Advertorial

Beli SR023 di Bank BJB, Dapat Imbal Hasil Tetap hingga 5,95 Persen per Tahun

Kompas.com - 28/08/2025, 10:18 WIB

KOMPAS.com - Investasi kini tidak sekadar menjadi tren, tetapi kebutuhan untuk menjaga stabilitas keuangan pribadi dan keluarga.

Dengan berinvestasi, seseorang tidak hanya mampu melindungi nilai aset dari inflasi, tetapi juga menyiapkan masa depan yang lebih baik.

Lebih dari itu, investasi juga membantu menata keuangan dengan lebih bijak. Dana yang biasanya habis untuk konsumsi dapat dialihkan ke instrumen yang memberikan keuntungan rutin dan sekaligus menjadi bekal jangka panjang.

Salah satu instrumen yang kian diminati adalah Surat Berharga Negara (SBN) ritel. Tidak hanya keuntungan finansial, instrumen ini juga memberikan rasa aman karena sepenuhnya dijamin oleh negara.

Sebagai bank yang aktif mendorong literasi keuangan, Bank BJB menghadirkan pilihan investasi terbaru Sukuk Ritel seri SR023. Instrumen ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mengamankan aset sembari ikut berkontribusi pada pembangunan nasional.

SR023 ditawarkan dalam dua pilihan tenor, yakni tiga tahun (SR023T3) dengan imbal hasil 5,80 persen dan lima tahun (SR023T5) dengan imbal hasil 5,95 persen. Keduanya memberikan imbal hasil tetap (fixed rate) yang dibayarkan setiap bulan.

Masa penawaran berlangsung mulai Jumat (22/8/2025) hingga Senin (15/9/2025) dan dapat dipesan melalui Bank BJB.

Sukuk Ritel dikenal ramah bagi investor pemula. Dengan modal minimal Rp 1 juta, masyarakat bisa mulai berinvestasi tanpa harus menunggu memiliki dana besar. Produk ini juga menggunakan prinsip syariah, bebas dari unsur riba, gharar, maysir, serta memberi rasa tenang bagi investor.

Dana yang terkumpul dari penerbitan Sukuk Ritel digunakan untuk membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), khususnya pembangunan infrastruktur. Dengan begitu, investasi ini tidak hanya memberi imbal hasil bagi investor, tetapi juga bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

Sebagai informasi, SR023 menggunakan akad Ijarah atau asset to be leased. Artinya, dana yang ditanamkan investor dipakai untuk pengadaan aset atau proyek yang kemudian disewakan kepada pemerintah. Dari mekanisme tersebut, imbal hasil untuk investor diperoleh secara transparan dan terjamin.

Ketimbang bunga deposito, sukuk ritel menawarkan imbal hasil kompetitif dengan pembayaran rutin setiap bulan. Produk ini juga bisa diperdagangkan di pasar sekunder antarinvestor domestik. Dengan demikian, instrumen investasi ini tetap fleksibel. Kendati begitu, strategi terbaik adalah menahannya hingga jatuh tempo.

Karena dijamin penuh oleh negara, investor tidak perlu khawatir mengenai risiko kehilangan pokok dan imbalan. Kepastian hukum lewat undang-undang semakin menegaskan keamanan dana yang diinvestasikan.

Bagi masyarakat dengan profil risiko konservatif hingga moderat, SR023 menjadi pilihan yang tepat karena aman, menguntungkan, serta memberi dampak sosial.

Selain itu, pilihan tenor tiga dan lima tahun juga memberi keleluasaan. Investor yang ingin fleksibilitas bisa memilih tenor tiga tahun. Sementara itu, investor yang mengincar imbal hasil lebih tinggi dapat memilih tenor lima tahun.

Bank BJB turut mempermudah pemesanan SR023. Masyarakat bisa langsung mendaftar dan membeli SR023 melalui laman resmi infobjb.id/sbn tanpa harus datang ke kantor cabang, asalkan sudah memiliki rekening efek Bank BJB.

Sebagai salah satu bank terbesar di daerah, Bank BJB juga memiliki infrastruktur layanan digital yang siap menunjang kebutuhan investasi modern. Selain menanam modal, membeli SR023 juga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembangunan infrastruktur yang lebih merata.

Segera pesan Sukuk Ritel SR023 melalui Bank BJB. Kunjungi infobjb.id/sbn dan jadikan langkah investasi hari ini sebagai awal dari masa depan yang lebih sejahtera.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau