Advertorial

Visa Schengen Cascade Hadir, tiket.com dan Singapore Airline Ungkap 5 Destinasi Eropa Favorit Wisatawan Indonesia

Kompas.com - 17/09/2025, 17:55 WIB

KOMPAS.com – Minat wisatawan Indonesia untuk menjelajahi Eropa semakin berkembang pesat, terutama setelah kebijakan visa Schengen cascade diberlakukan.

Kebijakan baru tersebut memberikan kemudahan dengan masa berlaku visa yang lebih panjang dan fleksibel. Dengan demikian, perjalanan lintas negara di Eropa menjadi semakin praktis.

Wisatawan Indonesia kini dapat menikmati berbagai destinasi Eropa tanpa perlu repot mengurus visa berulang kali. Perjalanan liburan pun menjadi lebih efisien dan bebas hambatan.

Momentum positif tersebut semakin diperkuat dengan pencapaian tiket.com yang meraih Indonesia Top Agent Award Full Year 2024 dari Singapore Airlines.

Penghargaan tersebut menegaskan posisi tiket.com sebagai mitra perjalanan tepercaya Singapore Airlines, maskapai premium dengan konektivitas global dan menjadi pintu utama menuju destinasi favorit di Eropa.

Director of Transportation tiket.com Andi Hendrawan mengatakan, pengakuan yang diterima pihaknya dari Singapore Airlines merupakan bentuk kepercayaan dan sekaligus tanggung jawab bagi tiket.com untuk terus menghadirkan pengalaman perjalanan terbaik.

“Dengan adanya visa Schengen cascade, kami melihat potensi peningkatan wisatawan Indonesia untuk menjelajahi Eropa dan tiket.com siap mendukung setiap langkah perjalanan mereka,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (16/9/2025).

Lima kota di Eropa favorit wisatawan Indonesia

Berkat kombinasi kemudahan visa Schengen cascade, kredibilitas tiket.com, serta jaringan global Singapore Airlines, perjalanan ke Eropa kini semakin mudah diwujudkan.

Berdasarkan data tiket.com, terdapat lima rute perjalanan ke kawasan Eropa yang paling diminati wisatawan Indonesia melalui penerbangan Singapore Airlines, yaitu Jakarta–Paris, Jakarta–Frankfurt, Jakarta/Surabaya–Amsterdam, Jakarta–Zurich, dan Surabaya–Milan.

Kelima kota tersebut memiliki daya tarik unik yang membuatnya kerap masuk daftar destinasi impian wisatawan. Mulai dari suasana romantis Paris hingga pesona mode Milan, berikut adalah rangkaian rekomendasi pengalaman yang bisa dinikmati di setiap destinasi.

  1. Paris – kota cinta yang abadi

Sulit membayangkan Eropa tanpa Paris, Prancis, kota yang dikenal romantis dan sarat sejarah. Di tengah kota, Menara Eiffel menjulang tinggi di taman luas Champ de Mars, tempat populer untuk piknik santai bagi pasangan maupun keluarga.

Di kota ini juga ada Louvre Museum yang menyimpan ribuan karya, termasuk Mona Lisa yang ikonik. Suasana seni juga terasa di Montmartre, kawasan bohemian dengan jalan berbatu, kafe-kafe kecil, dan galeri seni.

Di puncak bukit salah satu sudut Kota Paris berdiri Basilika Sacré de Cœur yang menawarkan pemandangan kota menakjubkan.

Saat malam tiba, gemerlap Paris tampak semakin menawan dari tepian Sungai Seine. Pelayaran di sungai ini menghadirkan suasana romantis, ditemani cahaya kota yang berkilau dan terpantul di permukaan air.

  1. Frankfurt – harmoni modern dan tradisi

Frankfurt bukan sekadar pusat bisnis Jerman, melainkan kota kaya sejarah dan budaya. Alun-alun tua dengan rumah kayu khas Jerman, Römerberg, menghadirkan suasana klasik Eropa yang memikat. Dari Main Tower, wisatawan bisa melihat panorama 360 derajat kota dan sekitarnya.

Pencinta seni dapat menikmati koleksi hebat di Städel Museum atau menelusuri jejak Johann Wolfgang von Goethe di Goethe House, rumah masa kecil sang maestro sastra Jerman.

Perpaduan tradisi dan modernitas ini yang membuat Frankfurt menarik, tidak hanya bagi pebisnis, tetapi juga bagi pencinta seni dan sejarah.

  1. Amsterdam – kota kanal dan seni

Amsterdam, Belanda, selalu memikat dengan kanal-kanalnya yang diakui UNESCO sebagai warisan dunia. Menyusuri kota ini dengan perahu menawarkan sudut pandang berbeda sebelum singgah di Rijksmuseum atau Van Gogh Museum yang menyimpan karya seni kelas dunia.

Kisah sejarah yang menyentuh dapat ditemukan di Anne Frank House. Di sini, pengunjung diajak melihat foto, video, hingga benda asli peninggalan masa Perang Dunia II.

Amsterdam, Belanda, menjadi salah satu kota di Eropa yang menjadi detinasi favorit wisatawan Indonesia versi tiket.com dan Singapore Airlines. dok. tiket.com Amsterdam, Belanda, menjadi salah satu kota di Eropa yang menjadi detinasi favorit wisatawan Indonesia versi tiket.com dan Singapore Airlines.

Tak jauh dari pusat kota, Zaanse Schans menghadirkan wajah Belanda tradisional, lengkap dengan kincir angin ikonik dan rumah kayu klasik.

Perjalanan ke Amsterdam juga belum lengkap tanpa mencicipi kuliner khas, seperti stroopwafel hangat, haring, atau patat frites dengan saus mayo kental yang mudah ditemui di kedai jalanan.

  1. Zurich – gerbang menuju Alpen

Kota Zurich, Swiss, menghadirkan perpaduan harmonis antara alam, budaya, dan kemewahan. Wisatawan bisa memulai perjalanan dengan berjalan santai di tepi Lake Zurich atau menelusuri Altstadt, kota tua yang dipenuhi bangunan bersejarah dan jalan berbatu.

Dari pusat kota, perjalanan singkat sekitar 20 menit dengan kereta akan membawa wisatawan ke Uetliberg. Lokasi ini merupakan titik ideal untuk hiking dengan panorama Pegunungan Alpen yang menakjubkan.

Bagi pencinta seni, Kunsthaus Zurich menampilkan koleksi lengkap dari klasik hingga modern. Sekitar satu jam perjalanan, Rhine Falls menanti sebagai air terjun terbesar di Eropa dengan pemandangan spektakuler.

Kunjungan ke Zurich juga tak lengkap tanpa mencicipi cheese fondue di restoran tradisional setelah seharian beraktivitas.

Salah satu waktu favorit mengunjungi Zurich adalah jelang Natal. Pasalnya, kota ini berubah menjadi negeri dongeng dengan pasar meriah, cahaya gemerlap, musik khas musim dingin, dan aroma rempah yang menggoda.

  1. Milan – antara mode, sejarah, dan romansa

Sebagai salah satu ibu kota mode dunia, Milan menyajikan pengalaman yang elegan dan sarat sejarah.

Di pusat kota, Duomo di Milano berdiri megah dengan arsitektur gotik yang memukau. Dari puncak atapnya, wisatawan dapat menikmati pemandangan kota yang menakjubkan.

Tak jauh dari Duomo, Galleria Vittorio Emanuele II mengundang pengunjung untuk berbelanja di dalam ruang bergaya klasik dengan atap kaca megah yang memancarkan cahaya alami dan menciptakan atmosfer mewah yang tetap hangat.

Bagi pencinta seni, The Last Supper karya Leonardo da Vinci di Santa Maria delle Grazie adalah salah satu karya paling legendaris yang wajib dilihat saat mengunjungi Milan.

Sementara itu, Sforza Castle menawarkan ruang publik yang sarat sejarah dan budaya. Di sini, pengunjung dapat menikmati taman yang indah, museum, serta arsitektur megah.

Bagi wisatawan yang ingin melarikan diri sejenak dari hiruk-pikuk kota, Lake Como yang berjarak 40 menit perjalanan kereta dari Milan Centrale menyajikan pemandangan danau yang romantis. Danau ini dikelilingi pegunungan dan sejumlah vila klasik.

Danau itu dapat menjadi tempat yang sempurna untuk merasakan ketenangan dan keindahan alam yang memesona.

Memudahkan perjalanan ke destinasi impian

Dengan segala keindahan yang ditawarkan Milan dan kota-kota Eropa lain, tiket.com hadir untuk memudahkan perencanaan liburan Anda.

Didukung oleh layanan pemesanan yang cepat, aman, dan transparan, serta konektivitas global Singapore Airlines yang tepercaya, perjalanan menuju Eropa kini semakin mudah dan menyenangkan.

“Apalagi, keberadaan Singapore Airlines yang dikenal akan kenyamanan kabin premium, kualitas layanan kelas dunia, dan konektivitas luas ke kota-kota besar di Eropa menjadikan pengalaman bepergian ke benua biru makin menyenangkan sejak awal perjalanan,” ujar Andi.

Selain itu, tiket.com juga menawarkan promo khusus. Dengan kode TIKETFLY, pelanggan bisa mendapatkan cashback hingga Rp 280.000 untuk pembelian tiket maskapai nasional ataupun internasional.

Kehadiran promo tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat Indonesia mewujudkan perjalanan impian ke Eropa.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau