Advertorial

Koridor 5 dan 6 Biskita Transpakuan Bogor Kembali Beroperasi

Kompas.com - 07/10/2025, 17:06 WIB

KOMPAS.com – Dua koridor andalan Biskita Transpakuan, yakni Koridor 5 (rute Ciparigi–Stasiun Bogor) dan Koridor 6 (rute Parung Banteng–Stasiun Bogor), kembali beroperasi.

Peresmian tersebut ditandai dengan flag off secara simbolis oleh Wali Kota (Walkot) Bogor Dedie A Rachim pada Senin (6/10/2025).

Pengoperasian kembali dua rute tersebut menandai peningkatan layanan transportasi publik di Kota Bogor yang selama ini dinantikan masyarakat.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengalokasikan dana sebesar Rp 13 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025 untuk mengoperasikan kembali armada Biskita.

Saat ini, terdapat empat koridor yang sudah kembali beroperasi, yaitu Koridor 1, 2, 5, dan 6. Total ada 49 unit bus yang melayani mobilitas warga setiap hari.

“Biskita adalah representasi uang rakyat, kembali ke rakyat dalam bentuk layanan transportasi. Kalau menurut saya, ini sangat memadai. Layanan Biskita dimulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB,” ujar Dedie dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (7/10/2025).

Ke depan, lanjut Dedie, Pemkot Bogor berencana menambah dua koridor baru untuk melengkapi sistem Biskita hingga enam koridor penuh.

“Jadi, tinggal koridor 3 dan 4. Nah, ini yang harus kami perjuangkan dari sisi anggaran, tetapi juga perlu ada kemampuan keuangan daerah. Ditambah juga ada perusahaan atau armada yang nantinya mau ikut serta di dalam rencana penambahan koridor baru,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Dedie turut meninjau operasional Biskita guna memastikan fasilitas dan layanan berjalan optimal.

Dedie menambahkan, seluruh wilayah di Kota Bogor idealnya terlayani enam koridor agar mobilitas warga semakin efisien.

Selain itu, Dedie juga mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk melakukan rerouting dan konversi angkutan kota lintas wilayah sehingga dapat terintegrasi dengan program bus rapid transit (BRT) tingkat provinsi.

“Sebetulnya ini harapan dari masyarakat dan seluruh pihak untuk bisa menikmati layanan publik yang aman, nyaman, tepat waktu, dan modern. Tentu saja ini menjadi sebuah harapan baru bagi masyarakat untuk bisa menikmati layanan dari pemerintah,” kata Dedie.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau