KOMPAS.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menjadi tuan rumah untuk Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro yang diselenggarakan di Gelanggang Olahraga (GOR) Tambora Poltekpar, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (16/9/2025).
Dalam acara itu, PNM membawa 10 nasabah terpilih, yang terdiri dari sembilan nasabah Mekaar dan satu nasabah UlaMM, dari total 1000 nasabah dengan tujuan agar usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaannya dapat naik kelas.
Festival itu sendiri digagas oleh Kementerian UMKM serta bertujuan untuk memperkuat legalitas dan pelindungan.
Kemudian, acara juga hadir untuk membantu pengembangan usaha mikro melalui berbagai layanan, mulai dari perizinan, sertifikasi halal dan hal kekayaan atas intelektual (haki), hingga akses permodalan serta asuransi.
Bagi PNM, festival tersebut menjadi ruang strategis untuk mendampingi para pelaku usaha mikro agar mereka memahami pentingnya legalitas dan akses perlindungan usaha.
Lewat kehadiran booth layanan yang tersedia, PNM memberikan edukasi kepada masyarakat tentang peran pembiayaan ultra mikro serta manfaat program PNM Mekaar dan ULaMM yang terbukti membantu jutaan pelaku usaha kecil di seluruh Indonesia.
Selain itu, festival juga menjadi ajang penegasan dari komitmen perusahaan untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, aman, dan berdaya saing.
Menurut data Kementerian Koperasi dan UMKM, sektor UMKM berkontribusi lebih dari 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional
Sayangnya, masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki legalitas usaha ataupun perlindungan formal.
Meski begitu, Wakil Menteri UMKM Helvi Y Moraza tetap mengapresiasi peran dari para pelaku UMKM.
“Menjadi pemilik UMKM adalah kegiatan yang sangat mulia dan pejuang kemanusiaan. Sebab, dengan membuka usaha, mereka tidak hanya menopang keluarganya, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru, mengurangi pengangguran, dan sekaligus membantu mengurangi kemiskinan,” Ujar Helvi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (18/9/2025).
Sementara itu, Direktur Utama PT PNM Arief Mulyadi mengaku berterima kasih kepada Helvi atas dukungannya terhadap PNM
“Kami percaya bahwa UMKM adalah tulang punggung perekonomian bangsa. Dengan legalitas dan akses pembiayaan yang kuat, pelaku UMKM akan mampu tumbuh lebih besar, berdaya saing, dan menjadi penggerak ekonomi nasional,” kata Arief.
PNM optimistis bisa melahirkan pelaku usaha yang mandiri dan terlindungi. Lewat festival UMKM, PNM optimistis dapat melahirkan semakin banyak pelaku usaha yang mandiri dan terlindungi.
Dengan begitu, usaha kecil mampu naik kelas dan bertransformasi menjadi usaha berkelanjutan.
Semangat Tumbuh, Peduli, dan Menginspirasi yang diusung oleh PNM pun menjadi fondasi kuat untuk menghadirkan optimisme baru.
PNM percaya bahwa dari NTB hingga seluruh pelosok negeri, UMKM Indonesia akan terus tumbuh sebagai pilar ekonomi yang kokoh dan mampu membawa Indonesia menuju kesejahteraan yang lebih baik.
“Melalui ekosistem pembiayaan, pendampingan, dan program pelatihan berkelanjutan, PNM berharap, dapat terus memberikan dukungan signifikan bagi perkembangan usaha mikro di Indonesia serta membantu mereka tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” terang Arief.