Advertorial

Mayapada Healthcare Pererat Hubungan Indonesia-India dalam Momentum Kemerdekaan Dua Negara

Kompas.com - 19/08/2025, 13:00 WIB

KOMPAS.com - Penyedia layanan kesehatan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (Mayapada Healthcare) memperkokoh persahabatan antarbangsa melalui berbagai inisiatif kolaborasi internasional di sektor kesehatan.

Dalam momentum Hari Kemerdekaan Indonesia (17 Agustus) dan India (15 Agustus), Mayapada Healthcare tak hanya menghadirkan layanan medis berstandar internasional melalui kolaborasi bersama Apollo Hospitals India, tetapi juga merayakan kedekatan budaya kedua negara lewat dukungan pada konser Mayapada Hospital SWARA MERDEKA.

Acara tersebut menjadi simbol bahwa kesehatan dan seni dapat berjalan beriringan untuk mempererat hubungan lintas budaya yang telah terjalin lebih dari tujuh dekade.

Sebagai wujud perayaan kedekatan Indonesia–India, Mayapada Healthcare mendukung komunitas India terbesar di Indonesia, India Club, dalam menyelenggarakan Mayapada Hospital SWARA MERDEKA

Acara tersebut diselenggarakan di Gandhi Memorial International School (GMIS), Kemayoran, Jakarta Utara. (ada tanggalnya gak?)

Berkolaborasi dengan Kedutaan Besar India, acara tersebut menampilkan Finalis Indian Idol Charu Semwal dan penyanyi Indonesia Wika Salim, menghadirkan panggung kolaboratif yang merayakan musik, seni, dan kebersamaan lintas budaya.

Presiden Direktur dan CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia, menyampaikan selamat atas Hari Kemerdekaan kedua bangsa.

Ia berharap, hubungan baik antara Indonesia dan India makin berkembang melalui nilai persahabatan, gotong royong, dan semangat kemajuan.

“Acara ini bukan sekadar konser, melainkan pertemuan hati, budaya, dan harapan. Kolaborasi lintas budaya seperti ini sejalan dengan kemitraan Mayapada Healthcare bersama Apollo Hospitals India untuk memajukan layanan kesehatan di Indonesia,” ujar Navin dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (19/8/2025).

Lebih lanjut, pihaknya meyakini bahwa kemajuan layanan kesehatan lahir dari kolaborasi aktif lintas negara.

Adapun acara tersebut menjadi salah satu inisiatif Mayapada Healthcare untuk hadir dan memperkenalkan Mayapada Hospital sebagai penyedia layanan kesehatan berstandar internasional bagi seluruh masyarakat.

“Upaya tersebut sekaligus membangun kepercayaan dan minat komunitas serta ekspatriat India untuk menjadikan Mayapada Hospital sebagai pilihan utama layanan medis di Indonesia,” kata Navin.

Simbol persatuan budaya

Pada kesempatan sama, Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty mengatakan, acara tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan simbol persatuan dan apresiasi budaya kedua bangsa, sekaligus wadah untuk mempererat hubungan komunitas India di Indonesia.

Menurut pihaknya, Mayapada Healthcare tidak hanya meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan berkualitas, tetapi juga secara aktif membangun jembatan lintas budaya yang memperkuat hubungan Indonesia–India.

“Melalui berbagai kolaborasi strategis yang telah dijalankan, Mayapada Healthcare kian menegaskan diri sebagai penggerak hubungan antarbangsa, menciptakan sinergi positif bagi masyarakat dan komunitas internasional di Indonesia,” jelas Sandeep.

Sejak 2023, Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals India menjalin kemitraan strategis untuk kolaborasi klinis mencakup pertukaran pengetahuan (transfer knowledge) dan sinergi keahlian (proctorship) untuk memperkaya pengalaman klinis dalam menangani kasus kompleks untuk dokter dan perawat.

Selain itu, ada pula program Continuing Medical Education (CME) agar tenaga medis senantiasa mengikuti praktik klinis terbaru sesuai standar global, penerapan inovasi dan teknologi seperti Tele-Radiologi, E- ICU, artificial intelligence (AI), serta pembangunan Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABIH) yang akan segera dimulai di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kesehatan Batam akhir tahun 2025.

Saat pagelaran konser Mayapada Hospital SWARA MERDEKA, Mayapada Hospital juga hadir memberikan layanan kesehatan, meliputi Eye Check Up dari Mayapada Eye Centre (MEC), skrining risiko prediabetes/diabetes dengan AI dan pemeriksaan gula darah dari Sugar Clinic Mayapada Hospital, pemeriksaan vital sign, serta tim medis dan ambulans yang siaga mengawal kesehatan seluruh peserta dan panitia selama acara berlangsung.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau