Advertorial

Sweet Indulgence, Seni Menghadirkan Pengalaman Multisensori dalam Bisnis Pastry

Kompas.com - 22/08/2025, 15:14 WIB

KOMPAS.com – Di tengah perubahan selera konsumen dan ketatnya persaingan pasar, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kuliner kini menghadapi tantangan baru, yakni cara menyajikan makanan yang tak hanya enak, tapi juga membekas di hati.

Konsumen masa kini mencari pengalaman yang melibatkan seluruh indera, mulai dari rasa, aroma, tekstur, visual, hingga interaksi. Hal ini mendorong lahirnya inspirasi tema Sweet Indulgence.

Melalui event Chocotrenz 2025, PT Gandum Mas Kencana (GMK) membawa inspirasi tersebut kepada para pelaku industri makanan.

Acara grand baking demo yang akan berlangsung di 8 kota besar itu tak hanya menampilkan demo memasak, tetapi juga menjadi ajang edukasi dan inovasi bagi pelaku usaha kuliner, UMKM, pastry chef, dan komunitas baking enthusiast di seluruh Indonesia.

“Kami melihat pergeseran perilaku konsumen yang kini lebih mencari pengalaman emosional dalam menikmati makanan. Ini membuka peluang besar bagi UMKM untuk naik kelas, asal mereka mampu membaca tren dan menyajikannya dengan cara yang relevan dan efisien,” ujar Commercial Director PT Gandum Mas Kencana (GMK) PJ Danang Wikandaru dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (22/8/2025).

Sebagai mitra pelaku usaha kuliner selama 40 tahun, lanjutnya, GGMK berkomitmen hadir sebagai penyedia bahan baku sekaligus sumber inspirasi dan inovasi praktis.

Gelaran Chocotrenz 2025 mengusung pendekatan riset dan pengembangan. Hal ini membedakannya dengan event baking lain. Tim chocolate and pastry experts internal GMK merancang kreasi bertema “Sweet Indulgence: A Sensory Delight”.

Lima elemen utama menjadi dasar pengembangan ide ini adalah,

  1. Flavor Bomb, yakni kejutan rasa harmonis dalam satu gigitan.
  2. Textural Contrast yang menghadirkan sensasi lembut dan renyah yang kontras, tetapi tetap seimbang.
  3. Aromatic Indulgence yang menghadirkan aroma yang menghidupkan memori dan menciptakan suasana menyenangkan.
  4. Elevated Classic Look, yakni visual dessert yang klasik, tapi dengan tampilan lebih estetik.
  5. Interactive Pastry Experience, yakni dessert yang bukan hanya dimakan, tetapi juga memberikan pengalaman.

Melalui demo langsung dari para chef GMK, peserta akan belajar cara menciptakan kemewahan rasa (affordable luxury) dengan teknik yang efisien, bahan yang mudah diakses, dan tampilan produk yang menarik di pasaran.

Kehadiran Nicky Tirta menginspirasi UMKM

Salah satu highlight Chocotrenz 2025 adalah kehadiran Nicky Tirta—figur publik yang dikenal luas sebagai aktor dan kini menekuni dunia baking secara profesional. Ia hadir sebagai Brand Ambassador Colatta—salah satu brand unggulan GMK yang menjadi pilar utama dalam event ini.

Nicky dianggap mewakili semangat UMKM karena memulai usaha dari dapur rumah, bereksperimen dengan rasa, hingga kini menjadi inspirasi komunitas kuliner.

Nicky Tirta hadir di Chocotrenz 2025 sebagai Brand Ambassador Colatta-salah satu brand unggulan GMK. Dok. GMK Nicky Tirta hadir di Chocotrenz 2025 sebagai Brand Ambassador Colatta-salah satu brand unggulan GMK.

Kehadiran Nicky bukan sekadar simbol, melainkan juga representasi dari semangat bahwa kreativitas dan kualitas bisa diakses siapa saja. Hal ini juga sejalan dengan filosofi Colatta sebagai brand yang mendukung kreativitas dan akses pada cokelat berkualitas tinggi.

Selain produk cokelat dari brand Colatta, Chocotrenz 2025 juga menampilkan sinergi dari brand-brand unggulan lain di bawah naungan GMK, yakni Haan (baking mix and ingredients yang memudahkan kreasi, Bendico (pure cocoa powder dengan cita rasa autentik), serta La Kreiva (crumble untuk makanan dan minuman untuk tampilan premium).

Semua brand hadir dalam bentuk booth inspiratif dan sesi interaktif sehingga memberikan peserta kesempatan untuk mencoba langsung, bertanya, dan belajar dari ahlinya.

Tahun ini, Chocotrenz 2025 menargetkan lebih dari 200 peserta di setiap kota yang terdiri dari pemilik bakery, kafe, restoran, UMKM kuliner, dan komunitas pencinta baking.

Peserta tak hanya membawa pulang buku resep eksklusif, goodie bag, dan doorprize, tetapi juga insight, teknik, dan jejaring bisnis yang bisa langsung diterapkan.

Dengan semangat “Inspiring Food Creativity”, GMK berharap Chocotrenz 2025 menjadi lebih dari sekadar event. Acara ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret untuk memperkuat daya saing UMKM kuliner Indonesia.

“Pada akhirnya, bisnis kuliner yang mampu menyentuh rasa dan hati pelangganlah yang akan bertahan. Sweet Indulgence adalah tentang menciptakan momen itu. Kami ingin pelaku UMKM jadi bagian dari perubahan ini,” imbuh Danang.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau