Advertorial

Rayakan HUT Ke-80 RI, Telkom Perkuat UMKM lewat Digitalisasi dan Inovasi

Kompas.com - 18/08/2025, 17:45 WIB

KOMPAS.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Republik Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Sejalan dengan tema kemerdekaan tahun ini, yaitu “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Telkom menghadirkan berbagai langkah strategis melalui digitalisasi dan pemberdayaan UMKM.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, momentum HUT Ke-80 RI menjadi pengingat pentingnya persatuan dan kedaulatan demi masyarakat sejahtera dan Indonesia maju.

Dian menjelaskan, pihaknya hadir bukan hanya sebagai penggerak transformasi digital, melainkan juga sebagai mitra pertumbuhan bagi UMKM agar dapat berkembang, naik kelas, dan bersaing di era digital.

“Melalui berbagai inisiatif digital, kami berupaya mendorong kemandirian ekonomi nasional dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (18/8/2025).

Dukungan Telkom terhadap program strategis nasional diwujudkan melalui Digi Koperasi. Platform ini berperan sebagai integrator ekosistem koperasi dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Melalui platform tersebut, koperasi dapat terhubung dengan rantai pasok badan usaha milik negara (BUMN), mengakses lokapasar UMKM, hingga memanfaatkan dasbor pemantauan performa.

Kehadiran Digi Koperasi diharapkan dapat memperkuat peran koperasi sekaligus memperluas jangkauan pasar UMKM.

Telkom juga menggelar UMK Digital Fest sebagai bagian dari rangkaian tahunan pembinaan UMKM yang sudah berjalan sejak 2002.

Hingga 2025, tercatat 88.251 UMK telah menjadi binaan Telkom melalui berbagai program, seperti Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK), Rumah Kreatif BUMN, dan Rumah BUMN.

Seluruh pembinaan dilakukan berdasarkan kerangka kerja Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global (4GO). Tujuannya, untuk mendorong transformasi UMKM, mulai dari sisi operasional hingga perluasan pasar global.

Sebagai penggerak digitalisasi bangsa, Telkom juga meluncurkan portal www.UMKdigital.id yang menjadi pusat informasi, edukasi, sekaligus etalase produk UMKM binaan.

Portal tersebut dirancang untuk memudahkan akses pengetahuan, memperluas jejaring, serta memperkenalkan produk UMKM ke pasar yang lebih luas secara digital.

Telkom berharap, kehadiran portal itu dapat mempercepat pertumbuhan UMKM agar berdaya saing tinggi dan berkelanjutan.

Dukungan sertifikasi halal dan packaging modern

Selain sejumlah dukungan tersebut, Telkom juga konsisten menjalankan program unggulan untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal.

  • PackFest: Program bantuan 1,2 juta kemasan modern bagi 1.500 UMK agar produk mampu bersaing di pasar ritel.
  • HalalFest: Program yang memfasilitasi sertifikasi halal bagi 2.676 pelaku UMKM guna memperkuat standar kualitas dan kepercayaan konsumen.
  • Digitalisasi operasional: Telkom melakukan implementasi 8.293 aplikasi kasir serta onboarding 10.478 UMKM ke platform digital, seperti PaDi UMKM, untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan efisiensi bisnis UMKM.

Senior Vice President (SVP) Group Sustainability and Corporate Communication Telkom Ahmad Reza menegaskan konsistensi Telkom dalam menghadirkan program pemberdayaan yang relevan bagi UMKM.

Menurutnya, Telkom secara konsisten menghadirkan berbagai program pemberdayaan UMKM dengan pendekatan yang relevan untuk meningkatkan daya saing, mulai dari akses pasar, peningkatan kualitas produk, hingga digitalisasi operasional.

“Kami ingin memastikan UMKM memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional,” jelasnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau