Advertorial

Meriah, Warga Antusias Saksikan Kirab Budaya di Perayaan Hari Jadi Ke-80 Jabar

Kompas.com - 20/08/2025, 14:14 WIB

KOMPAS.com - Masyarakat Jawa Barat (Jabar), khususnya Kota Bandung, tampak antusias menyaksikan kirab budaya yang diadakan di Gedung Merdeka sampai Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (19/8/2025).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari perayaan hari jadi ke-80 Provinsi Jabar.

Seorang warga Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Nurlia (38), mengaku senang dan antusias menyaksikan kirab budaya tersebut.

Nurlia menilai, kirab budaya sangat positif karena mengandung makna yang sangat dalam, terutama bagi generasi muda saat ini.

Sebagai warga negara dan warga Jabar yang baik, ia juga mengaku bangga dengan adanya acara itu karena mengedepankan nilai budaya yang sering kali terlupakan.

"Budaya yang kita miliki sekarang hampir tergeser oleh budaya kebarat-baratan," ujar Nurlia dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (20/8/2025).

Nurlia berharap, acara serupa bisa kembali digelar pada tahun depan dengan peserta kirab yang lebih meriah dan keren.

"Semoga tahun depan bisa mengadakan kegiatan seperti tahun ini, dan semakin meriah. Pokoknya, Jabar istimewa. Saya pun bisa dengan bangga memperkenalkan kebudayaan Jabar kepada anak saya yang masih usia dini,"kata Nurlia.

Gubernur Jabar Dedy Mulyadi saat kegiatab kirab budaya di Kota Bandung. Dok. Diskominfo Jabar Gubernur Jabar Dedy Mulyadi saat kegiatab kirab budaya di Kota Bandung.

Hal senada juga dikemukakan Safa (24), warga Tamansari Kota Bandung. Menurutnya, kirab budaya yang dilaksanakan dalam rangka memperingati hari jadi ke-80 Jabar begitu meriah dan penuh semangat.

"Masyarakat terlihat sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Mereka juga turut memberikan dukungan," terang Safa.

Safa menilai, kreativitas yang ditampilkan dalam kostum, dekorasi, dan kerapian barisan benar-benar menambah kesan positif pada acara tersebut.

"Tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu mempererat kebersamaan antara sekolah, peserta, dan masyarakat sekitar," tutur Safa.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau