Advertorial

JF3 Food Festival 2025 Suguhkan Cita Rasa Nusantara Selama 45 Hari di La Piazza

Kompas.com - 26/08/2025, 13:56 WIB

KOMPAS.com - JF3 Food Festival kembali hadir untuk memanjakan lidah pencinta kuliner di La Piazza Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 15 Agustus hingga 28 September 2025.

Pada acara tersebut, La Piazza disulap menjadi pusat perayaan kuliner terbesar di Jakarta. Pengunjung bisa menikmati dua program unggulan yang digelar secara bersamaan untuk menghadirkan pengalaman kuliner, yakni Kampoeng Tempo Doeloe (KTD) dan Wonderful Culinary Expo (WCE).

Mengusung tema “Citarasa Nusantara”, JF3 Food Festival 2025 menghadirkan 100 tenant kuliner legendaris dari berbagai daerah, termasuk 11 tenant hasil kurasi The Gading Archive (TGA).

Tema tersebut dipilih sebagai komitmen penyelenggara dalam menyajikan hidangan autentik dari berbagai penjuru negeri. Setiap sajian bukan sekadar makanan, melainkan representasi budaya.

Total, ada lebih dari 942 menu khas dari 103 pedagang kuliner legendaris yang siap mengajak pengunjung berkeliling rasa tanpa meninggalkan Jakarta.

Chairman JF3 Soegianto Nagaria mengatakan, kuliner memiliki kekuatan untuk menyatukan hati karena setiap hidangan menyimpan cerita dan kenangan. Setiap sajian di JF3 Food Festival merupakan potongan kisah dari berbagai penjuru Nusantara yang dikurasi langsung dari daerah asalnya.

Selain menikmati sajian, pengunjung juga merasakan perjalanan budaya, mengingat cita rasa masa lalu, serta menemukan kelezatan baru.

“Semoga pengalaman ini tak terlupakan sekaligus memberi manfaat bagi pelaku usaha kuliner Tanah Air,” ujar Soegianto dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (26/8/2025).

Untuk diketahui, KTD akan menyajikan kuliner khas dari berbagai wilayah, mulai dari Jawa, Sumatera, Bali, hingga Timur Indonesia. Sejumlah sajian kuliner yang direkomendasikan di antaranya adalah Bakmi dan Bajigur Kadin Mbah Hj Karto Pak Rochadi Asli Jogja, Kueh Moaci Gemini Kentangan, Es Puter Conglik KH Ahmad Dahlan Semarang, Ronde Jahe Alkateri, Pempek Beringin, serta Klepon Gianyar Sejak 1980.

Selanjutnya, Leker Gajahan BP Fathoni JR Solo 1968, Srabi Notosuman Ny Handayani Solo, Nasi Gandul Semarang, Soto Tauco Tegal H Rizqi 57, Java Loenpia 1870, Dawet Telasih Bu Dermi Pasar Gedhe Solo Asli Since 1930, Es Durian Sakinah Pak Aip, Pukis Sumber Rejeki Telur Ayam Kampung Solo, Pisang Keju Bandung Parahyangan, dan Sate Maranggi Sindanglaya Puncak.

Tim KTD telah melakukan penelusuran dan kurasi mendalam untuk memastikan setiap menu yang dihadirkan dapat memuaskan pencinta kuliner.

Selain kuliner di atas, tenant kurasi TGA juga tak kalah menggoda dengan berbagai pilihan merchant, seperti Warung Tahu, Warung Unank Juice, Nasi Uduk Lapangan Tenis, Pudding Christy, Rawon Pandawa by Rumah Makan Ma’rannu, Rumah Makan Ma’rannu, Es Puter dan Es Krim Brasil, Home Made Bakery, Kwetiau Sapi Kelapa Gading, Martabak Bong Ngian, hingga Bakso Ragil.

JF3 Food Festival 2025.DOK. JF3 Food Festival JF3 Food Festival 2025.

Sementara itu, WCE yang berlangsung mulai 21 Agustus hingga 21 September 2025 menawarkan pengalaman kuliner global dengan sentuhan premium. Tahun ini, WCE menghadirkan beragam cokelat artisan, aneka jenis keju, serta dairy products berkualitas.

Adapun brand pilihan yang hadir di WCE meliputi Mazaraat Artisan Cheese, Saranakulina, Healthy Choice, Karusotju, Isola Wine, Indoguna Meatshop, Palapa Drinks, Asian Cigar Company, dan Snacksos.jkt ikut serta meramaikan.

Selain kuliner, JF3 Food Festival juga menghadirkan hiburan harian di area KTD, mulai dari penampilan live band, pertunjukan seni tradisional, hingga kolaborasi bersama sekolah.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau