KOMPAS.com – Ajang lari bertema lingkungan Rhino Eco Run 2025 sukses digelar di kawasan wisata Tanjung Lesung, Banten, Minggu (29/9/2025).
Event yang berlangsung untuk kedua kalinya itu dipusatkan di Lalassa Beach - KEK Tanjung Lesung dan diikuti 500 peserta dari Jakarta , Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, hingga luar pulau, Jawa seperti Sumatera dan Kalimantan.
Bupati Pandeglang Dewi Setiani menyebut Rhino Eco Run 2025 bukan hanya event yang menggabungkan olahraga dan pariwisata, melainkan memberikan dampak positif terhadap pelestarian lingkungan.
“Event ini juga mendukung konservasi badak Jawa, salah satu spesies paling langka di dunia. Selain mendorong gaya hidup sehat, Rhino Eco Run turut menarik partisipasi komunitas lari lokal dan nasional, membangun semangat sportivitas, serta mengangkat destinasi wisata, seperti Taman Nasional Ujung Kulon sebagai habitat asli badak Jawa,” ujar Dewi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (1/10/2025).
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pandeglang, Rahmat Zultika. Ia menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar perayaan olahraga lari, melainkan mengusung misi meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai konservasi satwa langka sekaligus mendukung pariwisata berkelanjutan di destinasi prioritas nasional.
Rute unik dan atraksi budaya
Tahun ini, Rhino Eco Run 2025 menghadirkan berbagai kategori lomba, mulai dari umum pria dan wanita hingga pelajar pria dan wanita, dengan hadiah senilai jutaan rupiah.
Pemenang Rhino Eco Run 2025. Menurut Promotion PT Banten West Java Rina Lumbantoruan, para peserta menikmati pengalaman istimewa karena rute lomba memadukan pesona pantai Tanjung Lesung, keindahan pedesaan, dan nuansa budaya lokal.
“Berlari di sepanjang tepi pantai dengan panorama laut yang segar dan menyejukkan membuat event ini terasa unik dan berkesan,” kata Rina.
Selain lomba lari, acara juga dimeriahkan dengan atraksi budaya serta pasar usaha mikro kecil dan menengan (UMKM) lokal, sehingga peserta maupun wisatawan bisa menikmati olahraga, wisata, dan kontribusi pada pelestarian alam sekaligus.
Gaya hidup sehat dan promosi destinasi
Direktur Utama PT Banten West Java, Poernomo Siswoprasetijo, menegaskan bahwa Rhino Eco Run juga menjadi ajang untuk mendorong generasi muda menerapkan gaya hidup sehat.
“Rhino Eco Run 2025 bukan hanya event olahraga, melainkan sarana untuk memperkenalkan pesona Tanjung Lesung sebagai destinasi pariwisata unggulan, dengan keindahan pantai, kekayaan budaya, serta kedekatannya dengan Taman Nasional Ujung Kulon,” ucap Poernomo.
Managing Director PT Banten West Java, Widi Widiasmanto, menambahkan bahwa Rhino Eco Run memiliki makna lebih luas.
“Event ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga kampanye konservasi global. Kami ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap perlindungan badak Jawa, satwa langka endemik Indonesia,” ujar Widi.
Dukungan pemerintah
Rhino Eco Run 2025 turut mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata. Adhyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Madya Dr Hidayat, MM, menilai event ini selaras dengan upaya pemerintah dalam memperkuat branding sport tourism di Indonesia.
“Dukungan ini juga menjadi bagian dari strategi untuk menjadikan pariwisata berkelanjutan sebagai kekuatan baru, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap konservasi badak Jawa,” jelasnya.
Dengan berakhirnya Rhino Eco Run 2025, ajang ini meninggalkan kesan mendalam bagi peserta, wisatawan, maupun masyarakat sekitar.
Lebih dari sekadar lomba lari, Rhino Eco Run menjadi simbol kolaborasi olahraga, konservasi, dan pariwisata. Keberhasilannya diharapkan dapat menginspirasi gerakan menjaga lingkungan serta memperkuat posisi Tanjung Lesung sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia.
Informasi lebih lanjut mengenai berbagai aktivitas di Tanjung Lesung dapat diakses melalui website resmi www.tanjunglesungbeachresort.com atau melalui media sosial Instagram @tanjunglesung.resort