Advertorial

Peringati Hari Anak Nasional, BRI Peduli Adakan Kegiatan Agroedukasi untuk Siswa SD

Kompas.com - 23/07/2025, 17:19 WIB

KOMPAS.com – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI turut ambil bagian dengan memberikan dukungan nyata terhadap pendidikan karakter anak-anak Indonesia melalui kegiatan Anak Negeri Dalam Aksi Lestarikan Nusantara.

Lewat BRI Peduli selaku payung dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BRI mengajak siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Kota Kulon, Garut, Jawa Barat (Jabar), untuk mengikuti kegiatan agroedukasi Klaster Usaha Ganitri (Garut Benih Tani Lestari) di Taman Teknologi Pertanian.

Klaster Usaha Ganitri merupakan lembaga ekonomi petani hortikultura dataran tinggi yang berlokasi di Kecamatan Cikajang dan Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut.

Klaster itu terbentuk dari empat gabungan kelompok tani (gapoktan), yaitu Gapoktan Cikandang Agro, Gapoktan Margamulya Tani, Gapoktan Gapesa Jaya, dan Gapoktan Sahabat Tani.

Saat ini, Klaster Usaha Ganitiri telah memiliki anggota sebanyak 350 petani dengan luas wilayah operasional lebih kurang 100 hektare (ha). Wilayah klaster tersebut meliputi Desa Cikandang, Desa Margamulya, Desa Simpang, dan Desa Sukawargi.

Klaster Usaha Ganitiri sendiri membudidayakan berbagai jenis sayuran hortikultura dataran tinggi dengan komoditas unggulan kentang.

Kentang dikelola dari hulu ke hilir, mulai dari perbenihan, budi daya, dan pengolahan pascapanen.

Di Klaster Usaha Ganitiri, siswa SDN 7 Kota Kulon Garut diberikan edukasi budi daya klaster unggulan dan smart integrated farming.

Mereka juga diberikan edukasi terkait diversifikasi produk turunan klaster unggulan serta diajak untuk melakukan kegiatan permainan tradisional dalam rangka menumbuhkan rasa kepemimpinan.

Dalam edukasi budi daya klaster unggulan dan smart integrated farming, para siswa dibekali pengetahuan tentang pertanian berkelanjutan serta hasil pertanian yang berkualitas.

Sementara, pada edukasi diversifikasi produk turunan klaster unggulan, para siswa dibekali pengetahuan tentang pengolahan hasil tani berupa pengolahan kentang menjadi makanan yang lezat dan bergizi.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengatakan, BRI senantiasa mengambil peran dalam memajukan pendidikan dan kecerdasan anak-anak Indonesia.

Adapun kegiatan edukasi terhadap siswa SDN 7 Kota Kulon Garut merupakan persembahan dari BRI bagi anak-anak Indonesia.

Kegiatan edukasi terhadap siswa SDN 7 Kota Kulon Garut merupakan persembahan dari BRI bagi anak-anak Indonesia.Dok. BRI Kegiatan edukasi terhadap siswa SDN 7 Kota Kulon Garut merupakan persembahan dari BRI bagi anak-anak Indonesia.

Agustya mengatakan, upaya mencerdaskan kehidupan anak bangsa tidak hanya dapat dilakukan melalui jalur pendidikan formal di sekolah, tetapi juga melalui berbagai pendekatan lain yang mampu membentuk karakter, menanamkan nilai tanggung jawab, dan menumbuhkan integritas sejak dini.

“Kegiatan di SDN 7 Kota Kulon Garut diharapkan memberikan pembelajaran tambahan bagi siswa yang mampu membentuk karakter, menanamkan nilai tanggung jawab, dan menumbuhkan integritas sejak dini. Di sisi lain, kegiatan ini juga untuk mendukung program ketahanan pangan yang saat ini menjadi fokus utama dari pemerintah,” ujar Agustya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (23/7/2025).

Ketua Klaster Ganitiri Teten Rustandi menjelaskan bahwa kegiatan edukasi dari BRI menjadi momentum yang tepat untuk memperkenalkan dan mengajarkan anak-anak tentang peran penting dunia pertanian sejak dini.

“Siswa dikenalkan tentang proses benih kentang menjadi siap tanam di lahan pertanian serta mendapatkan pengalaman memanen kentang langsung. Ini sangat berguna bagi siswa sejak dini. Kami dari Kelompok Usaha juga mendapatkan kesempatan berharga karena memberikan edukasi atau ilmu kepada anak-anak,” terang Teten.

Upaya BRI tersebut disambut baik oleh Kepala SDN 7 Kota Kulon Garut Sri Asdianwati. Menurutnya, kegiatan agroedukasi sangat relevan diberikan kepada anak-anak sejak dini.

Sebab, pada usia tersebut, anak-anak sedang berada dalam masa pembentukan karakter, kebiasaan, dan rasa ingin tahu yang tinggi.

Oleh karena itu, Sri sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh BRI karena telah melibatkan SDN 7 Kota Kulon dalam kegiatan agroedukasi.

“Tentunya lewat kegiatan ini, kami sangat terbantu dalam proses belajar di luar pendidikan formal di sekolah. Proses menanam, merawat, dan memanen memberi pengalaman nyata tentang ketekunan dan hasil usaha,” ucap Sri.

Sebagai informasi, di SDN 7 Kota Kulon Garut, BRI Peduli juga menyalurkan berbagai bantuan perbaikan sarana dan prasarana sekolah.

Bantuan tersebut meliputi perbaikan ruang guru, penambahan ruang kelas, serta bantuan peralatan tulis bagi para siswa.

Bantuan diharapkan dapat membantu menyediakan fasilitas dan infrastruktur yang layak dalam menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau