Advertorial

Mengenal LinkUMKM, Platform Digital BRI yang Dimanfaatkan 12,9 Juta UMKM untuk Naik Kelas

Kompas.com - 01/08/2025, 15:24 WIB

KOMPAS.com PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menunjukkan komitmennya dalam mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Indonesia naik kelas.

Salah satunya diwujudkan melalui platform digital LinkUMKM. Platform ini merupakan ekosistem pemberdayaan menyeluruh, mulai dari pemetaan kapasitas usaha hingga pendampingan dan pelatihan berbasis kebutuhan.

Sejak diluncurkan, LinkUMKM telah menjadi pusat pemberdayaan digital yang menjawab tantangan utama pengusaha UMKM, yaitu keterbatasan akses terhadap informasi, pelatihan, dan dukungan pengembangan usaha.

Hingga saat ini, platform tersebut telah dimanfaatkan oleh lebih dari 12,9 juta UMKM di seluruh Indonesia.

Salah satu fitur unggulan LinkUMKM adalah Self-Assessment Naik Kelas. Fitur ini merupakan alat bantu digital scoring yang memungkinkan UMKM mengetahui kelas usahanya secara obyektif.

Berdasarkan hasil penilaian tersebut, UMKM akan mendapatkan rekomendasi modul pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangan usahanya.

Hingga akhir Juni 2025, tercatat lebih dari 9,9 juta UMKM telah menggunakan fitur Self-Assessment Naik Kelas untuk mengenali posisi usahanya, mulai dari kategori UMKM tradisional, berkembang, hingga modern.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menjelaskan, perseroan mengembangkan LinkUMKM sebagai solusi digital yang menyeluruh.

Ia melanjutkan, LinkUMKM tidak hanya memetakan posisi UMKM, tetapi juga mengarahkan langkah pengembangan melalui pelatihan dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing UMKM.

“Transformasi UMKM bukan proses instan. Dengan pendekatan berbasis data dan dukungan teknologi, kami memastikan setiap UMKM memiliki peluang yang sama untuk naik kelas,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (1/8/2025).

Selain fitur Self-Assessment Naik Kelas, LinkUMKM juga memiliki berbagai layanan lain yang saling terhubung.

  • UMKM Smart yang memberikan rekomendasi pengembangan spesifik berdasarkan hasil self-assessment.
  • Coaching Clinic sebagai ruang konsultasi bisnis yang mempertemukan UMKM dengan mentor dan coach profesional.
  • Etalase. Fitur ini merupakan etalase digital yang dapat membantu akses pemasaran produk UMKM ke pasar yang lebih luas.
  • Komunitas, yakni ruang kolaborasi dan berbagi pengalaman anta-pelaku usaha.
  • Media sebagai kanal informasi yang menyajikan berita terkini, konten inspiratif, dan infografis edukatif yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha mikro.

Tak hanya itu, LinkUMKm juga terkoneksi dengan jaringan Rumah BUMN untuk mendukung peningkatan kapasitas dan kapabilitas UMKM.

Melalui LinkUMKM, pelaku UMKM juga dapat mengikuti pelatihan, baik secara daring maupun luring. Lebih dari 690 modul pelatihan yang disusun berdasarkan kebutuhan nyata pelaku usaha tersedia untuk mendukung penguatan soft skill ataupun hard skill.

Pendekatan berbasis kebutuhan dan tahapan usaha itu memastikan setiap pelaku UMKM mendapatkan pelatihan yang tepat sasaran, aplikatif, dan berdampak langsung terhadap kemajuan bisnisnya.

Melalui LinkUMKM, kata Akhmad, BRI tidak hanya mendampingi pengusaha mengenali kapasitas dirinya, tetapi juga menyediakan jalur pertumbuhan yang nyata dari tradisional, menjadi berkembang, dan menuju modern.

“Dengan fondasi ini, UMKM Indonesia dapat semakin tangguh menghadapi tantangan zaman, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tutur Akhmad.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau