KOMPAS.com – PT MRT Jakarta (Perseroda) meraih empat penghargaan tingkat nasional dalam ajang TOP Governance, Risk, and Compliance (GRC) Awards 2025 yang digelar di Hotel Raffles, Jakarta, Senin (8/9/2025).
Mengusung tema “Resilience to Sustainability: Leading Through GRC”, ajang tersebut diselenggarakan oleh majalah Top Business bekerja sama dengan Asosiasi GRC Indonesia, Indonesia Risk Management Professional Association (IRMAPA), Institute Compliance Professional Indonesia (ICoPI), Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia (PaGI), serta sejumlah mitra strategis.
Dalam ajang itu, MRT Jakarta meraih TOP GRC Awards 2025 #STAR 5 yang menandai pencapaian tertinggi dalam penerapan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan.
Selain itu, penghargaan The Most Committed GRC Leader 2025 juga disematkan kepada Direktur Utama MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat karena dinilai memiliki komitmen tinggi dalam mendukung kelengkapan sistem, infrastruktur, serta keberhasilan implementasi GRC di tubuh perusahaan.
Tak hanya itu, MRT Jakarta memperoleh Platinum Trophy TOP GRC Awards 2025 berkat konsistensi meraih predikat bintang lima selama lima tahun. Prestasi ini sekaligus menegaskan konsistensi perusahaan dalam menjaga standar tata kelola terbaik.
Penghargaan lainnya adalah The High Performing Board of Commissioner on GRC 2025 yang mengakui peran Dewan Komisaris MRT Jakarta dalam memastikan penerapan governance, risk, and compliance (GRC) berjalan optimal dan berkesinambungan.
Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda) Mega Tarigan serta Komisaris PT MRT Jakarta (Perseroda) Leles Sudarmanto.
Penghargaan TOP GRC Awards 2025 mencerminkan komitmen MRT Jakarta dalam tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan untuk mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.Direktur Utama MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat menyampaikan apresiasinya atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penerapan prinsip GRC merupakan hal fundamental bagi MRT Jakarta.
“Mulai dari sistem, infrastruktur, manajemen risiko, hingga manajemen kepatuhan harus diimplementasikan dengan baik karena akan mendukung peningkatan kinerja bisnis yang berkelanjutan,” ujar Tuhiyat dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (9/9/2025).
Ia menambahkan, era digital mendorong penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Digitalisasi tidak hanya untuk pengembangan bisnis, tetapi juga dalam pembangunan konstruksi MRT Jakarta.
Menurutnya, penghargaan itu bermanfaat dan bermakna sehingga perusahaan dapat menerapkan GRC secara terintegrasi dan berkesinambungan.
“Penerapan GRC terbukti memberikan MRT Jakarta kekuatan menghadapi tantangan, termasuk saat pandemi, sehingga tetap mampu bertahan dan berkembang dengan landasan GRC yang kuat,” kata Tuhiyat.
Sebagai badan usaha milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bergerak di bidang layanan transportasi publik, MRT Jakarta menyadari pentingnya tata kelola perusahaan yang baik untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Pada 2024, hasil penilaian GCG Assessment oleh BPKP memberikan skor 91,074 (Sangat Baik). Tingkat kematangan manajemen risiko juga menunjukkan capaian positif, dengan skor 4,11 dari skala 5 untuk risk maturity dan 4,13 dari skala 5 untuk risk culture.
Selain itu, MRT Jakarta telah memperoleh sertifikasi ISO Sistem Manajemen Terintegrasi ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, ISO 45001:2018, serta sertifikasi ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).