KOMPAS.com – Penggunaan layanan keuangan digital semakin marak, terutama di kalangan masyarakat urban. Opsi solusi yang banyak dipilih masyarakat adalah Kredivo PayLater dan pinjaman konvensional dari bank.
Meski begitu, banyak orang masih bingung menentukan pilihan produk pinjaman yang paling sesuai dengan kebutuhan finansial mereka.
Berikut adalah sejumlah perbedaan mendasar antara Kredivo PayLater dan pinjaman bank yang dapat dipertimbangkan agar lebih mudah menentukan pilihan yang tepat.
Layanan payLater menawarkan fleksibilitas tinggi karena memungkinkan pengguna bertransaksi langsung di merchant mitra tanpa perlu pencairan dana ke rekening pribadi.
Keunggulan itu cocok untuk pembelian barang atau jasa secara instan. Sebagai contoh, membeli smartphone dengan cicilan bunga rendah mulai dari 1,99 persen per bulan melalui fitur Kredivo.
Jika Anda membutuhkan dana cepat untuk transaksi tertentu, opsi Kredivo PayLater bisa menjadi solusi praktis.
Sementara itu, pinjaman bank biasanya memberikan dana tunai yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan. Namun, pencairan cenderung lebih lama.
Pengajuan Kredivo PayLater relatif sederhana jika dibandingkan pinjaman bank. Calon pengguna hanya perlu mengunduh aplikasi, mengisi data, dan menunggu verifikasi dalam waktu kurang dari 24 jam.
Pengajuannya tidak memerlukan persyaratan dokumen fisik, seperti slip gaji atau Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Pengguna cukup menghubungkan akun internet banking atau e-commerce yang dimiliki ke aplikasi Kredivo sebagai syarat pendaftaran akun.
Bagi Anda yang mengutamakan kemudahan, Kredivo PayLater dapat menjadi opsi yang efisien.
Sebaliknya, pinjaman bank memerlukan dokumen lengkap serta proses analisis kredit yang lebih panjang. Maka dari itu, pinjaman bank lebih cocok untuk individu dengan kebutuhan dana besar dan riwayat kredit baik.
Bunga dan biaya tambahan kerap menjadi pertimbangan utama dalam memilih layanan keuangan digital. Kredivo PayLater menawarkan opsi cicilan dengan bunga rendah mulai dari 1,99 persen per bulan dengan tenor hingga 24 bulan, khusus untuk member Premium.
Pinjaman bank cenderung memiliki bunga tetap yang lebih tinggi, tergantung pada jenis pinjaman dan profil risiko calon debitur.
Meski begitu, terdapat beberapa bank yang menawarkan promo bunga rendah. Oleh karena itu, Anda perlu menghitung total biaya yang harus dibayarkan sebelum memutuskan menggunakan salah satu layanan.
Kredivo PayLater memberikan limit hingga Rp 50 juta untuk member Premium dengan opsi tenor mulai dari 30 hari hingga 24 bulan.
Opsi itu cocok untuk kebutuhan mendesak atau belanja besar, termasuk bagi pengusaha yang memerlukan perputaran modal singkat. Apalagi, Kredivo PayLater juga menghadirkan layanan pinjaman tanpa agunan.
Di sisi lain, pinjaman bank biasanya memiliki limit lebih besar dengan tenor panjang, antara 12 hingga 60 bulan. Namun, pencairannya lebih lama dan sering memerlukan agunan. Bagi Anda yang membutuhkan dana besar untuk investasi jangka panjang, pinjaman bank bisa menjadi pilihan yang lebih relevan.
Keamanan menjadi faktor penting dalam memilih layanan keuangan. Kredivo PayLater mengandalkan sistem keamanan berbasis enkripsi untuk melindungi data pengguna. Selain itu, layanan ini juga sudah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pinjaman bank juga menjamin perlindungan konsumen, bahkan menyediakan asuransi kredit jika terjadi gagal bayar. Namun, proses klaim asuransi biasanya memakan waktu dan cukup rumit.
Pada akhirnya, pilihan antara Kredivo PayLater dan pinjaman bank ditentukan oleh kebutuhan serta kondisi finansial masing-masing.
Kredivo PayLater lebih cocok untuk transaksi cepat dengan bunga ringan, sedangkan pinjaman bank relevan bagi mereka yang membutuhkan dana besar dengan tenor panjang.
Dengan mempertimbangkan aspek fleksibilitas, biaya, dan keamanan, Anda bisa menentukan layanan yang paling sesuai untuk mengelola keuangan secara bijak.