Advertorial

NextDev Tahun Ke-11 Telkomsel Dorong Technopreneur Indonesia Berinovasi dengan AI

Kompas.com - 10/10/2025, 14:06 WIB

KOMPAS.com – Telkomsel menggelar NextDev Tahun Ke-11. Program impact incubator ini telah digelar sejak 2015 dan menjadi inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan unggulan untuk memberdayakan technology entrepreneur (technopreneur) tahap awal di Indonesia.

Memasuki dekade kedua, NextDev hadir dengan fokus utama pada kurikulum inovasi berbasis kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) yang dirancang untuk mendorong para technopreneur menciptakan solusi digital berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Vice President Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel Abdullah Fahmi mengatakan, Telkomsel bangga mempersembahkan NextDev Tahun Ke-11 dengan fokus pada kurikulum inovasi berbasis AI.

“NextDev berkomitmen sebagai impact incubator yang mendukung technopreneur Indonesia melahirkan solusi digital inovatif serta memberi dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ucapnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (10/10/2025).

Fahmi menambahkan, Telkomsel juga terus konsisten mendorong inovasi berbasis data yang memberikan manfaat bagi industri dan masyarakat serta memperkuat ekosistem digital Indonesia.

Alumnus NextDev Tahun Ke-9 dan Founder Startup Smartcoop M Ihsan Firdaus menyambut baik inisiatif ini. Baginya, NextDev telah menjadi katalis penting dalam membentuk ekosistem technopreneur Indonesia.

“Memasuki dekade kedua, kami berharap, program tersebut bisa terus relevan menghadirkan kurikulum yang mampu menjawab tantangan masa depan,” ucap Ihsan.

Tak lupa, ia turut mengapresiasi konsistensi Telkomsel dalam mendukung technopreneur untuk menciptakan solusi digital berbasis AI berdampak dan tetap menjadi bagian penting dari perkembangan ekosistem digital di negeri ini.

Inovasi di tahun ke-11

NextDev Tahun Ke-11 mengusung kurikulum inovasi berbasis AI sebagai landasan utama. Fokus AI diterapkan sejak tahap seleksi dengan memprioritaskan technopreneur yang mengintegrasikan AI dalam solusi digital mereka.

Tahun ini, NextDev tidak lagi membagi peserta dalam kategori khusus sehingga memberikan kesempatan bagi technopreneur dari berbagai sektor untuk berpartisipasi. Untuk mendaftar, peserta dapat mengakses laman pendaftaran program NextDev melalui tsel.id/11thnextdevregist hingga Jumat (7/11/2025).

Sejumlah hal baru dihadirkan dalam program tahun ini. Pertama, pendampingan ahli dengan bimbingan fokus pada empat pilar utama, yakni strategi, keuangan, pemasaran, dan produktivitas untuk membangun fondasi bisnis yang kokoh.

Kedua, konsultasi diagnostik. Telkomsel menyediakan konsultasi khusus dan teknis untuk mengidentifikasi masalah dan menerapkan solusi efektif.

Ketiga, rujukan alumnus. Seleksi mempertimbangkan rekomendasi alumnus NextDev untuk menjaga kualitas peserta. Keempat, ekosistem inklusif dengan melakukan kolaborasi lintas ekosistem digital yang melibatkan investor, komunitas, dan pemimpin industri.

Kelima, on-site coaching dalam bentuk sesi tatap muka di roadshow kota-kota utama. Pelatihan tatap muka ini memungkinkan peserta berkonsultasi langsung dengan mentor untuk memecahkan tantangan bisnis.

Tiga tahapan program

Rangkaian NextDev Tahun Ke-11 dirancang dalam tiga fase utama untuk menginkubasi para peserta. Tahap pertama adalah scouting yang berlangsung sejak September hingga Desember 2025. Tahap awal ini bertujuan merekrut technopreneur potensial melalui serangkaian acara.

Rangkaian acara tersebut mencakup open session yang diadakan di Bandung pada Kamis (9/10/2025), serta roadshow yang dilaksanakan di tiga kota lain, yakni Makassar pada Selasa (14/10/2025), Medan pada Kamis (23/10/2025), dan Bali pada Kamis (30/10/2025).

Dalam setiap acara, peserta berkesempatan mengikuti diskusi bersama para ahli, pameran komunitas, pembinaan tatap muka, dan sesi pitching. Sesi pitching akan memilih lima technopreneur terbaik dari masing-masing kota untuk mendapatkan fast track langsung lolos ke tahap “Top 18”.

Tahap kedua adalah academy yang berlangsung Januari hingga April 2026. technopreneur yang lolos seleksi akan memasuki tahap inkubasi intensif selama empat bulan. Fase ini mencakup bootcamp, sesi mentoring, dan diskusi bersama para ahli.

Kurikulum pada fase itu akan fokus pada empat area utama, yakni strategi pertumbuhan bisnis, penguatan fundamental bisnis, pemasaran dan penjualan, serta strategi implementasi AI.

Tahap ketiga adalah summit yang merupakan puncak dari seluruh rangkaian program pada April 2026. NextDev Summit akan menghadirkan pameran, sesi konferensi, final pitch, dan penghargaan bagi technopreneur terbaik. Sesi ini juga menjadi wahana untuk mempertemukan para finalis dengan investor dan pelaku ekosistem digital lainnya.

Telkomsel mengajak para technopreneur visioner di Indonesia untuk bergabung dalam impact incubator NextDev. Manfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kapabilitas, berkolaborasi dengan para ahli, serta mendapatkan akses ke jaringan ekosistem digital.

Informasi selengkapnya terkait NextDev Tahun Ke-11 dapat diakses melalui nextdev.co.id.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau