Advertorial

BRI Masuk Jajaran Perusahaan Terbesar Versi Fortune Indonesia 100, Pimpin Industri Keuangan Nasional

Kompas.com - 04/09/2025, 11:33 WIB

KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali mencatatkan prestasi di kancah industri keuangan nasional. 

Dalam daftar Fortune Indonesia 100, BRI berhasil meraih peringkat teratas di sektor keuangan, serta menduduki peringkat keempat secara keseluruhan dari 100 perusahaan terbesar di Indonesia.

Mengutip publikasi resmi Fortune Indonesia 100, peringkat perusahaan ditentukan berdasarkan sejumlah indikator utama, antara lain pendapatan, laba bersih, total aset, ekuitas, hingga kapitalisasi pasar.

Terkait hal tersebut, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa keberhasilan BRI masuk ke jajaran perusahaan terbesar di Indonesia menjadi bukti ketangguhan fundamental kinerja perseroan.

“Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi pemacu semangat kami untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi seluruh stakeholders,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (4/9/2025).

Hery menyebut, arah baru transformasi yang diberi nama BRIVolution Reignite akan menjadi kunci utama dalam memperkuat posisi BRI sebagai universal bank kelas dunia yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebagai bank dengan jangkauan luas di seluruh Indonesia dan rekam jejak panjang, BRI memiliki fondasi kuat untuk menjadi bank terkuat di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. 

Sejumlah transformasi menyeluruh pun dijalankan guna memperkuat fundamental bisnis sekaligus meningkatkan daya saing jangka panjang perseroan.

Pertama, dari sisi pendanaan (funding engine), BRI fokus pada peningkatan dana murah (current account saving account/CASA) dan efisiensi biaya dana. Upaya ini dilakukan melalui transformasi CASA ritel, penguasaan ekosistem, serta optimalisasi transaksi.

Kedua, BRI melakukan optimalisasi cost of credit pada bisnis usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang selama ini menjadi kekuatan inti perseroan. 

Upaya itu dijalankan melalui perbaikan proses bisnis, pengembangan modelling bagi para mantri, serta penguatan sistem pemantauan risiko kredit agar pertumbuhan sektor UMKM tetap sehat dan terkelola dengan baik.

Ketiga, BRI melakukan rebranding menyeluruh untuk memperkuat posisi sebagai universal banking yang relevan bagi seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha.

Keempat, dari sisi budaya kerja (culture), BRI membangun lingkungan kerja yang mendorong peningkatan kinerja, transformasi SDM agar lebih produktif dan berdaya saing, serta menciptakan pemimpin yang mampu nata, nuntun, dan nagih.

Sebagaimana diketahui, Fortune Indonesia 100 adalah daftar yang dirilis setiap tahun sebagai potret korporasi yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional. 

Pada 2025, ambang batas pendapatan untuk masuk daftar tersebut meningkat dari Rp 10,54 triliun pada 2023 menjadi Rp 11,42 triliun pada 2024.

Total pendapatan dari 100 perusahaan terbesar ini menyumbang 26,93 persen dari produk domestik bruto (PDB) Indonesia, menjadikan daftar ini sebagai barometer penting dalam membaca dinamika perekonomian nasional.

“Pencapaian ini bukan hanya angka di atas kertas, melainkan bukti dari strategi, eksekusi, dan resiliensi perusahaan Anda di tengah dinamika pasar,” tulis Fortune yang dikutip pada Senin (25/8/2025).

BRI berhasil menduduki peringkat tertinggi di sektor keuangan serta peringkat keempat secara keseluruhan berkat catatan kinerja solid pada 2024. 

Perseroan membukukan pendapatan Rp 274,57 triliun, laba bersih Rp 60,15 triliun, total aset Rp 1.992,98 triliun, ekuitas Rp 317,09 triliun, serta kapitalisasi pasar mencapai Rp 561,16 triliun.

Pengakuan itu melengkapi apresiasi internasional yang sebelumnya diraih BRI dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 tahun 2025. BRI dinobatkan sebagai bank asal Indonesia dengan peringkat tertinggi sekaligus menempati posisi keempat di kategori sektor finansial se-Asia Tenggara.

Secara keseluruhan, BRI berada di peringkat ke-14 dari 500 perusahaan terbesar di kawasan berdasarkan pendapatan. Capaian ini menempatkan BRI sejajar dengan korporasi papan atas regional, bahkan melampaui sejumlah nama besar, seperti SEA dan Singapore Airlines dari Singapura, Charoen Pokphand Foods dari Thailand, serta Maybank dari Malaysia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau