KOMPAS.com – Sebanyak 1.080 debitur KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menerima rumah layak huni melalui akad massal dan serah terima kunci yang digelar Bank BJB bersama BJB Syariah.
Langkah tersebut memperkuat program pemerintah “3 Juta Rumah” sekaligus memberi kepastian tempat tinggal bagi ribuan keluarga di Indonesia.
Momentum akad massal tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, pengembang, dan berbagai pihak dalam mewujudkan impian masyarakat memiliki rumah.
Kehadiran rumah dianggap penting karena bukan hanya bangunan fisik, tetapi juga hak dasar setiap warga negara.
Direktur Utama Bank BJB, Yusuf Saadudin mengatakan, sektor perumahan merupakan salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional.
“Melalui KPR Sejahtera FLPP, Bank BJB memberikan kesempatan masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah yang layak sekaligus menjadi pondasi pembangunan keluarga di masa depan,” ujar Yusuf dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (25/8/2025).
Yusuf menambahkan, Bank BJB bersama BJB Syariah menegaskan peran bukan hanya sebagai penyedia pembiayaan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi sosial dan ekonomi masyarakat.
“Penyerahan kunci rumah ini bukan sekadar seremoni, tetapi simbol harapan dan komitmen bersama untuk menghadirkan hunian yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia,” lanjut Yusuf.
Akad massal dan serah terima kunci turut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 2, BP Tapera, serta sejumlah kepala daerah dari Sumedang, Majalengka, hingga Subang.
Selain itu, turut hadir asosiasi pengembang yang menjadi mitra penting penyediaan rumah, yaitu Real Estate Indonesia (REI), Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), Asosiasi Pengembang Rumah Nasional (Asprumnas), Asosiasi Pengembang Perumahan Nasional Jaya (Aspernas Jaya), serta Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himpera).
Kehadiran asosiasi ini menegaskan bahwa keberhasilan program FLPP tidak hanya bergantung pada pembiayaan, tetapi juga kesiapan pengembang menghadirkan rumah berkualitas dan sesuai standar.
Dalam acara itu, sebanyak 80 debitur menerima kunci rumah secara simbolis.
Penyerahan kunci tersebut menjadi representasi nyata kolaborasi berbagai pihak yang berhasil mewujudkan ribuan keluarga baru memiliki hunian.
Tidak hanya dilakukan secara langsung, acara juga berlangsung serentak di berbagai Kantor Cabang Bank BJB dan BJB Syariah secara online. Hal ini menunjukkan keseriusan perbankan dalam memanfaatkan teknologi demi menjangkau lebih banyak masyarakat.
Investasi sosial
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Bank BJB dan BJB Syariah.
Para debitur penerima KPR Sejahtera FLPP Bank BJB dan BJB Syariah berfoto bersama seusai prosesi serah terima kunci rumah. “Program FLPP tidak akan berhasil tanpa kontribusi nyata dari lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat,” kata Maruarar.
Bagi Bank BJB, rumah tidak hanya dipandang sebagai investasi jangka panjang, tetapi juga ruang bagi tumbuh kembang generasi baru yang lebih sehat dan produktif.
Oleh karena itu, setiap penyaluran pembiayaan FLPP dinilai sebagai bentuk investasi sosial yang memberi dampak positif bagi masa depan bangsa.
Yusuf melanjutkan, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang memperluas akses kepemilikan properti, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah.
“Dengan menghadirkan solusi yang ramah, adil, dan transparan, Bank BJB dan BJB Syariah berupaya menjaga komitmen dalam menghadirkan hunian layak,” kata Yusuf.
Komitmen tersebut sejalan dengan semangat Bank BJB untuk menjadi bank yang tumbuh bersama masyarakat.
Melalui perluasan akses keuangan, penguatan literasi, dan dukungan terhadap program pemerintah, Bank BJB optimistis dapat memberi kontribusi lebih besar dalam membangun Indonesia yang sejahtera.
Melalui momentum akad massal dan serah terima kunci ini, Bank BJB menegaskan bahwa peran perbankan tidak sebatas intermediasi keuangan, tetapi juga bagian dari upaya membangun keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan.
Dengan mengedepankan sinergi dan kolaborasi, Bank BJB bersama BJB Syariah optimistis dapat terus menghadirkan solusi terbaik sekaligus mendukung pemerintah dalam memperluas akses hunian layak bagi seluruh rakyat Indonesia.