Advertorial

Telkom Hadirkan Solusi Digital Terintegrasi untuk SLB di Seluruh Indonesia

Kompas.com - 22/09/2025, 17:16 WIB

KOMPAS.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk secara konsisten terus memperkuat akses digital bagi sekolah luar biasa (SLB) di seluruh Indonesia melalui program Application, Network, Device (AND).

Program AND merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom.

Melalui program itu, Telkom tidak hanya berusaha menghadirkan solusi teknologi, tetapi juga membangun jembatan menuju pendidikan inklusif yang lebih merata di seluruh Nusantara.

Inisiatif tersebut sejalan dengan komitmen Telkom dalam mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin ke-10 tentang Mengurangi Kesenjangan.

Untuk diketahui, SLB merupakan lembaga pendidikan yang menjadi bagian penting dari sistem pendidikan nasional.

Sekolah tersebut diperuntukkan bagi peserta didik dengan keterbatasan fisik ataupun mental agar mereka dapat mengembangkan potensi secara optimal.

Menurut Statistik SLB yang disusun Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) 2025, jumlah SLB di Indonesia terus meningkat dalam tiga tahun terakhir.

Namun, berdasarkan data Goodstats, sebaran SLB di Indonesia masih belum merata sehingga akses pendidikan inklusif di sejumlah wilayah menghadapi tantangan besar, baik dari sisi fasilitas maupun sumber daya pendukung.

Perangkat dari program AND yang digunakan oleh siswa SLB.Dok. Telkom Perangkat dari program AND yang digunakan oleh siswa SLB.

Oleh karena itu, setiap siswa SLB diharapkan dapat mengembangkan potensi terbaiknya, menjadi generasi yang percaya diri, berdaya saing, dan siap menghadapi masa depan digital lewat AND.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto mengatakan, sepanjang 2025, Telkom telah menyalurkan bantuan AND ke 71 SLB di seluruh Indonesia.

Satu paket AND terdiri dari seperangkat komputer, jaringan nirkabel, serta aplikasi Pijar Sekolah.

Bantuan tersebut dirancang agar sekolah tidak hanya memperoleh perangkat/device, tetapi juga ekosistem digital yang terintegrasi untuk menunjang proses belajar-mengajar.

“Manfaat dari program AND ini dirasakan langsung oleh siswa dan guru. Bagi siswa SLB, perangkat digital membuka kesempatan belajar yang lebih interaktif dan setara dengan sekolah reguler,” ujar Hery dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (22/9/2025).

Lewat AND, tambah Hery, siswa juga dapat mengakses materi pembelajaran berbasis digital, menggunakan aplikasi edukasi inklusif, dan berinteraksi dengan teknologi terbaru yang membantu keterampilan adaptasi di era digital.

Melalui program AND, Telkom tidak hanya memberikan perangkat dan akses, tetapi juga membuka peluang bagi siswa SLB untuk menikmati pengalaman belajar yang setara, inklusif, dan berdaya saing di era digital.

Sementara, bagi guru dan tenaga pendidik, perangkat dari program AND memudahkan mereka dalam menyusun materi, mengakses sumber belajar yang lebih luas, serta mengadopsi metode pengajaran berbasis teknologi.

Telkom juga memberikan pelatihan intensif agar guru dapat mengoptimalkan pemanfaatan perangkat dan aplikasi dalam kegiatan belajar sehari-hari.

Siswa dan Guru sedang menggunakan perangkat komputer dari program AND. Dok. Telkom Siswa dan Guru sedang menggunakan perangkat komputer dari program AND.

“Bagi sekolah, jaringan nirkabel yang terpasang memastikan konektivitas lancar sehingga kegiatan belajar tidak hanya terbatas pada ruang kelas, tetapi juga dapat menjangkau model pembelajaran kolaboratif dan hibrida,” terang Hery.

Hery menambahkan, Telkom memiliki komitmen untuk memastikan transformasi digital dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.

Sebab, bagi Telkom, pendidikan inklusif adalah hak setiap warga negara.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau