Advertorial

Dedie Rachim Boyong 2 Penghargaan pada Musda XV Gerakan Pramuka Jawa Barat

Kompas.com - 30/09/2025, 13:35 WIB

KOMPAS.com - Wali Kota Bogor sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Bogor, Dedie A Rachim memboyong dua penghargaan dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XV Gerakan Pramuka Jawa Barat Tahun 2025 yang digelar di Bumi Kitri Kwarda Jawa Barat, Bandung, mulai Senin (29/9/2025) hingga Selasa (30/9/2025).

Penghargaan pertama berupa Piagam Penghargaan dari Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat diberikan kepada Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Bogor. Piagam tersebut merupakan bentuk apresiasi atas perhatian dan dukungan besar Dedie Rachim terhadap Gerakan Pramuka di Kota Bogor.

Selain itu, Kota Bogor juga berhasil meraih prestasi sebagai Juara II Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Tergiat Tingkat Jawa Barat Tahun 2025.

Adapun peringkat Kwarcab Tergiat tahun ini diraih oleh Kabupaten Bogor sebagai juara pertama, Kota Bogor juara kedua, dan Kabupaten Majalengka juara ketiga.

Sementara itu, penghargaan Piagam Mabicab hanya diberikan kepada tujuh daerah se-Jawa Barat yang dinilai memiliki perhatian besar terhadap pembinaan kepramukaan.

Ketujuh daerah tersebut adalah Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bekasi, Kota Depok, dan Kabupaten Majalengka.

Kota Bogor juga berhasil meraih prestasi sebagai Juara II Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Tergiat Tingkat Jawa Barat Tahun 2025.Dok Pemkot Bogor Kota Bogor juga berhasil meraih prestasi sebagai Juara II Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Tergiat Tingkat Jawa Barat Tahun 2025.

“Alhamdulillah, Kota Bogor kembali meraih penghargaan dari Ka Kwarda Pramuka Jawa Barat sekaligus menjadi Kwarcab Tergiat ke-2 Tingkat Jawa Barat. Prestasi ini menjadi bukti bahwa gerakan kepramukaan di Kota Bogor terus berkembang dan memberikan kontribusi positif,” ujar Dedie Rachim dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Selasa.

Dalam acara tersebut, hadir pula Ketua Kwartir Nasional (Ka Kwarnas) Pramuka, Budi Waseso yang menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan terhadap gerakan pramuka.

“Hal yang paling penting adalah bagaimana pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder mendukung kepramukaan di seluruh Indonesia. Dengan sinergi yang kuat, kita dapat mempersiapkan generasi emas Indonesia pada tahun 2045,” jelasnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau