Advertorial

Yantie Rachim Dikukuhkan Kembali sebagai Bunda Peduli Stunting Kota Bogor

Kompas.com - 25/09/2025, 20:18 WIB

KOMPAS.com - Yantie Rachim kembali dipercaya untuk mengemban peran sebagai Bunda Peduli Stunting Bogor dalam acara “Rembuk Stunting Tingkat Kota Bogor 2025” di Ballroom Hotel Royal Bogor, Rabu (24/9/2025).

Pengukuhan tersebut menandai komitmen berkelanjutan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menanggulangi angka stunting dan memastikan generasi penerus yang sehat dan berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, Yantie bersyukur dan bertekad untuk terus berperan aktif mendampingi masyarakat dalam membangun pola asuh yang baik dan pemenuhan gizi anak, khususnya ibu dan keluarga.’

Selain amanah, pengukuhan tersebut merupakan tanggung jawab moral baginya untuk terus mengedukasi, mengajak, dan menggerakkan seluruh lapisan masyarakat agar peduli terhadap pencegahan stunting.

“Melalui kerja sama sinergis pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta elemen masyarakat lainnya, saya berharap Bogor dapat menekan angka stunting hingga ke titik terendah,” ungkap Yantie dalam siaran tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (25/9/2025).

Yantie juga menekankan pentingnya peran posyandu dalam mendukung program pencegahan stunting yang lebih terintegrasi.

Sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu Terintegrasi 6 SPM, ia berharap gerakan tersebut dapat berjalan seiring program posyandu di tingkat kota dan wilayah. Terlebih, posyandu merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar, termasuk pemantauan tumbuh kembang anak.

“Dengan sinergi yang baik, saya yakin kami bisa memperkuat fondasi keluarga sehat di Kota Bogor,” tuturnya.

Isu stunting, kata Yantie, lebih dari sekadar masalah kesehatan anak, tetapi juga masa depan bangsa. Pasalnya, anak-anak merupakan aset berharga. Mereka harus tumbuh sehat, cerdas, dan bahagia.

“Mari bersama-sama mewujudkan Bogor yang semakin peduli sehingga dapat mencetak generasi emas untuk membawa kemajuan bangsa,” pungkas Yantie.

Pengukuhan Yantie Rachim sebagai Bunda Peduli Stunting diharapkan mampu memperkuat program pencegahan stunting di Bogor. Acara ini diharapkan menjadi inspirasi bagi keluarga untuk lebih memperhatikan pola makan, kebersihan, serta kesehatan anak sejak dini.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau