Advertorial

Kota Bogor Optimistis Raih Predikat Tertinggi Anugerah Swasti Saba Wistara

Kompas.com - 19/09/2025, 22:13 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menargetkan predikat tertinggi Anugerah Swasti Saba Wistara dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat 2025.

Adapun target tersebut disampaikan Wali Kota (Walkot) Bogor Dedie A Rachim pada sesi Focus Group Discussion (FGD) sekaligus penutupan kegiatan Verifikasi Lapangan Anugerah Swastisaba Kabupaten/Kota Sehat 2025 di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), Rabu (17/9/2025).

Dedie mengatakan, berbagai langkah serta upaya telah dilakukan Pemkot Bogor bersama masyarakat sehingga optimisme tersebut memiliki dasar yang kuat.

“Pada dasarnya kami optimistis karena perjuangan dan usahanya sudah banyak. Kini, kami tinggal melihat hasil evaluasinya. Kalau sudah sesuai berarti mendapatkan penghargaan Swastisaba Wistara,” ujar Dedie dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (19/9/2025).

Meski begitu, Dedie menegaskan, penghargaan bukanlah tujuan utama, melainkan manfaat nyata yang dirasakan warga Kota Bogor.

“Bagi kami, penghargaan penting. Namun, lebih penting lagi adalah masyarakat merasakan betul langkah-langkah kebijakan yang diambil Pemkot Bogor. Kalau nanti kami mendapatkan penghargaan, tentu sangat berterima kasih dan mengapresiasi. Mudah-mudahan penghargaan ini bisa menjadi motivasi,” ungkap Dedie.

Lebih lanjut, Dedie menambahkan, Pemkot Bogor berkomitmen melaksanakan kebijakan yang tepat, didukung alokasi anggaran dan pelaksanaan program yang berdampak langsung.

Pihaknya pun berkomitmen mewujudkan kinerja secara optimal melalui penetapan kebijakan yang tepat serta langkah teknis pemberian anggaran dan pelaksanaan program.

“Dari situ nanti yang menilai sebetulnya masyarakat,” kata Dedie.

Sementara itu, Administrator Kesehatan Ahli Muda Direktorat Kesehatan Lingkungan (Kesling) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Ely Setyawati, selaku Tim Verifikator Lapangan Jawa Barat 2, turut mengapresiasi kinerja Pemkot Bogor.

Adapun verifikasi lapangan Kota Sehat di Kota Bogor berlangsung sejak Senin (15/9/2025) hingga Rabu (17/9/2025).

Ia menilai, keterlibatan masyarakat, komitmen pemerintah daerah (pemda), serta dukungan swasta sudah berjalan baik.

“Kami mengapresiasi kerja keras Pemkot Bogor. Kami sudah bisa melihat hasil dari dokumen yang ada dengan validasi lapangan dalam fisik. Dari masyarakat bawah hingga komitmen pemda serta peran serta swasta juga sudah berjalan cukup baik,” terang Ely.

Ia menambahkan, hasil verifikasi lapangan tersebut akan dilanjutkan ke tahap pleno di tingkat pusat dalam dua minggu ke depan untuk menetapkan hasil akhir.

“Setelah ini, kami melaksanakan pleno dan dilanjutkan dengan proses penetapan. Mudah-mudahan harapan Kota Bogor bisa terwujud,” kata Ely.

Dengan capaian tersebut, Pemkot Bogor berharap, optimisme tersebut membuahkan hasil terbaik sekaligus memotivasi seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan Kota Bogor yang sehat.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau