Advertorial

Ibu-Ibu PNM Mekaar Bawa Kuliner Lombok ke MotoGP Mandalika 2025

Kompas.com - 09/10/2025, 15:57 WIB

KOMPAS.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengusaha ultramikro untuk tumbuh.

Terkini, PNM memfasilitasi sembilan nasabah Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) terpilih di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk berpartisipasi memasarkan produk unggulannya dalam ajang internasional MotoGP Mandalika 2025.

Melalui partisipasi ini, para nasabah mendapatkan kesempatan memamerkan produk kuliner unggulan khas Lombok kepada ribuan pengunjung dari dalam dan luar negeri.

Keterlibatan tersebut menjadi peluang berharga bagi nasabah untuk memperluas jangkauan pasar dan sekaligus memperkenalkan cita rasa lokal ke panggung global.

Adapun kuliner otentik, seperti sate rembiga, sate pusuk, sate bulayak, hingga nasi puyung menjadi daya tarik tersendiri. Semua hidangan itu merupakan hasil olahan tangan terampil ibu-ibu nasabah PNM Mekaar.

Berkat hal tersebut, ajang MotoGP Mandalika 2025 tidak hanya menyajikan aksi balap yang mendebarkan, tetapi juga menampilkan kekayaan kuliner khas Lombok yang memikat para wisatawan.

Bagi para ibu nasabah, kesempatan tampil pada ajang internasional sebesar MotoGP Mandalika menjadi pengalaman yang membanggakan dan mengharukan sekaligus.

Mereka pun merasa senang dapat menyuguhkan hidangan khas daerah kepada pengunjung, termasuk turis dari berbagai negara.

Antusiasme pengunjung pun sangat tinggi. Banyak dari mereka mencicipi dan menikmati hidangan para nasabah hingga produk yang dijajakan ludes terjual selama acara berlangsung.

Selain menikmati cita rasa masakannya, tak sedikit pembeli mengaku merasakan kehangatan, keramahan, dan cerita di balik setiap sajian.

Sekretaris PNM L Dodot Patria Ary mengungkapkan rasa bangganya terhadap ibu-ibu nasabah Mekaar yang bisa hadir di ajang internasional seperti MotoGP Mandalika 2025.

“Mereka tidak sekadar berjualan. Kehadiran merek menjadi bukti bahwa usaha ultra mikro memiliki potensi besar untuk tampil di panggung global. PNM akan terus mendampingi ibu-ibu Mekaar agar cita rasa lokal bisa terus melaju lebih jauh hingga dikenal di panggung global," ujar Dodot dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (9/10/2025).

PNM percaya, saat perempuan diberi peluang dan didampingi dengan tepat, mereka tidak hanya menguatkan keluarga, tapi juga menggerakkan bangsa.

“PNM akan terus membuka ruang bagi ibu-ibu Mekaar untuk tumbuh, melangkah lebih jauh, dan membawa nama Indonesia ke panggung dunia. Sebab, setiap langkah kecil mereka hari ini adalah awal dari masa depan yang lebih membanggakan,” ucap Dodot.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau