Advertorial

Hadirkan Transportasi Publik Aman dan Nyaman, Isuzu ELF NQR B Jadi Pilihan Armada Andalan Transjakarta

Kompas.com - 30/07/2025, 14:30 WIB

KOMPAS.com – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) turut berkontribusi dalam pengembangan transportasi publik yang aman dan nyaman di Jakarta.

Perusahaan otomotif asal Negeri Sakura ini bersinergi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) untuk menyediakan armada bus Transjakarta.

Sebagai wujud sinergi, sebanyak 53 unit Isuzu ELF NQR B pun diserahkan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk digunakan sebagai armada Minitrans dan dioperasikan oleh PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

Serah terima armada Isuzu ELF NQR B dilakukan dalam acara bertajuk “NGOPISUZU: Partnering People's Mobility” di booth Isuzu Hall 1E dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD City, Tangerang, Banten.

Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia Rian Erlangga menyerahkan secara simbolis kunci armada Isuzu ELF NQR B kepada Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza pada acara “NGOPISUZU: Partnering People's Mobility” (29/7/2025) di booth Isuzu pada rangkaian acara GIIAS 2025.Penyerahan ini disaksikan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Safrin Lupito. Dok. Isuzu Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia Rian Erlangga menyerahkan secara simbolis kunci armada Isuzu ELF NQR B kepada Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza pada acara “NGOPISUZU: Partnering People's Mobility” (29/7/2025) di booth Isuzu pada rangkaian acara GIIAS 2025.Penyerahan ini disaksikan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Safrin Lupito.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Transjakarta atas kepercayaannya memilih Isuzu ELF NQR B sebagai armada Minitrans Transjakarta,” ujar Head of Business Strategy Division PT IAMI Rian Erlangga dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa.

Rian melanjutkan, kepercayaan tersebut menjadi bukti sinergi yang kuat antara Isuzu, pemerintah daerah, dan operator dalam menghadirkan moda transportasi yang bisa dipergunakan oleh publik.

“Melalui DNA Isuzu yang diterapkan dan layanan purnajual yang disediakan, kami percaya bahwa operasional dari kendaraan ini akan berjalan lancar sehari-hari,” kata Rian.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Lupito menyambut baik sinergi dengan Isuzu. Ia mengatakan, berdasarkan data, lebih dari satu juta penumpang di Jakarta memanfaatkan moda transportasi bus seperti Transjakarta setiap hari.

“Proyek sinergi ini diharapkan bisa memberikan tambahan armada transportasi publik yang dapat mendukung mobilitas dan aktivitas sehari-hari masyarakat di Jakarta,” kata Syafrin.

Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza juga mengungkapkan hal senada. Selaku operator moda transportasi bus di Ibu Kota, Transjakarta senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik untuk dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.

“Proyek sinergi penyediaan unit Minitrans Transjakarta ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen kami untuk meningkatkan pelayanan melalui produk-produk yang berkualitas,” kata Welfizon.

Interior armada Minitrans Transjakarta berbasis Isuzu ELF NQR B menampilkan desain kursi ergonomis dan ruang kabin yang nyaman bagi penumpang. Dok. Isuzu Interior armada Minitrans Transjakarta berbasis Isuzu ELF NQR B menampilkan desain kursi ergonomis dan ruang kabin yang nyaman bagi penumpang.

Dari kapasitas, irit bahan bakar, hingga ramah lingkungan

Isuzu ELF NQR B dipilih sebagai armada Minitrans karena memiliki dimensi yang sesuai untuk menghadapi kepadatan lalu lintas Jakarta.

Mobil tersebut memiliki panjang 7.425 mm dan jarak sumbu roda (wheelbase) terpanjang di kelasnya, yakni 4.175 mm.

Kendaraan ini mampu menampung 16 orang penumpang duduk dan 13 penumpang berdiri sehingga menjadikannya moda ideal untuk rute dalam kota.

Selain dimensi dan kapasitas, kendaraan tersebut juga menawarkan kenyamanan berkat sistem suspensi semi eliptical laminated leaf spring dengan shock absorber ganda serta penggunaan ban ukuran 7.50-16-14PR.

Untuk mendukung pengalaman berkendara yang lebih baik, Isuzu ELF NQR B dibekali power steering dan hydraulic brake booster yang mengurangi beban kerja pengemudi.

Bus mini tersebut memiliki radius putar hanya 7,5 meter. Dengan demikian, kendaraan ini mudah bermanuver di jalan sempit khas kota besar.

(Ki-Ka) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Lupito, Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza, dan Business Strategy Division Head IAMI Rian Erlangga berpose di samping armada Isuzu ELF NQR B yang akan digunakan sebagai Minitrans Transjakarta. Dok. Isuzu (Ki-Ka) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Lupito, Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza, dan Business Strategy Division Head IAMI Rian Erlangga berpose di samping armada Isuzu ELF NQR B yang akan digunakan sebagai Minitrans Transjakarta.

Mesin Isuzu ELF NQR B menggunakan tipe 4HL1-TCS berkapasitas 4.778 cc dengan konfigurasi 4 silinder segaris SOHC, sistem Direct Injection, Common Rail, serta teknologi VGS Turbo Intercooler.

Mesin tersebut menghasilkan tenaga 150 PS dan torsi 41 Kgm, cukup untuk menunjang operasional harian di kota padat seperti Jakarta.

(Ki-Ka) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Lupito, Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza, dan Business Strategy Division Head IAMI Rian Erlangga pada acara “NGOPISUZU: Partnering People's Mobility” (29/7/2025) di booth Isuzu pada rangkaian acara GIIAS 2025. Dok. Isuzu (Ki-Ka) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Lupito, Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza, dan Business Strategy Division Head IAMI Rian Erlangga pada acara “NGOPISUZU: Partnering People's Mobility” (29/7/2025) di booth Isuzu pada rangkaian acara GIIAS 2025.

Keunggulan lainnya adalah efisiensi bahan bakar serta emisi rendah. Mesin ini telah memenuhi standar emisi EURO 4 melalui penggunaan exhaust gas recirculation (EGR) dan diesel oxidation catalyst (DOC). Dengan demikian, kendaraan ini menjadi lebih ramah lingkungan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau