KOMPAS.com - PT Teknologi Data Infrastruktur (NeutraDC Nxera Batam), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom yang bergerak di bidang infrastruktur data center, dan Medco Power menjalin kerja sama strategis.
Melalui kemitraan tersebut, operasional data center berskala hyperscale di Batam, Kepulauan Riau, milik NeutraDC akan menggunakan energi terbarukan dari pembangkit listrik tenaga surya milik Medco Power.
Kerja sama tersebut bertujuan untuk mendukung transformasi digital nasional serta menjawab kebutuhan infrastruktur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang kian meningkat.
Selain itu, penggunaan energi terbarukan di data center juga menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian nol emisi bersih atau net-zero emission (NZE) nasional.
Kolaborasi tersebut diresmikan melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dalam rangkaian acara SIJORI WEEK: Batam Interconnect World Forum 2025 yang digelar di Batam, Kepulauan Riau, Senin (7/7/2025).
Penandatanganan kerja sama strategis dilakukan oleh Chief Executive Officer (CEO) NeutraDC Nxera Batam Indrama YM Purba dan Director Chief Commercial and Business Development Officer Medco Power Femi Sastrena.
Melalui kerja sama tersebut, NeutraDC Nxera Batam berkomitmen menjadi sustainability digital hub di Indonesia dan Asia Tenggara.
CEO NeutraDC Nxera Batam Indrama YM Purba mengatakan, sebagai hub dari infrastruktur digital, penggunaan energi terbarukan merupakan hal krusial.
Terlebih, kebutuhan penggunaan energi untuk infrastruktur data center yang berskala hyperscale sangat tinggi.
“Komitmen ini menjadi sinergi yang strategis dalam mendukung infrastruktur digital di Indonesia yang saat ini mendapatkan banyak permintaan untuk pemenuhan kebutuhan AI,” ujar Indrama dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (9/7/2025).
Indrama melanjutkan, pihaknya menyediakan infrastruktur data center yang menjadi AI enabler. Oleh karena itu, data center ini memerlukan energi yang besar untuk dapat menunjang kebutuhan AI.
“Melalui kolaborasi ini, kami tetap dapat memperhatikan lingkungan,” tutur Indrama.
CEO NeutraDC Group Andreuw ThAF mengatakan, kolaborasi dengan Medco merupakan wujud penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG) yang diimplementasikan dalam pembangunan data center.
“Tidak hanya di Batam, NeutraDC juga memiliki data center yang telah menerapkan renewable energy di Cikarang, Jawa Barat,” kata Anderuw.
Kemitraan dengan Medco Power memperkuat peran strategis NeutraDC dalam mendorong digitalisasi Indonesia secara berkelanjutan dengan menghadirkan solusi infrastruktur untuk AI, konektivitas, dan komitmen menuju NZE.
Sementara, bagi Medco Power, kerja sama dengan anak usaha Telkom itu akan memperkuat pengembangan pembangkit surya milik perusahaan di sekitar kawasan Kabil Integrated Industrial Estate (KIIE).
“(Kerja sama ini merupakan) langkah dalam upaya mengembangkan pembangkit berbasis renewable, khususnya di Batam,” jelas Femi.
Medco Power merupakan perusahaan independent power producer (IPP) dengan pengalaman lebih dari 20 tahun dalam mengembangkan pembangkit listrik gas dan renewable di Indonesia.
Batam sendiri semakin berkembang sebagai hub data center Indonesia dengan potensi besar untuk menjadi enabler AI.
Kehadiran fasilitas milik NeutraDC Group melalui NeutraDC Nxera Batam memperkuat posisi tersebut dengan menghadirkan data center berkapasitas lebih dari 60 MW IT Load yang dibangun dengan konsep green building.
Pembangunan gedung Hyperscale Data Center Batam dirancang dengan konsep dekarbonisasi. Kolaborasi ini sejalan dengan prinsip NeutraDC dalam hal penggunaan renewable energy.