Advertorial

Telkom Akselerasi Ekonomi Digital lewat Teknologi AI

Kompas.com - 22/08/2025, 23:21 WIB

KOMPAS.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom mengakselerasi upaya transformasi menuju perusahaan digital telco dengan menghadirkan berbagai produk dan layanan berbasis teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan, upaya tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di kancah global.

“Transformasi Telkom menjadi perusahaan digital telco merupakan langkah strategis yang dilakukan untuk beradaptasi dan memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berubah,” ujar Faizal dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (21/8/2025).

Faizal menegaskan, transformasi tersebut tidak hanya fokus pada peningkatan infrastruktur konektivitas yang sudah lama berjalan, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan teknologi baru yang menjadi katalisator perubahan besar di industri.

Salah satu teknologi yang diprioritaskan adalah AI, seiring potensinya yang diyakini mampu menjadi penggerak utama ekonomi digital.

Berdasarkan riset PwC, adopsi AI diproyeksikan dapat meningkatkan produk domestik bruto (PDB) global sebesar 15 persen pada tahun 2035.

Dengan proyeksi itu, AI dipandang sebagai teknologi kunci yang akan memberikan keunggulan kompetitif bagi pelaku usaha yang berinvestasi lebih awal.

Menyadari peluang tersebut, Telkom meluncurkan sejumlah solusi berbasis AI, termasuk platform AI BigBox.

Teknologi tersebut sudah dimanfaatkan berbagai institusi, perusahaan, hingga pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk mengoptimalkan operasional harian serta meningkatkan produktivitas.

AI BigBox menawarkan kapabilitas beragam, mulai dari analytics, machine learning, large language models (LLM), hingga natural language processing (NLP).

Tidak hanya ditawarkan kepada pihak eksternal, teknologi tersebut juga diimplementasikan secara internal untuk mendukung efisiensi operasional Telkom.

Salah satu contohnya adalah penggunaan chatbot berbasis AI yang terbukti mampu menekan biaya pemasaran sekaligus mempercepat layanan pelanggan.

Chatbot tersebut dapat memproses lebih dari 300.000 percakapan per jam secara cepat dan akurat. Hasilnya, komunikasi perusahaan dengan pelanggan menjadi lebih efektif. Hal ini pun berdampak langsung pada peningkatan kepuasan serta penurunan jumlah keluhan.

Selain itu, AI BigBox berperan penting dalam mendukung pengambilan keputusan strategis. Dengan kemampuan analisis percakapan publik dan sentimen di media sosial ataupun media online, platform ini mampu menyajikan insight relevan sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis yang lebih tepat.

Komitmen Telkom pada pengembangan AI juga ditunjukkan melalui inisiatif peningkatan kapabilitas talenta digital dan program Center of Excellence. Program ini menghubungkan praktisi AI dengan dunia usaha untuk mendorong inovasi dan kolaborasi lintas sektor.

Ke depan, Telkom berkomitmen tumbuh sebagai digital telco yang mendukung kedaulatan digital Indonesia demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami yakin lewat inisiatif di bidang AI, Telkom dapat menghadirkan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi oleh banyak pihak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital berkelanjutan,” kata Faizal.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau