KOMPAS.com - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengingatkan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan sebaik-baiknya tanpa harus menunggu suatu keluhan masyarakat menjadi viral di media sosial.
Ia menegaskan bahwa respons perangkat daerah terhadap keluhan dan harapan masyarakat merupakan tanggung jawab yang diamanahkan.
“Jalani tugas pokok dan fungsinya. Laksanakan langkah-langkah yang sudah menjadi standar atau SOP-nya. Jadikan tugas sehari-hari sebagai bagian dari tanggung jawab kita bersama," kata Dedie Rachim saat memimpin apel pagi rutin di Plaza Balai Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (29/9/2025).
Dedie Rachim melanjutkan, jika ingin maju bersama, jangan menunggu perhatian atau teguran baru bergerak. Kesemrawutan yang ada jangan sampai dibiarkan hingga viral di media sosial, tetapi harus diperhatikan dan ditindaklanjuti agar ke depan menjadi lebih baik.
“Saya ingatkan semua agar bekerja dengan sebaik-baiknya dan sesuai tugas pokok dan fungsinya. Laksanakan tanggung jawab tanpa harus menunggu ada teguran atau viral dahulu. Cukup jalankan tupoksi dengan baik,” tegas Dedie Rachim.
Pada kesempatan tersebut, Dedie Rachim turut menyerahkan piagam penghargaan kepada Polisi Cilik (Pocil) dari SD Negeri Cipaku 2 dan SD Negeri 3 Bangka yang berhasil meraih Juara 1 Lomba Polisi Cilik Tingkat Polda Jabar 2025 pada 11 September 2025. Capaian ini melengkapi prestasi sebelumnya pada 2023 dan 2024.
“Terima kasih kepada anak-anak yang berhasil juara dan mengharumkan nama Kota Bogor serta mempertahankannya kesekian kalinya. Ini prestasi luar biasa dan harus kita apresiasi,” ujar Dedie Rachim.
Sebagai informasi, pada Selasa (1/7/2025), Polisi Cilik dari SD Negeri Cipaku 2 dan SD Negeri 3 Bangka mendapatkan kepercayaan mengisi acara pada peringatan Hari Bhayangkara 2025 di hadapan Presiden Prabowo Subianto.