Advertorial

ASTRA Infra dalam 80 Tahun Kemerdekaan RI: Berkontribusi Membangun Infrastruktur Negeri

Kompas.com - 27/08/2025, 10:28 WIB

KOMPAS.com – Peringatan 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum refleksi perjalanan panjang bangsa sekaligus pengingat akan tanggung jawab yang menyertainya.

Sebab, kemerdekaan yang diraih pada 1945 merupakan buah dari perjuangan kolektif, mulai dari pertempuran fisik hingga gagasan.

Delapan dekade kemudian, kemerdekaan bukan sekadar kenangan sejarah, melainkan amanah untuk terus diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sejarah menunjukkan bahwa generasi pendiri bangsa berjuang untuk mengusir penjajah. Kini, generasi penerus menghadapi tantangan berbeda, yaitu menjaga integritas, memperkuat persatuan, serta menyikapi arus informasi di era digital dengan bijak.

Artinya, perjuangan modern tidak lagi terbatas di medan perang, tetapi juga dalam menjaga akal sehat, literasi, dan kohesi sosial.

Di tengah derasnya perubahan, generasi muda yang melek teknologi, pelaku usaha yang berintegritas, dan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya kolaborasi menjadi kekuatan baru bagi bangsa. Mereka diharapkan mampu membawa perubahan positif dan mendorong kemajuan Indonesia di masa depan.

Peran ASTRA Infra dalam infrastruktur nasional

Selama lebih dari tiga dekade, ASTRA Infra menegaskan komitmennya menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Indonesia.

Dengan mengusung semangat “Advancing the Nation’s Infrastructure”, perusahaan tidak hanya membangun konektivitas, tetapi juga merancang infrastruktur yang berkelanjutan, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai daerah.

Jaringan jalan tol yang dikelola ASTRA Infra menjadi penghubung penting antarkota sekaligus memperkecil jarak antara harapan dan kenyataan.

Seperti diketahui, akses yang lebih cepat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperluas peluang usaha, dan meningkatkan daya saing wilayah.

Dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (25/8/2025), saat ini, ASTRA Infra mengelola sejumlah ruas jalan tol strategis, seperti Tol Tangerang–Merak, Cikopo–Palimanan, dan Jombang–Mojokerto. Ruas jalan ini merupakan bagian dari jaringan transportasi nasional sekaligus penggerak konektivitas antarwilayah.

Selain jalan tol, ASTRA Infra juga mengelola pelabuhan yang berperan mempercepat arus logistik nasional. Keberadaan fasilitas ini membantu menjaga kelancaran distribusi barang, memperkuat ketahanan ekonomi, serta mendukung rantai pasok di berbagai sektor.

Komitmen pada keberlanjutan

ASTRA Infra menempatkan aspek keberlanjutan sebagai prioritas. Melalui kerangka environmental, social, and governance (ESG), perusahaan menyusun ESG Roadmap 2030 sebagai panduan strategis untuk mewujudkan infrastruktur ramah lingkungan, inklusif, dan berkelanjutan dengan tata kelola yang baik.

Berbagai inisiatif telah dilakukan perusahaan, mulai dari pengurangan emisi gas rumah kaca, program penghijauan melalui ASTRA Infra Mini Forest, pemanfaatan energi terbarukan seperti panel surya, efisiensi penggunaan air, hingga pengelolaan limbah terintegrasi.

Upaya itu tidak hanya berkontribusi pada lingkungan, tetapi juga menjadi fondasi untuk mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh kontribusi tersebut sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, yang menempatkan infrastruktur sebagai faktor sentral dalam memperluas konektivitas,meningkatkan daya saing global, serta menghadirkan pemerataan pembangunan.

Dengan peran strategis yang dijalankan tersebut, ASTRA Infra memposisikan diri tidak hanya sebagai operator infrastruktur, tetapi juga mitra pembangunan bangsa.

Peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia menjadi pengingat bahwa tanggung jawab pembangunan merupakan tugas bersama.

Sejalan dengan semangat tersebut, ASTRA Infra menegaskan langkahnya untuk terus mendukung perjalanan bangsa. Perusahaan juga berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga menopang masa depan.

Dengan demikian, kemerdekaan bukan hanya simbol sejarah, melainkan amanah yang terus diperjuangkan melalui karya, kolaborasi, dan komitmen pada pembangunan yang berkelanjutan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau