Advertorial

Lantik 49 Kepala Sekolah, Dedie Rachim Tekankan Jaga Integritas

Kompas.com - 11/10/2025, 19:52 WIB

KOMPAS.com – Wali Kota Bogor Dedie A Rachim melantik 42 kepala sekolah dasar (SD) dan 7 kepala sekolah menengah pertama (SMP) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Pelantikan dilakukan di SMPN 8 Kota Bogor, Sabtu (11/10/205).

Dalam sambutannya, Dedie Rachim menitipkan pesan kepada kepala sekolah untuk menjaga integritas.

Pelantikan gelombang pertama ini merupakan proses rotasi kepala sekolah SD dan SMP seperti halnya proses birokrasi dalam penyegaran organisasi atau sekolah.

"Sekolah yang sudah baik, yang sudah biasa berprestasi, mengukir torehan juara, mungkin nanti diberikan kesempatan juga untuk kepala sekolahnya mengampu dan memberikan arahan kepada sekolah lain. Demikian juga sebaliknya. Jadi, ini adalah penyegaran," ujar Dedie Rachim dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (11/10/2025).

Penyegaran tersebut juga merupakan bagian dari strategi untuk pembenahan semua sekolah secara merata sebagai bagian dari upaya meningkatkan pembangunan manusia.

Selanjutnya, secara bertahap, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan kembali melakukan pelantikan untuk para calon kepala sekolah dan juga untuk mengisi jabatan kepala sekolah yang telah dilakukan merger.

Dedie Rachim memaparkan, tantangan utama Kota Bogor saat ini adalah kekurangan guru. Pasalnya, guru yang pensiun tidak berbanding lurus dengan penerimaan jumlah guru.

Selain itu, lanjut dia, Pemkot Bogor juga secara bertahap akan memperbaiki jumlah rasio sebaran sekolah yang belum merata.

Beberapa upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain adalah melakukan merger sekolah untuk mengatasi kekurangan guru serta membangun sekolah baru di Kota Bogor untuk menyelesaikan masalah sebaran dan pemerataan sekolah.

Pada kesempatan tersebut, Dedie Rachim juga mengingatkan terkait Nawa Cita Presiden RI Prabowo Subianto untuk menciptakan manusia unggul sebagai generasi emas Indonesia

"Dengan demikian, pendidikan bisa membentuk bangsa yang kuat, hebat, dan mampu berkompetisi di tingkat nasional dan global. Tidak hanya otak yang cerdas, tapi (juga) fisik yang kuat, ditambah karakter yang baik dengan nilai keimanan yang tinggi," ujarnya.

Dedie Rachim menekankan, hal tersebut merupakan tugas bersama yang harus dijalankan dengan baik dan dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT, Tuhan yang Mahakuasa.

Sebagai informasi, pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor Dani Rahadian dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Herry Karnadi.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau