KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Nias Selatan (Pemkab Nisel), menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-22 di lapangan Orurusa, Jl. Pancasila No. 1 Teluk Dalam, Senin (28/7/2025).
Upacara peringatan tersebut mengusung tema “Talabu Taehaogo Mbanuada, Nias Selatan Rumah Kita”, yang berarti Mari membangun Nias Selatan sebagai rumah bagi masyarakat.
Acara juga menjadi momentum refleksi perjalanan pembangunan daerah sejak terbentuknya Nias Selatan sebagai kabupaten definitif pada 2003.
Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, yang memimpin langsung upacara, melalui sambutannya, menyampaikan rasa syukur atas segala pencapaian pembangunan yang telah diraih selama 22 tahun terakhir. Ia turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu mengenang jasa para pendiri.
Ia juga manyampaikan komitmennya bersama dengan Wakil Bupati untuk melakukan pembangunan diseluruh sektor untuk menunjang kepentingan masyarakat di Nias Selatan.
Salah satunya pada pembangunan infrastruktur, di mana hal ini, lanjutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat.
Acara berlangsung meriah dan dihadiri banyak tamu undangan.
Lebih lanjut Bupati Sokhiatulo Laia, menyampaikan bahwa Pemkab Nias Selatan juga terus memperluas tempat-tempat pengurusan administrasi kependudukan masyarakat di Nias Selatan.
"Perjalanan panjang ini adalah hasil kerja keras bersama antara pemerintah dan masyarakat. Kita patut bersyukur atas kemajuan yang telah kita capai, tetapi juga harus jujur bahwa masih banyak tantangan ke depan yang harus kita hadapi dengan semangat kebersamaan dan tekad membangun," terangnya dalam rilis yang diterima Kamis (31/7/2025).
Ia melanjutkan bahwa perayaan tersebut bukan sekadar seremonial. Lebih dari itu, perayaan itu juga menjadi momentum memperkuat tekad membangun Nias Selatan yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat.
Sementara itu, Wakil Bupati Yusuf Nache menekankan pentingnya momen tersebut sebagai ajang pelestarian budaya, dan promosi wisata.
“Sejarah dan budaya adalah fondasi pembangunan. Kita harus rawat dan perkenalkan kekayaan lokal agar Nias Selatan makin dikenal luas,” tegasnya.
Perayaan semakin semarak dengan pertunjukan seni dan budaya daerah, penampilan pencak silat, atraksi tari perang Famadaya Harimau, dan alunan lagu daerah miti-miti menggugah antusiasme masyarakat.
Adapun puncak acara ditutup dengan pemotongan tumpeng ulang tahun, dan pelepasan burung merpati, menandai semangat baru menuju masa depan Nias Selatan yang lebih gemilang.
Acara turut dihadiri, Unsur Forkompida, Pimpinan dan Anggota DPRD, Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Sekretaris Daerah, Ketua TP. PKK, Ketua I TP. PKK dan Ketua II TP. PKK, Staf Ahli, Asisten, Ka. OPD, Camat, Pengurus Bamus Pernis, TNI/Polri, Kades, tokoh adat, tokoh agama, pelajar, serta masyarakat dari berbagai kecamatan, LSM/Pers, dan tamu undangan lainnya.