Advertorial

Penyaluran KUR BRI Tembus Rp 83,38 Triliun, Sektor Pertanian Jadi Penyerap Terbesar

Kompas.com - 24/07/2025, 11:46 WIB

KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pemberdayaan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), BRI menghadirkan akses pembiayaan yang inklusif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Hingga akhir triwulan II-2025, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 83,88 triliun atau setara 47,93 persen dari total alokasi KUR 2025 yang mencapai Rp 175 triliun.

Penyaluran KUR dilakukan dengan tetap menjaga kualitas pembiayaan. Hal ini tercermin dari rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) yang terjaga di level 2,48 persen.

BRI terus mendorong KUR sebagai solusi keuangan bagi pelaku UMKM untuk memperkuat kapasitas usaha dan mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menekankan bahwa KUR memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan usaha masyarakat dan perluasan kesempatan kerja.

Ia menyebut, akses terhadap modal yang terjangkau menjadi kunci untuk meningkatkan skala usaha dan menciptakan dampak ekonomi yang luas.

“KUR menjadi instrumen penting dalam memperluas inklusi keuangan, khususnya bagi pengusaha UMKM yang selama ini terkendala akses permodalan. Program ini mampu mendorong peningkatan produktivitas sekaligus menciptakan lapangan kerja di berbagai sektor strategis.,” ungkap Hery dalam keterangan resminya, Kamis (24/7/2025).

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar KUR yang disalurkan BRI dialokasikan ke sektor produksi. Tercatat sekitar 63,63 persen dari total penyaluran mengalir ke sektor pertanian, perikanan, industri pengolahan, dan kegiatan produksi lainnya.

Sektor pertanian menjadi penyerap terbesar dengan nilai pembiayaan mencapai Rp 37,11 triliun atau sekitar 44,25 persen dari total KUR yang telah disalurkan hingga akhir Juni 2025.

Capaian ini mencerminkan komitmen BRI dalam menyentuh sektor-sektor esensial yang memiliki dampak luas terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam menjaga ketahanan pangan dan memperkuat ekonomi kerakyatan.

“KUR bukan sekadar instrumen pembiayaan, tetapi langkah penting dalam mendorong pengusaha UMKM agar lebih tangguh dan produktif,” ucap Hery.

Dalam menjalankan peran sebagai penggerak ekonomi di akar rumput, ia menegaskan, BRI konsisten memperkuat kapasitas pelaku UMKM melalui pemberdayaan dan perluasan akses pasar, agar pembiayaan semakin berdampak nyata terhadap pertumbuhan dan keberlanjutan usaha.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau