Advertorial

NeutraDC Nxera Batam dan Medco Power Teken Kerja Sama Aplikasikan Energi Terbarukan untuk Data Center AI Enabler

Kompas.com - 09/07/2025, 17:30 WIB

KOMPAS.com - PT Teknologi Data Infrastruktur (NeutraDC Nxera Batam), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom yang bergerak di bidang infrastruktur data center, dan Medco Power menjalin kerja sama strategis.

Melalui kemitraan tersebut, operasional data center berskala hyperscale di Batam, Kepulauan Riau, milik NeutraDC akan menggunakan energi terbarukan dari pembangkit listrik tenaga surya milik Medco Power.

Kerja sama tersebut bertujuan untuk mendukung transformasi digital nasional serta menjawab kebutuhan infrastruktur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang kian meningkat.

Selain itu, penggunaan energi terbarukan di data center juga menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian nol emisi bersih atau net-zero emission (NZE) nasional.

Kolaborasi tersebut diresmikan melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dalam rangkaian acara SIJORI WEEK: Batam Interconnect World Forum 2025 yang digelar di Batam, Kepulauan Riau, Senin (7/7/2025).

Penandatanganan kerja sama strategis dilakukan oleh Chief Executive Officer (CEO) NeutraDC Nxera Batam Indrama YM Purba dan Director Chief Commercial and Business Development Officer Medco Power Femi Sastrena.

Melalui kerja sama tersebut, NeutraDC Nxera Batam berkomitmen menjadi sustainability digital hub di Indonesia dan Asia Tenggara.

CEO NeutraDC Nxera Batam Indrama YM Purba mengatakan, sebagai hub dari infrastruktur digital, penggunaan energi terbarukan merupakan hal krusial.

Terlebih, kebutuhan penggunaan energi untuk infrastruktur data center yang berskala hyperscale sangat tinggi.

“Komitmen ini menjadi sinergi yang strategis dalam mendukung infrastruktur digital di Indonesia yang saat ini mendapatkan banyak permintaan untuk pemenuhan kebutuhan AI,” ujar Indrama dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (9/7/2025). 

Indrama melanjutkan, pihaknya menyediakan infrastruktur data center yang menjadi AI enabler. Oleh karena itu, data center ini memerlukan energi yang besar untuk dapat menunjang kebutuhan AI. 

“Melalui kolaborasi ini, kami tetap dapat memperhatikan lingkungan,” tutur Indrama.

CEO NeutraDC Group Andreuw ThAF mengatakan, kolaborasi dengan Medco merupakan wujud penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG) yang diimplementasikan dalam pembangunan data center.

“Tidak hanya di Batam, NeutraDC juga memiliki data center yang telah menerapkan renewable energy di Cikarang, Jawa Barat,” kata Anderuw.

Kemitraan dengan Medco Power memperkuat peran strategis NeutraDC dalam mendorong digitalisasi Indonesia secara berkelanjutan dengan menghadirkan solusi infrastruktur untuk AI, konektivitas, dan komitmen menuju NZE.

Sementara, bagi Medco Power, kerja sama dengan anak usaha Telkom itu akan memperkuat pengembangan pembangkit surya milik perusahaan di sekitar kawasan Kabil Integrated Industrial Estate (KIIE).

“(Kerja sama ini merupakan) langkah dalam upaya mengembangkan pembangkit berbasis renewable, khususnya di Batam,” jelas Femi. 

Medco Power merupakan perusahaan independent power producer (IPP) dengan pengalaman lebih dari 20 tahun dalam mengembangkan pembangkit listrik gas dan renewable di Indonesia.

Batam sendiri semakin berkembang sebagai hub data center Indonesia dengan potensi besar untuk menjadi enabler AI. 

Kehadiran fasilitas milik NeutraDC Group melalui NeutraDC Nxera Batam memperkuat posisi tersebut dengan menghadirkan data center berkapasitas lebih dari 60 MW IT Load yang dibangun dengan konsep green building

Pembangunan gedung Hyperscale Data Center Batam dirancang dengan konsep dekarbonisasi. Kolaborasi ini sejalan dengan prinsip NeutraDC dalam hal penggunaan renewable energy.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau