KOMPAS.com – BPJS Kesehatan sukses membawa pulang empat penghargaan di ajang Stellar Workplace Awards 2025, Kamis (25/9/2025).
Empat penghargaan tersebut adalah Stellar Special Category: Best Stellar Workplace Awards in Government Sector, Top 5 Companies with Most Innovative Well-Being Program, Stellar Workplace Recognition in Employee Commitment, dan Stellar Workplace Recognition in Employee Satisfaction.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti bersama Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan Andi Afdal.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menyebut, capaian tersebut merupakan tahun ketiga BPJS Kesehatan meraih penghargaan Stellar Workplace Awards.
Menurut dia, apresiasi berturut-turut itu menunjukkan bahwa BPJS Kesehatan mampu menciptakan iklim kerja modern dan adaptif serta merangkul keterlibatan pegawai dalam menghadapi tantangan ke depan.
Institusi tersebut juga dianggap berhasil membangun situasi kerja yang positif, lingkungan yang harmonis, sehat, dan berdaya saing tinggi.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, loyalitas, dan semangat seluruh Duta BPJS Kesehatan dalam menjalankan tugasnya mengelola Program JKN,” ujar Ghufron dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (26/9/2025).
Capaian tersebut, kata dia, memperlihatkan komitmen BPJS Kesehatan dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi seluruh Duta BPJS Kesehatan.
“Mudah-mudahan penghargaan ini bisa memotivasi kita untuk terus berinovasi memberikan yang terbaik bagi seluruh peserta JKN,” imbuh Ghufron.
BPJS Kesehatan, sambungnya, menjaga kualitas kinerja pegawai dengan menciptakan kondisi yang mendukung perkembangan talenta, termasuk meningkatkan employee engagement.
Ia menilai, tingkat keterikatan yang tinggi merupakan salah satu kunci untuk mencapai target kinerja organisasi.
Sementara itu, Chairman of Steering Committee Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) Yunus Trionggo menjelaskan bahwa future-ready workplace dibangun melalui tiga dimensi utama.
Pertama, dimensi organisasi yang mencakup struktur, budaya, dan arah strategis dalam menghadapi perubahan.
Kedua, dimensi people yang menitikberatkan pada kesiapan, kesejahteraan, kepemimpinan, dan pengembangan individu.
Ketiga, dimensi digital yang berfokus pada integrasi teknologi serta kemampuan inovatif di era digital.
“Pada Stellar Workplace Awards tahun ini, yang menarik, di tengah berbagai dinamika, situasi, dan kondisi geopolitik Indonesia, skor survei employee engagement tahun ini justru naik dibanding tahun lalu,” papar dewan juri Stellar Workplace Awards 2025 itu.
Fenomena itu, kata Yunus, memperlihatkan keberhasilan pemimpin organisasi dalam mengelola engagement pegawai di masing-masing tempat kerja.
Sebagai informasi, acara penganugerahan Stellar Workplace Awards 2025 turut dihadiri Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan Anwar Sanusi serta Managing Editor Kontan Hendrika Yunapritta.