KOMPAS.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Telkom Regional II resmi menjalin kerja sama dengan lima sekolah menengah atas dan kejuruan di wilayah Ciayumajakuning—yang meliputi Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan—untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan.
Kolaborasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Indonesia Digital Learning (IDL) 2025, dan melibatkan empat SMK serta satu SMA.
Narasumber Antonius Dimas, S.Pd, Gr. (Kiri) dan Manager SME Service Telkom Regional 2 Khoirina Fajar (Kanan) saat acara Indonesia Digital Learning (IDL) 2025, beberapa waktu yang lalu.Adapun fokus utamanya adalah memperkuat infrastruktur teknologi di lingkungan sekolah, menghadirkan perangkat pembelajaran digital, serta mengintegrasikan sistem berbasis internet of things (IoT) dan jaringan fiber optik.
“Kerja sama ini menjadi langkah konkret untuk membentuk ekosistem pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi masa kini. Kami percaya, kolaborasi seperti ini akan menjadi katalis penting dalam menciptakan talenta digital unggulan,” ujar General Manager Telkom Priangan Timur, Nugroho Setio Budi, dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Rabu (30/7/2025).
Narasumber M. Irsyad Thoyib saat acara Indonesia Digital Learning (IDL) 2025, beberapa waktu yang lalu.Dengan kerja sama tersebut, Telkom juga menugaskan Account Manager di masing-masing sekolah untuk memastikan implementasi berjalan optimal.
Lewat pendekatan ini, transformasi digital diharapkan tak hanya berhenti pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh peningkatan literasi teknologi bagi guru dan siswa.
Melalui sinergi antara industri dan institusi pendidikan seperti itu, pihak Telkom menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih adaptif, modern, dan inklusif sesuai kebutuhan pembelajaran abad ke-21.