Advertorial

Dari Alutsista hingga Budaya Nusantara, Begini Kemeriahan Sparkling Indonesia 2025 di Living World Kota Wisata Cibubur

Kompas.com - 01/09/2025, 15:13 WIB

KOMPAS.com – Living World Kota Wisata Cibubur bekerja sama dengan Korem 061/Suryakencana menyelenggarakan Pekan Alutsista pada Rabu (27/8/2025) hingga Minggu (31/8/2025).

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian program tematik Living World Kota Wisata Cibubur sepanjang Agustus 2025, Sparkling Indonesia, dan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Republik Indonesia.

Pekan Alutsista dibuka oleh Komandan Resor Militer (Danrem) 061/Suryakancana Brigadir Jenderal TNI Faisol Izuddin Karimi pada Rabu. Ia didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bogor Zaenal Ashari serta Direktur Operasional Living World Kota Wisata Cibubur Theresia Setiadjaja.

Selama lima hari, masyarakat berkesempatan melihat langsung alat utama sistem pertahanan (alutsista) milik Tentara Republik Indonesia (TNI AD).

Deretan kendaraan dan persenjataan yang ditampilkan meliputi Mobil Maung, Rantis P6-Atav, Rantis Anoa Pindad, Unit Senkom Mobile, Kawasaki Concours 14 Abs, LCR Laut, hingga Meriam Howitzer 105 mm.

Selain pameran militer, acara juga menghadirkan joyride dengan Anoa, lomba, pameran usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), hingga edukasi wawasan kebangsaan untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air.

Theresia mengatakan, sebagai pusat gaya hidup di kawasan timur Jakarta dan Bogor, Living World Kota Wisata berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan lebih dari sekadar hiburan belanja, tetapi juga edukatif.

“Pekan Alutsista dihadirkan sebagai sarana edukasi pertahanan negara yang diharapkan mampu menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta Tanah Air, terutama di kalangan generasi muda,” ujar Theresia dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (1/9/2025).

Dengan penyelenggaraan program Sparking Indonesia, ia pun berharap, Living World Kota Wisata Cibubur dapat menjadi ruang berkumpul, belajar, dan sekaligus merayakan kemerdekaan bersama.

Hal ini, lanjutnya, sejalan dengan komitmen pihaknya untuk terus memperkuat peran sebagai pusat komunitas dan destinasi gaya hidup keluarga di kawasan timur Jakarta dan Bogor.

Edukasi kebangsaan

Faisol menjelaskan, Pekan Alutsista punya makna penting, yakni menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal kekuatan pertahanan negara serta menumbuhkan kecintaan terhadap TNI, negara, dan bangsa.

Kehadiran pameran UMKM pada acara tersebut, lanjutnya, juga merupakan bentuk dukungan nyata TNI terhadap ekonomi kerakyatan. Sejumlah UMKM yang dipamerkan antara lain adalah Promkop Makorem 061/S, Primkop 0621 Kabupaten Bogor, Rumah Kedelai, Cartenz, dan berbagai UMKM fesyen dan kuliner khas Bogor.

Komandan Resor Militer (Danrem) 061/Suryakancana Brigadir Jenderal TNI Faisol Izuddin Karimi, S.E. (kedua dari kanan) didampingi oleh Theresia Setiadjaja selaku Direktur Operasional Living World Kota Wisata Cibubur (ketiga dari kanan), meninjau pameran Alutsista dalam acara Pekan Alutsista di Living World Kota Wisata Cibubur pada Rabu (27/8/2025).Dok. Living World Komandan Resor Militer (Danrem) 061/Suryakancana Brigadir Jenderal TNI Faisol Izuddin Karimi, S.E. (kedua dari kanan) didampingi oleh Theresia Setiadjaja selaku Direktur Operasional Living World Kota Wisata Cibubur (ketiga dari kanan), meninjau pameran Alutsista dalam acara Pekan Alutsista di Living World Kota Wisata Cibubur pada Rabu (27/8/2025).

“Melalui ruang seperti ini, kami mendorong para pelaku usaha lokal untuk semakin kreatif, berdaya saing, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan bangsa,” kata Faisol.

Pada kesempatan itu, Faisol turut mengingatkan bahwa peringatan HUT RI Ke-80 mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak datang dengan sendirinya, tetapi melalui perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.

“Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif yang membangun semangat kebangsaan, persatuan, dan kepedulian sosial,” ujar Faisol.

Tidak hanya pameran alutsista dan UMKM, suasana Sparkling Indonesia di Living World Kota Wisata Cibubur juga diramaikan oleh pagelaran seni budaya Nusantara.

Pengunjung dapat menikmati beragam tarian tradisional, mulai dari tari Ratoh Jaroe khas Aceh, tari Janger Bali, Reog Ponorogo dari Jawa Timur, hingga tari Jaipong khas Jawa Barat.

Sebagai penutup, tampil pertunjukan Sasando Rote oleh Ganzerlana dan tari khas Nusa Tenggara Timur.

Sejak diresmikan pada 5 April 2024, Living World Kota Wisata Cibubur telah memosisikan diri sebagai pusat gaya hidup dengan konsep “Home Living, Lifestyle & Eat-ertainment.”

Mal tersebut dirancang dengan arsitektur bertema “Journey Through Java” yang memadukan unsur hutan, pegunungan, kayu, dan taman.

Selain menghadirkan tenant lokal dan internasional, Living World juga menekankan konsep ramah lingkungan (eco-friendly).

Fasilitas kawasan tersebut semakin lengkap dengan kehadiran hotel butik ARTOTEL – Living World Kota Wisata Cibubur.

Hotel tersebut menghadirkan konsep seni kontemporer dengan menampilkan karya enam seniman ternama, yakni Tutu, Rizky Januar, Ella Wijt, AT Sitompul, Bunga Yuridespita, dan Zent.

Dengan tema “Kaleidoscope of Nature,” karya-karya mereka menghiasi kamar hingga ruang publik hotel dan menghadirkan pengalaman menginap yang berbeda bagi para tamu.

Akses menuju Living World Kota Wisata Cibubur juga tergolong mudah. Lokasinya terhubung langsung dengan Tol Cimanggis-Cibitung serta terkoneksi dengan ruas tol Cinere-Jagorawi dan Jakarta-Cikampek.

Selain kendaraan pribadi, kawasan tersebut juga akan dilayani moda transportasi LRT dengan rute Cibubur-Cawang-Dukuh Atas.

Saat ini, warga juga sudah dimudahkan dengan layanan shuttle bus dari Kota Wisata menuju berbagai titik di Jakarta, mulai dari Sudirman, Senayan, Semanggi, ITC Mangga Dua, hingga Grogol.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau