Advertorial

BRI Dukung Program Sapi Merah Putih untuk Swasembada Pangan Nasional

Kompas.com - 30/08/2025, 14:38 WIB

KOMPAS.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung swasembada pangan nasional. Komitmen itu diwujudkan melalui partisipasi dalam program Sapi Merah Putih pemerintah.

Sapi Merah Putih merupakan program peningkatan genetik yang dirancang untuk memperkuat industri sapi perah Indonesia. Program ini berfokus pada pengembangan sistem peternakan rakyat.

Peluncuran program Sapi Merah Putih berlangsung pada pameran flora dan fauna (Flona) 2025 di Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (29/8/2025).

Acara tersebut dihadiri Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, dan Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto.

Seperti diketahui, peningkatan kebutuhan susu nasional menjadi tantangan besar bagi pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Pada 2023, kebutuhan susu mencapai 4,53 juta ton, sedangkan produksi dalam negeri baru sekitar 18,54 persen atau 0,84 juta ton.

Kekurangan tersebut dipenuhi melalui impor sebanyak 3,7 juta ton. Untuk mengurangi ketergantungan pada impor, Bappenas bekerja sama dengan PT Moosa Genetika Farmindo (Moosa Genetics) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk menyelenggarakan program pengembangan sapi perah unggul yang dinamakan Sapi Merah Putih.

Dalam siaran pers yang diterima Kompas,com, Sabtu (30/8/2025), Hery menegaskan bahwa dukungan BRI terhadap program Sapi Merah Putih sejalan dengan misi perseroan. BRI ingin hadir di tengah masyarakat, terutama dalam mendukung sektor pangan dan agrobisnis.

Sebagai bank yang memiliki fokus pada pemberdayaan segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), lanjutnya, BRI turut mendorong keberhasilan Program Sapi Merah Putih melalui pembiayaan, pendampingan, serta penguatan ekosistem.

“Kami percaya, program ini akan berkontribusi besar dalam menciptakan ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, dan mengurangi impor sapi,” ujar Hery.

Dukungan BRI diwujudkan dalam bentuk fasilitas transaksi keuangan, pembiayaan modal kerja, dan investasi bagi PT Moosa serta mitra bisnisnya. PT Moosa merupakan perusahaan bioteknologi yang berfokus pada peningkatan genetik sapi lokal dan sapi perah melalui teknologi reproduksi hewan dan molekuler modern.

Dengan komitmen pada segmen UMKM serta jaringan kerja yang tersebar di seluruh pelosok negeri, BRI optimistis, kontribusi nyata ini dapat memperkuat produksi sapi lokal. Langkah tersebut juga diharapkan mampu menekan ketergantungan pada impor susu.

“Kami berharap, program Sapi Merah Putih tidak hanya menjadi simbol swasembada pangan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di pedesaan. BRI akan terus berada di garda depan untuk mendukung petani dan peternak Indonesia agar tumbuh serta menggerakkan roda ekonomi kerakyatan,” ucap Hery.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau