Advertorial

Omzet Melejit, Ini Kisah Sukses UMKM Kuliner Kurma Renaco Bersama Rumah BUMN BRI

Kompas.com - 24/07/2025, 21:01 WIB

KOMPAS.com – Pemilik usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kuliner Renaco, Lilia, sukses mengibarkan namanya berkat kegigihan dan kemauan untuk terus belajar. Lilia mampu meraih rata-rata omzet Rp 7 juta hingga Rp 10 juta per bulan.

Kisah sukses Lilia dimulai pada 2019. Kala itu, ia yang gemar membuat camilan sehat melihat peluang besar dari buah kurma.

Menurut dia, kurma sangat populer saat Ramadhan, tetapi masih jarang ada yang mengolahnya menjadi produk inovatif untuk dikonsumsi sehari-hari. Dari situlah lahir berbagai produk Renaco, seperti kurma cokelat, kue kering isi kurma, hingga minuman sehat berbahan dasar kurma.

“Saya ingin Renaco dikenal sebagai pionir olahan kurma yang bukan hanya enak, tetapi juga sehat dan halal,” kata Lilia dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (24/7/2025).

Pada 2022, Lilia bergabung sebagai binaan Rumah BUMN Jakarta yang dikelola PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) atau BRI. Melalui berbagai pelatihan, seperti pembukuan, foto produk, dan pemasaran digital, ia mulai menjalankan usahanya dengan lebih profesional.

“Dulu, saya asal-asalan mencatat pemasukan dan pengeluaran. Setelah ikut pelatihan, saya jadi paham pentingnya pembukuan untuk melihat perkembangan usaha. Dampaknya terasa sekali. Saya bisa mengukur laba dan mempersiapkan strategi bisnis,” ujar Lilia.

Selain pelatihan, Lilia juga memanfaatkan fasilitas ekosistem digital dari BRI. Usaha Renaco kini dilengkapi QRIS BRI untuk memudahkan transaksi nontunai dan point of sales (POS) yang memantau penjualan secara real-time.

“QRIS BRI membuat pelanggan lebih nyaman saat bertransaksi, sementara saya tidak perlu repot menyiapkan uang kembalian. Semua transaksi tercatat otomatis di POS, jadi saya bisa memantau omzet harian Renaco tanpa harus menghitung manual,” jelasnya.

Kini, semua produk Renaco telah bersertifikasi halal, memiliki izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), serta dilindungi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Lilia berharap, usahanya dapat terus memberi dampak positif.

“Paling tidak ada dua keluarga yang terbantu lewat pekerjaan ini,” tutur Lilia.

Lilia memiliki visi besar untuk Renaco ke depan, yakni memperluas pemasaran ke luar daerah bahkan mancanegara melalui platform digital. Ia juga bermimpi memiliki gerai khusus Renaco sehingga pelanggan bisa langsung menikmati berbagai produk olahan kurma dengan konsep kafe sehat.

“Kalau ada pesan untuk teman-teman UMKM, teruslah belajar dan manfaatkan semua fasilitas yang ada, seperti pelatihan di Rumah BUMN binaan BRI. Jangan cepat menyerah, karena kita tidak pernah tahu kapan usaha kita akan berkembang pesat. Kuncinya konsisten,” kata Lilia.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menyampaikan, BRI berkomitmen menjadi mitra utama pertumbuhan UMKM di seluruh Indonesia melalui berbagai program pemberdayaan.

“Salah satunya adalah melalui Rumah BUMN. Kami tidak hanya memberikan akses pelatihan dan pembinaan, tetapi juga mendukung UMKM dengan teknologi dan akses pasar sehingga harapannya pengusaha UMKM dapat naik kelas,” ucap Hendy.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau