Advertorial

Terapkan Cambridge Enhanced dengan IB Framework, BINUS SCHOOL Serpong Siap Cetak Generasi Unggul di Segala Aspek

Kompas.com - 10/09/2025, 15:03 WIB

KOMPAS.com – Di tengah perubahan dunia yang begitu cepat, orangtua menghadapi tantangan baru dalam menyiapkan masa depan anak. Generasi muda kini tidak cukup hanya unggul secara akademik, tetapi juga harus adaptif, kreatif, kritis, mampu berkolaborasi, serta peduli pada lingkungan sekitar.

Kebutuhan terhadap pendidikan yang menyeluruh itulah yang dijawab oleh BINUS SCHOOL Serpong. Sekolah ini menerapkan Cambridge Enhanced dengan IB Framework, kurikulum yang memadukan ketelitian akademik Cambridge dengan kerangka inkuiri dari International Baccalaureate (IB).

“Dunia saat ini mungkin sudah tidak mengutamakan siswa yang belajar hanya untuk lulus ujian, tapi generasi yang dapat menerapkan ilmunya dengan kreativitas dan keberanian untuk memecahkan masalah. Ini alasan BINUS SCHOOL Serpong menggabungkan Cambridge dengan perspektif global IB,” ujar BINUS SCHOOL Serpong School Director, Gerald Donovan, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (9/9/2025).

Cambridge Enhanced dengan IB Framework lahir dari riset mendalam dan masukan para orangtua murid. Hasilnya adalah sistem pembelajaran yang selaras dengan aspirasi keluarga sekaligus relevan dengan tuntutan masa kini.

Melalui kombinasi Cambridge yang terstruktur dengan IB yang menekankan inkuiri, refleksi, dan wawasan global, para siswa dipersiapkan agar tidak hanya unggul dalam segi akademik, tetapi juga dalam kemampuan analitis, fleksibilitas, serta kreativitas menghadapi persoalan nyata.

Sejak jenjang “Early Years” atau Taman Kanak-kanak (TK) hingga “Grade 10” atau Sekolah Menengah Atas (SMA), siswa memperoleh pengalaman belajar yang menggabungkan standar akademik Cambridge dengan pendekatan IB yang menumbuhkan rasa ingin tahu dan kebiasaan reflektif.

Kemudian, pada Grade 11–12, siswa diarahkan ke jalur pribadi menuju kesiapan universitas dan karier. Mereka dapat memilih IB Diploma Programme atau Cambridge A-Levels, dua jalur yang diakui secara internasional.

Kedua program tersebut dilengkapi dengan bimbingan akademik dan konseling universitas profesional. Dengan begitu, setiap siswa memiliki arah yang jelas dan siap meraih cita-cita di perguruan tinggi dalam ataupun luar negeri.

Lebih dari sekadar akademik

Komitmen BINUS SCHOOL Serpong tidak berhenti pada pencapaian akademis. Melalui Cambridge Enhanced dengan IB Framework, sekolah ini juga menekankan pengembangan karakter, kepemimpinan, dan pertumbuhan pribadi.

Pembelajaran kolaboratif, pengalaman bermakna, serta integrasi nilai-nilai BINUS SPIRIT—yang terdiri dari Striving for Excellence, Perseverance, Integrity, Respect, Innovation, dan Teamwork—melatih siswa menjadi komunikator percaya diri, pemimpin yang peduli, serta warga dunia yang bertanggung jawab.

Pendekatan tersebut sejalan dengan karakter Kurikulum Cambridge yang holistik karena menggabungkan sains, matematika, bahasa, seni, dan humaniora. Dengan begitu, siswa berkembang tidak hanya dalam aspek logika dan akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, serta peka terhadap lingkungan sosial.

Selain itu, pembelajaran berbasis inkuiri mendorong siswa untuk aktif bertanya, bereksperimen, dan menemukan solusi. Cara ini membuat keterampilan berpikir kritis serta problem solving semakin terasah.

Di sekolah berkurikulum internasional, kualitas guru juga menjadi perhatian utama. Guru dilatih secara profesional agar dapat berperan sebagai mitra belajar. Fasilitas modern, seperti laboratorium sains, ruang seni, hingga teknologi digital juga mendukung pembelajaran interaktif yang lebih kaya.

Semua dukungan itu tidak lepas dari BINUS SCHOOL Serpong yang merupakan bagian dari BINA NUSANTARA dengan pengalaman hampir 45 tahun membina dan memberdayakan masyarakat di bidang edukasi. Dengan banyaknya hal yang ditawarkan, menjadikan pengalaman belajar di BINUS SCHOOL Serpong tidak hanya bertaraf internasional, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masa depan siswa.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau