Advertorial

BNI Rayakan Ulang Tahun ke-79 dengan Gelar Penanaman Bibit Pohon

Kompas.com - 08/08/2025, 21:43 WIB

KOMPAS.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI merayakan ulang tahun ke-79 dengan menggelar penanaman 79.000 bibit pohon cemara laut di Pantai Tiris, Indramayu, Jawa Barat.

Aksi itu menjadi wujud nyata komitmen BNI dalam mendukung kelestarian lingkungan hidup dan memperkuat peran aktifnya dalam pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan yang melibatkan komunitas lokal, pelajar, hingga pegawai BNI tersebut dihadiri Direktur BNI Rian Eriana Kaslan, Senior Executive Vice President (SEVP) Credit Risk BNI Bun Hendra, serta jajaran manajemen lainnya.

Bun Hendra menyampaikan, Pantai Tiris memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata namun rentan terhadap abrasi. Oleh karena itu, kegiatan ini bukan hanya selebrasi ulang tahun, melainkan bentuk nyata komitmen BNI menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

Ia menambahkan, pemilihan pohon cemara laut dinilai strategis karena kemampuannya menyerap karbon dan menahan angin laut. Dengan pola tanam 2x2 meter, sebanyak 50.000 bibit akan menempati area seluas 20 hektare dan berpotensi menyerap hingga 99,9 kg CO2 ekuivalen.

Aksi itu juga merupakan bagian dari langkah jangka panjang BNI menuju target net zero emission pada 2060. Bun Hendra menyampaikan, pihaknya ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peduli terhadap masa depan bumi.

"Kami ingin setiap langkah BNI memberikan dampak positif, baik bagi nasabah maupun lingkungan sekitar,” ujarnya dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (8/8/2025).

Dukungan terhadap aksi datang dari Yayasan Rumah Madani Indonesia selaku mitra pelaksana. Ketua Yayasan Rumah Madani Wahyu Panca Hidayat menuturkan, kehadiran cemara laut di Pantai Tiris sangat penting untuk mencegah abrasi dan melindungi ekosistem lokal.

Pohon cemara laut, menurut Wahyu, tidak hanya melindungi garis pantai, tetapi juga menjaga empang milik petani dari ancaman intrusi air laut. Jika pohon ini tumbuh baik, dampak ekonominya juga akan sangat besar.

Lebih lanjut, Wahyu menyampaikan, keberadaan pohon cemara laut di Pantai Tiris berpotensi meningkatkan daya tarik wisata. Hal ini pada gilirannya dapat mendongkrak perekonomian lokal.

"Harapan kami, BNI dapat menjadi pionir gerakan hijau ini dan menginspirasi pihak lain untuk melakukan aksi serupa,” ucapnya.

Sejalan dengan semangat “Menemani Tiap Langkahmu”, BNI tidak hanya merealisasikan aksi pelestarian lingkungan, tetapi juga menghadirkan berbagai inisiatif yang memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Salah satunya diwujudkan melalui program undian nasional bertajuk Rejeki wondr BNI. Program ini diluncurkan bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-79 perseroan.

Program Rejeki wondr terbuka bagi seluruh nasabah. Melalui pembukaan rekening, aktivasi aplikasi wondr by BNI, peningkatan saldo, serta pelaksanaan transaksi digital, nasabah akan memperoleh kupon undian yang dapat dipantau melalui fitur “Lifestyle” pada aplikasi wondr by BNI.

Dengan memadukan aksi konkret dalam pelestarian lingkungan dan program apresiasi berbasis digital, BNI menegaskan komitmennya dalam membangun hubungan yang berkelanjutan dengan nasabah dan lingkungan. BNI hadir sebagai mitra strategis yang berorientasi pada pertumbuhan dan keberlanjutan masa depan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau