Advertorial

Dirgahayu Republik Indonesia, Ini 8 Langkah Nyata BRI Dukung Bangsa Semakin Berdaulat, Sejahtera dan Maju

Kompas.com - 16/08/2025, 18:28 WIB

KOMPAS.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memperkuat perannya sebagai mitra strategis pembangunan nasional melalui berbagai inisiatif yang berdampak nyata bagi rakyat.

Semangat ini sejalan dengan tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” yang diusung pada peringatan kemerdekaan tahun ini.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengungkapkan semangat kemerdekaan yang dirayakan tahun ini menjadi momentum BRI untuk terus memperkuat kontribusi nyata kepada bangsa.

“Kami percaya bahwa kedaulatan dan kemajuan Indonesia berawal dari kemandirian ekonomi rakyat. Dalam kaitan ekonomi kerakyatan, BRI hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra yang pro-aktif mendorong pemerataan kesejahteraan rakyat Indonesia utamanya melalui pemberdayaan UMKM," ujar Hery.

Oleh karena itu, BRI terus berperan aktif dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah yang pro rakyat, terutama yang menyasar penguatan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Setidaknya berikut adalah delapan kontribusi nyata BRI untuk negeri:

  1. Salurkan Kredit UMKM Terbesar di Indonesia Senilai Rp1.137,84 Triliun

BRI terus membuktikan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Keberpihakan BRI diwujudkan melalui pemberian akses pembiayaan agar pelaku UMKM dapat terus tumbuh sehat dan berkelanjutan.

Per Juni 2025 penyaluran kredit BRI tumbuh 6 persen secara year on year menjadi Rp 1.416,6 triliun. Dari total kredit yang disalurkan tersebut, segmen UMKM mengambil porsi 80,32 persen atau setara Rp 1.137,84 triliun.

Di samping itu, BRI juga menjadi penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar di Indonesia dan berkontribusi langsung dalam memperluas kesempatan kerja serta mendorong pertumbuhan perekonomian grassroot.

Sepanjang Januari–Juni 2025, BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp83,88 triliun kepada 1,8 Juta debitur, termasuk kepada pelaku UMKM yang terlibat dalam program sosial, seperti pemasok pada program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.

Dukungan ini turut memperkuat rantai pasok sekaligus menciptakan lapangan kerja yang lebih merata di berbagai daerah.

  1. Percepat Inklusi Keuangan Melalui 1,22 Juta AgenBRILink dan 7.422 Kantor

Di tengah upaya mendorong inklusi dan literasi keuangan nasional, jaringan AgenBRILink menjadi garda terdepan BRI dalam menghadirkan layanan perbankan hingga ke pelosok negeri.

Hingga Juni 2025, AgenBRILink telah mencapai 1,22 juta yang tersebar di 67 ribu desa, selama 6 bulan agen-agen tersebut telah memproses 540 juta transaksi dengan volume mencapai Rp 843 triliun.

Selain melalui jaringan agen, BRI tetap memberikan layanan luas melalui 7.422 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia, memastikan setiap lapisan masyarakat mendapatkan kemudahan akses perbankan.

  1. Hadirkan Kemudahan Bertransaksi, BRImo Telah Digunakan Oleh 42,7 Juta User

BRI terus mengembangkan ekosistem super app BRImo sebagai bagian dari strategi transformasi digital untuk memudahkan masyarakat bertransaksi.

Per Juni 2025, jumlah pengguna BRImo meningkat 21,2 persen yoy menjadi 42,7 juta. Adapun volume transaksi BRImo naik 25,5 persen YoY, menjadi Rp3.231,7 triliun. Capaian ini menegaskan relevansi BRImo dalam memenuhi kebutuhan layanan perbankan digital masyarakat.

BRImo juga menjadi aplikasi mobile banking dengan rating tertinggi di antara bank konvensional di Indonesia, memperoleh skor 4,7 di Google Play maupun App Store. Penilaian positif ini mencerminkan tingkat kepuasan pengguna terhadap layanan BRImo.

  1. Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Pemberdayaan 41.217 Klaster Usaha dan 4.625 Desa BRILiaN

Selain memberikan akses permodalan, keberhasilan BRI dalam membangun ekosistem bisnis dan menaikkelaskan UMKM ditopang melalui pendampingan nasabah.

Sebanyak 4.625 Desa BRILiaN, 41.217 Klaster Usaha, dan 54 Rumah BUMN menjadi bagian dari inisiatif pemberdayaan BRI yang tersebar di seluruh Indonesia.

Fokus pendampingan untuk memberdayakan dan menaikkelaskan UMKM tersebut mencakup edukasi literasi keuangan, pelatihan kewirausahaan, serta program peningkatan kapasitas usaha.

  1. Perkuat Ekonomi Grassroot, Holding Ultra Mikro Layani 34,7 Juta Debitur dan 126 Juta Rekening Simpanan

Dalam rangka memperluas akses permodalan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi di tingkat akar rumput (grassroot), dengan menggabungkan kekuatan BRI sebagai induk, bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Holding Ultra Mikro hingga Triwulan II 2025 telah melayani 34,7 juta debitur aktif dengan total pembiayaan mencapai Rp 631,9 triliun. Pada periode yang sama, jumlah simpanan mikro pun mencapai 126 juta rekening.

  1. Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Targetkan Penyaluran 25.000 KPR FLPP

BRI terus berperan aktif dalam mengurangi backlog perumahan nasional. Sebagai salah satu mitra penyalur Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), BRI pada tahun 2025 mendapatkan mandat tambahan kuota penyaluran menjadi 25.000 unit, atau naik 7.300 unit dari kuota sebelumnya yang berjumlah 17.700 unit.

Penambahan kuota ini merupakan bagian dari dukungan BRI terhadap Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah. Hingga Triwulan II 2025, BRI telah menyalurkan KPR bersubsidi FLPP kepada 97.878 penerima manfaat dengan outstanding mencapai Rp 13,35 triliun atau tumbuh 19,51 persen YoY.

  1. Dukung Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih Lewat Pendampingan Usaha dan Akses Layanan Keuangan

BRI mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang diluncurkan Presiden pada 21 Juli 2025 sebagai langkah memperkuat ekonomi kerakyatan dari desa. Sebagai partner, BRI memberikan pendampingan dan akses produk (One BRI Solution) untuk memastikan Koperasi Desa Merah Putih tumbuh berkelanjutan.

Pendampingan usaha dilakukan agar pengurus koperasi dapat memperoleh solusi finansial, pendampingan bisnis AgenBRILink, penyelengaraan pelatihan pengurus dan anggota, serta menyediakan platform digital untuk edukasi dan asesmen kapabilitas.

Sedangkan, konsep One BRI Solution, BRI menyediakan akses pembiayaan sesuai kebutuhan koperasi, menghadirkan AgenBRILink untuk layanan keuangan formal, serta penyediaan Qlola by BRI untuk memudahkan pengelolaan keuangan.

  1. Layani 1,5 Juta Pekerja Migran Indonesia, Perkuat Peran Sebagai Bank Pahlawan Devisa

BRI terus menegaskan komitmennya dalam melayani para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dikenal sebagai pahlawan devisa. Sampai dengan saat ini, tercatat sebanyak 1,5 juta nasabah telah menggunakan jasa remitansi (pengiriman uang) BRI di seluruh dunia dimana seluruhnya merupakan PMI yang bekerja di berbagai negara.

Layanan remitansi BRI dirancang untuk memudahkan para PMI mengirimkan hasil kerja keras mereka kepada keluarga di tanah air dengan aman, cepat dan biaya terjangkau.

Sebagai bukti nyata terhadap dukungan kepada PMI, BRI memperluas jangkauan layanan perbankannya ke Taiwan melalui pembukaan BRI Taipei Branch pada 8 Agustus 2025 yang lalu.

Sebagai satu-satunya kantor cabang bank asal Indonesia di Taiwan, BRI Taipei Branch siap menjadi pusat layanan perbankan komprehensif, khususnya bagi sekitar 360 ribu PMI yang bekerja di Taiwan melalui layanan remitansi, simpanan, dan investasi untuk perencanaan masa depan.

Pengembangan layanan di Taiwan ini melengkapi kehadiran BRI di berbagai negara melalui jaringan kantor internasional, dimana saat ini BRI telah memiliki kantor di berbagai negara diantaranya adalah BRI New York Agency (BRINYA), BRI Singapore Branch (BRISG), BRI Hong Kong Representative Office (BRI HKRO), dan BRI Timor Leste Branch (BRITL) serta BRI Cayman Island Branch (BRICIB).

"BRI akan terus menjadi bagian dari perjalanan panjang bangsa ini, memastikan setiap langkah pembangunan membawa manfaat nyata bagi rakyat. Dengan memperkuat UMKM, memperluas inklusi keuangan, dan mendorong transformasi, kami optimistis Indonesia mampu menjadi negara yang semakin berdaulat, sejahtera, dan maju,” pungkas Hery Gunardi.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau