Advertorial

Kota Bogor Tampilkan Produk Unggulan di Pasar Malam Indonesia JKPI 2025 Yogyakarta

Kompas.com - 09/08/2025, 18:02 WIB

KOMPAS.com - Kota Bogor ambil bagian dalam rangkaian acara Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2025 di Kota Yogyakarta, Darah Istimewa Yogyakarta, Selasa (5/8/2025) hingga Sabtu (9/8/2025).

Salah satu agenda menarik yang menjadi daya tarik publik adalah Pasar Malam Indonesia (PMI) yang digelar di Taman Budaya Embung Giwangan.

PMI menjadi wadah untuk menampilkan kekayaan budaya, kuliner, serta produk unggulan dari berbagai kota anggota JKPI.

Kota Bogor sendiri menampilkan sejumlah produk lokal khas yang mencerminkan keunikan dan kreativitas warganya, mulai dari makanan, minuman, hingga kerajinan tangan dan fesyen.

Di antara produk yang ditampilkan, Yantie Rachim Signature menjadi sorotan utama. Produk ini menghadirkan koleksi tas dan batik bernuansa khas Bogor yang mengangkat nilai lokal, keberlanjutan, serta kearifan budaya.

Selain itu, stan Kota Bogor juga menampilkan Lapis Talas, Kopi Liong, Kopi Cap Oplet, Es dan Bibit Kelapa Kopyor, Totopong, Batik Organik, Batik Pancawati, Batik D-Nita, olahan pala, sambal cihuy, ranginang, serta tas batik.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bogor Yantie Rachim menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan ajang ini sebagai sarana promosi yang strategis bagi produk-produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Bogor.

“PMI menjadi ruang ekspresi dan sekaligus etalase bagi kekayaan lokal Kota Bogor. Melalui keikutsertaan ini, kami ingin menunjukkan bahwa produk lokal Bogor, termasuk Yantie Rachim Signature yang mengusung tas dan batik dengan sentuhan lokal modern, mampu bersaing secara nasional bahkan internasional,” ujar Yantie Rachim.

Yantie Rachim menekankan, bahwa kolaborasi antara pelaku UMKM dan pemerintah daerah (pemda) harus terus diperkuat untuk memperluas pasar dan meningkatkan kualitas produk kreatif di Kota Bogor.

Kehadiran Kota Bogor dalam PMI tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga membangun jejaring antar kota, mempererat kolaborasi, serta memperkuat identitas sebagai bagian dari kota pusaka yang kaya budaya dan inovasi.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau