaringan tubuh lebih mudah menerima cairan tersebut.

Kedua, air murni membantu proses detoksifikasi tubuh dan menjaga kesehatan ginjal sehingga mendukung gaya hidup aktif dan sehat.

Ketiga, pH air Amidis yang seimbang membuatnya aman dikonsumsi untuk semua usia, termasuk individu yang sedang dalam masa pemulihan penyakit atau mengalami gangguan lambung.

Keempat, air murni 0 PPM dari Amidis memberikan hidrasi optimal tanpa risiko kontaminan karena terbebas dari zat berbahaya, seperti timbal, arsenik, dan logam berat lain yang berpotensi mengganggu kesehatan dalam jangka panjang.

Amidis Tersedia dalam Berbagai Ukuran

Selain mengutamakan kemurnian air, Amidis juga menyediakan berbagai pilihan kemasan sesuai kebutuhan konsumen.

Untuk penggunaan sehari-hari di rumah atau kantor, Amidis menawarkan galon satu kali pakai berkapasitas 15 liter dengan inovasi antitumpah yang praktis dibawa ke berbagai acara luar ruangan. Ada pula galon 19 liter untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Bagi konsumen yang membutuhkan kemasan praktis, Amidis juga hadir dalam botol berukuran 220 ml yang ringan dan mudah dibawa, bahkan muat dalam tas kecil.

Selain itu, tersedia pula ukuran botol 600 ml, 1.500 ml, dan 5 liter. Produk Amidis dapat ditemukan di jaringan Alfamidi dan sejumlah toko ritel terdekat.

Untuk memperluas edukasi, Amidis juga menyediakan informasi lengkap seputar produk dan manfaat kesehatan air murni di situs resmi https://amidiswater.com/link.

Biasakan #Jangan Telan Mentah-Mentah, Pikir Lagi Masak-Masak, terutama saat menenggak air minum. Pastikan Amidis jadi pilihan air minum kamu setiap hari agar kinerja ginjal tetap optimal.

Penting pula perhatian jumlah, jenis, dan waktu saat minum air putih.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau