KOMPAS.com – Pendidikan merupakan hak dasar setiap anak, tanpa terkecuali. Di tengah hiruk-pikuk Jakarta Utara yang padat penduduk dengan kerentanan sosial ekonomi yang tinggi, semangat belajar para siswa Sekolah Dasar (SD) Khusus Al Rahmah menjadi bukti nyata ketahanan dan harapan.
Selama bertahun-tahun, para siswa harus berjuang melawan keterbatasan fisik sekolah, mulai dari ruang kelas yang panas, memburuk, dan minim fasilitas hingga laboratorium komputer yang tak memadai.
Bagi anak-anak dan keluarga dari latar belakang ekonomi rentan yang menempuh pendidikan di sini, kondisi itu tidak hanya menyulitkan, tetapi juga mengancam kesetaraan dalam akses pendidikan berkualitas.
Dalam konteks itu, intervensi bukan sekadar perbaikan gedung, melainkan pemberian ruang yang layak untuk tumbuh, belajar, dan bermimpi.
Pada 2025, program KB Securities-Overseas Rainbow Classroom yang diimplementasikan oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) kembali dilaksanakan untuk ketiga kalinya. Kali ini, SD Khusus Al Rahmah di Jakarta Utara terpilih menjadi penerima manfaat.
Direktur Nasional WVI Angelina Theodora mengatakan bahwa pihaknya merasa terhormat dapat kembali berkolaborasi dengan KB Securities dalam pembangunan Rainbow Class di Indonesia.
Pada 2022-2023, KB Securities telah mendukung renovasi ruangan yang dilakukan pada lima sekolah di daerah Jakarta.
“Kami juga bersyukur saat mendengar bahwa tidak hanya murid-murid di SD Khusus Al Rahmah, ruang kelas ini nantinya akan dapat digunakan juga oleh murid-murid dari SMP dan SMA Al Rahmah. Semoga ruang kelas yang telah dibangun dapat menjadi tempat pembelajaran yang aman dan nyaman bagi anak-anak,” ujar Angelina dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (8/10/2025).
Kondisi ruang kelas baru Sekolah Dasar Khusus Al Rahmah, Jakarta Utara, Kolaborasi multipihak untuk dampak yang lebih maksimal
Sebagai informasi, program tersebut melibatkan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara serta kepala pelaksana pendidikan tingkat kecamatan dalam merekomendasikan sekolah-sekolah yang membutuhkan dukungan renovasi sarana dan prasarana.
Melalui kolaborasi dengan KB Securities-Overseas Rainbow Classroom, proyek itu juga berhasil menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman serta berkelanjutan dengan merenovasi fasilitas, memasang panel surya, serta menyediakan tempat sampah pilah organik dan anorganik.
Tak hanya berfokus pada perbaikan fisik, program itu juga menekankan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan guru dan siswa.
Dengan memperkuat kemampuan tenaga pengajar dalam mengintegrasikan isu iklim ke dalam pembelajaran, proyek tersebut mendorong kesadaran lingkungan tidak hanya untuk dipahami, tetapi juga diterapkan secara aktif dan berkelanjutan di tingkat sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi (Kasie) SD Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara 2 Muhaeri mengapresiasi inisiatif itu.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya (kami sampaikan) kepada Wahana Visi Indonesia yang telah memberikan perhatian nyata dalam mendukung sarana dan prasarana pendidikan, khususnya melalui renovasi ruang kelas dan laboratorium komputer di SD Khusus Al Rahman,” ucap Muhaeri.
Menurutnya, fasilitas yang memadai akan memberikan semangat baru, bukan hanya bagi para siswa, melainkan juga bagi para guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar
“Dengan adanya dukungan ini, semoga SD Khusus Al Rahmah dapat terus berkembang menjadi sekolah yang unggul, inklusif, dan memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi terbaiknya,” tutur Muhaeri.
Proses belajar mengajar siswa dengan fasilitas teknologi di SD Khusus Al Rahmah. Chief Executive Officer (CEO) KB Securities Sung-Hyun Kim menuturkan, sebagai afiliasi dari KB Financial Group—grup keuangan terbesar di Korea—KB Securities telah melaksanakan proyek kontribusi sosial secara tahunan sejak masuk ke Indonesia pada 2022.
“Di antara inisiatif itu, kami berupaya meningkatkan lingkungan pendidikan untuk generasi mendatang memegang arti khusus,” kata Kim.
Adapun proyek “Overseas Rainbow Classroom” menyediakan kesempatan belajar yang lebih baik bagi siswa dengan potensi tak terbatas. Proyek ini berupaya mendorong perkembangan sosial yang harmonis melintasi batas negara.
Ketua Yayasan Al Rahmah Muhammad Nurin menambahkan bahwa proyek tersebut telah dikerjakan dengan hasil memuaskan.
“Saat ini, saya termasuk orang yang sangat berbahagia, karena pembangunan tiga ruang kelas baru dan laboratorium komputer bantuan dari Wahana Visi Indonesia yang bekerja sama dengan World Vision Korea dan KB Securities telah selesai dikerjakan. Atas bantuan dan dukungan tersebut, saya sampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya,” kata Nurin.
Dia berharap, para siswa dapat belajar dengan lebih nyaman, aman, rajin, dan semangat sehingga lebih mudah menerima pelajaran.