Advertorial

Hari Jadi Ke-22 Pemkab Nisel, Berkomitmen Benahi Berbagai Sektor

Kompas.com - 01/08/2025, 09:35 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Nias Selatan (Pemkab Nisel), menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-22 di lapangan Orurusa, Jl. Pancasila No. 1 Teluk Dalam, Senin (28/7/2025).

Upacara peringatan tersebut mengusung tema “Talabu Taehaogo Mbanuada, Nias Selatan Rumah Kita”, yang berarti Mari membangun Nias Selatan sebagai rumah bagi masyarakat.

Acara juga menjadi momentum refleksi perjalanan pembangunan daerah sejak terbentuknya Nias Selatan sebagai kabupaten definitif pada 2003.

Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, yang memimpin langsung upacara, melalui sambutannya, menyampaikan rasa syukur atas segala pencapaian pembangunan yang telah diraih selama 22 tahun terakhir. Ia turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu mengenang jasa para pendiri.

Ia juga manyampaikan komitmennya bersama dengan Wakil Bupati untuk melakukan pembangunan diseluruh sektor untuk menunjang kepentingan masyarakat di Nias Selatan.

Salah satunya pada pembangunan infrastruktur, di mana hal ini, lanjutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat.

Acara berlangsung meriah dan dihadiri banyak tamu undangan.Dok Pemkab Nias Selatan Acara berlangsung meriah dan dihadiri banyak tamu undangan.

Lebih lanjut Bupati Sokhiatulo Laia, menyampaikan bahwa Pemkab Nias Selatan juga terus memperluas tempat-tempat pengurusan administrasi kependudukan masyarakat di Nias Selatan.

"Perjalanan panjang ini adalah hasil kerja keras bersama antara pemerintah dan masyarakat. Kita patut bersyukur atas kemajuan yang telah kita capai, tetapi juga harus jujur bahwa masih banyak tantangan ke depan yang harus kita hadapi dengan semangat kebersamaan dan tekad membangun," terangnya dalam rilis yang diterima Kamis (31/7/2025).

Ia melanjutkan bahwa perayaan tersebut bukan sekadar seremonial. Lebih dari itu, perayaan itu juga menjadi momentum memperkuat tekad membangun Nias Selatan yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat.

Sementara itu, Wakil Bupati Yusuf Nache menekankan pentingnya momen tersebut sebagai ajang pelestarian budaya, dan promosi wisata.

“Sejarah dan budaya adalah fondasi pembangunan. Kita harus rawat dan perkenalkan kekayaan lokal agar Nias Selatan makin dikenal luas,” tegasnya.


Perayaan semakin semarak dengan pertunjukan seni dan budaya daerah, penampilan pencak silat, atraksi tari perang Famadaya Harimau, dan alunan lagu daerah miti-miti menggugah antusiasme masyarakat.

Adapun puncak acara ditutup dengan pemotongan tumpeng ulang tahun, dan pelepasan burung merpati, menandai semangat baru menuju masa depan Nias Selatan yang lebih gemilang.

Acara turut dihadiri, Unsur Forkompida, Pimpinan dan Anggota DPRD, Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Sekretaris Daerah, Ketua TP. PKK, Ketua I TP. PKK dan Ketua II TP. PKK, Staf Ahli, Asisten, Ka. OPD, Camat, Pengurus Bamus Pernis, TNI/Polri, Kades, tokoh adat, tokoh agama, pelajar, serta masyarakat dari berbagai kecamatan, LSM/Pers, dan tamu undangan lainnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau