KOMPAS.com – Lebih dari 7.000 peserta pameran dari berbagai negara dipastikan akan berpartisipasi dalam ajang Automechanika Shanghai 2025 yang digelar di National Exhibition and Convention Center, Shanghai, China, mulai Rabu (26/11/2025) hingga Sabtu (29/11/2025).
Pameran otomotif berskala internasional yang menempati area seluas 383.000 meter persegi itu diperkirakan akan dibanjiri ribuan peserta yang akan menampilkan berbagai inovasi terbaru di industri kendaraan bermotor.
Pasalnya, ajang tersebut akan mempertemukan seluruh rantai nilai otomotif, mulai dari manufaktur, pasokan komponen, hingga layanan purnajual.
General Manager Messe Frankfurt (HK) Ltd Fiona Chiew mengatakan, Automechanika Shanghai menjadi salah satu platform penting bagi pelaku industri otomotif global untuk memamerkan teknologi terkini dan menjalin kemitraan strategis.
“Automechanika Shanghai akan menampilkan teknologi dan inovasi terbaru, menjadikannya pusat perhatian industri global. Acara ini berperan sebagai platform internasional yang menyatukan sumber daya industri dan mendorong kolaborasi strategis dari manufaktur kendaraan hingga layanan purnajual,” ujar Fiona dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (7/10/2025).
Fiona menambahkan, inovasi yang dihadirkan para peserta akan mendorong kemajuan di sektor produksi otomotif.
Selain itu, inovasi juga diharapkan dapat menciptakan peluang baru di seluruh ekosistem otomotif yang terhubung melalui pameran tersebut.
Pengaruh global Automechanika Shanghai
Lonjakan partisipasi di Automechanika Shanghai 2025 menunjukkan besarnya minat produsen mobil untuk memanfaatkan ajang ini sebagai tempat memperkuat merek, memperluas pasar global, dan membangun kemitraan strategis.
Pasalnya, pameran tersebut dapat menjadi momentum penting bagi perusahaan otomotif untuk menyesuaikan diri dengan perubahan besar yang tengah ada di sektor manufaktur, rantai pasokan, hingga layanan purnajual.
Antusiasme itu tecermin dari keikutsertaan sejumlah produsen besar, seperti Changan, SAIC, dan Stellantis, yang akan menampilkan beragam inovasi terbaru mereka.
Kehadiran para pemain lama itu turut disemarakkan oleh munculnya kekuatan baru di industri otomotif, seperti Chery Holding, GAC Aion, dan Li Auto, yang mulai memperluas pengaruhnya di pasar global sekaligus memamerkan beragam teknologi terbarunya.
Adapun produk teknologi yang akan dipamerkan meliputi sistem bantuan berkendara, layanan transportasi daring, solusi mengemudi cerdas, infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik, sistem tenaga energi baru, dan mesin berbasis metanol dan hidrogen.
Mereka juga akan memperkenalkan berbagai layanan rantai pasokan untuk pasar aftermarket.
Selain itu, sejumlah peserta baru, seperti DDAC, Dongfeng Wheel, FAW Foundry & Forging, TSINTEL Automotive Technology (Weichai), dan Yuchai Parts juga akan meramaikan pameran.
Secara keseluruhan, peserta pameran tahun ini menampilkan solusi yang mencakup kendaraan berbahan bakar konvensional dan kendaraan energi baru.
Keseimbangan tersebut menunjukkan bagaimana Automechanika Shanghai menjadi ruang pertemuan penting bagi berbagai inovasi di industri otomotif.
Seiring pertumbuhan layanan purnajual di China, para pelaku industri juga memperluas lini produk mereka untuk memenuhi kebutuhan kendaraan modern.
Tahun ini, kategori Parts and Component akan diisi oleh sejumlah pemain global baru, seperti FFT dari Jerman, Garrett dari Swiss, dan Miba dari Austria, yang menjadi sorotan dengan inovasi di bidang filter, turbocharger, dan material gesekan.
Selain itu, hadir pula pemasok otomotif besar, seperti Aisin, Astemo, Bilstein, Bosch, Continental, FAWER, Henglong Group, Mahle, Nidec, Qingshan Industry, SDS, Tianrun, ZF, dan Zhongding Group.
Pada kategori Energi Baru dan Konektivitas, lebih dari 30 perusahaan akan debut di pameran tersebut. Beberapa, di antaranya adalah ATTC, C*Core, CalmCar, EVPT, Hella Bhapand, HICI, HighStar Na+, KYLIN SOFT, Mycar, Trinova, dan Yura.
Selain itu, sejumlah perusahaan, seperti Carlinx Tech, Dehong, EVEN, FARET, Raytron, Rsemi, Sanhua Automotive, SemiDrive, Tuopu, YINLUN, dan Youkong Zhixing juga akan kembali berpartisipasi dengan membawa inovasi seperti cip semikonduktor, sistem bantuan mengemudi, sasis cerdas, dan pengendali powertrain terbaru.
Tak hanya produsen otomotif, perkembangan pesat kota-kota kecil serta meningkatnya pasar aftermarket independen turut mendorong perusahaan untuk berpartisipasi di Automechanika Shanghai 2025.
Pameran tersebut menjadi sarana penting bagi mereka untuk memperkuat reputasi, meningkatkan kesadaran merek, dan menjalin kontak langsung dengan konsumen akhir.
Chairperson China National Machinery Industry International Co Ltd Li Zhang menjelaskan bahwa perkembangan pesat industri otomotif menuntut kolaborasi yang lebih erat di sepanjang rantai pasokan.
Automechanika Shanghai sendiri berfokus pada solusi kendaraan energi baru dan peningkatan rantai pasokan.
“Pameran ini menghubungkan distributor dan pemasok dengan inovasi yang membuka peluang besar untuk penerapan dan promosi teknologi baru. Acara ini juga membantu perusahaan China menjangkau pasar global serta mendorong inisiatif hijau dan transformasi cerdas di sektor otomotif,” kata Li Zhang.
Energi baru di kendaraan komersial
Perkembangan teknologi otomotif tidak hanya terjadi pada kendaraan penumpang, tetapi juga mulai merambah segmen kendaraan komersial.
Teknologi konektivitas cerdas kini diterapkan untuk meningkatkan efisiensi operasional, keselamatan berkendara, dan pengelolaan biaya.
Automechanika Shanghai 2025 akan memamerkan berbagai teknologi kendaraan terkini. Tren itu terlihat jelas di China. Dari Januari hingga Juli 2025, penjualan kumulatif truk berat bertenaga energi baru tercatat meningkat 191 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Perubahan arah industri tersebut turut tecermin dalam Automechanika Shanghai 2025. Lebih dari 60 persen peserta pameran dan pengunjung berfokus pada kebutuhan yang terus berkembang di sektor transportasi dan logistik.
Beberapa peserta baru yang tampil di segmen ini antara lain DDAC dengan rakitan poros penggerak listrik serta Tsintel Automotive Technology dengan solusi mengemudi bantuan level tiga dan empat serta sistem pengereman elektronik (EBS) untuk kendaraan khusus.
Kemudian, ada pula Chilwee dan Tianneng yang menghadirkan solusi baterai lithium-ion untuk kendaraan parkir.
Sektor aftermarket untuk kebutuhan modern
Setelah menyoroti inovasi di lini produksi dan kendaraan komersial, pameran juga memberi ruang luas bagi ekosistem purnajual.
Bagian tersebut menghadirkan solusi yang mendukung kepemilikan kendaraan sehari hari, mulai dari ban dan pelek, perawatan serta perbaikan, hingga aksesori dan personalisasi.
Di kategori Tyres and Wheels, peserta akan menampilkan desain ringan dan konsep berkelanjutan yang disesuaikan dengan kendaraan energi baru.
Dongfeng Wheel, misalnya, akan memperkenalkan pelek magnesium alloy 20 inci berbasis teknik semi-solid injection moulded.
Automechanika Shanghai 2025 juga akan memamerkan berbagai produk aftermarket dari sejumlah produsen. Ada pula Tanfei yang membawa pelek dengan penguat serat karbon dan Wheelegend yang menghadirkan pelek hasil teknik flow forming.
Peserta lain yang turut meramaikan antara lain Hongxin Technology, JC Forged, JG Wheel, POMLEAD, Sanli Tire, Shunfuchang, Sunrise Wheel, Winda Boto, Zhentai Group, dan Zxwheel.
Perhatian pada kebutuhan perawatan kendaraan energi baru juga terlihat di sektor Diagnostics and Repair serta Body and Paint.
Di area tersebut, ada Cosber yang menampilkan solusi inspeksi keselamatan untuk sistem kelistrikan dan FCAR yang membawa perangkat diagnostik energi baru bagi kendaraan komersial dan penumpang.
Kemudian, Henkel hadir dengan perekat, sealant, dan pelapis khusus untuk sistem baterai. Tech akan memperkenalkan produk perbaikan ban untuk kendaraan energi baru dan sensor tekanan ban berbasis komputasi awan.
Ada pula deretan peserta lainnya yang mencakup Autel, Besita, Baozhongbao, BIG RED, Bright, Dali, EAE, Eagle Fly, GAOCHANG, GUANGLI, Launch, Nanhua, SINO ITALIAN TAIDA, SUNSHINE, dan UNITE.
Sejalan dengan tren tersebut, sektor Accessories and Customising menawarkan solusi untuk peningkatan performa mesin, produk kendaraan listrik, dan film pelindung kendaraan. Di sektor ini, ada Huntsman yang menghadirkan komponen aditif bahan bakar untuk menunjang performa mesin.
Kemudian, Reflek akan menampilkan film pelindung cat restoratif serta 3M yang membawa rangkaian solusi perawatan mobil, perbaikan tabrakan, dan produk untuk kendaraan listrik.
Peserta lain di kategori tersebut meliputi ABT, Astrace, CARKU, Chief dan CMST, Lopal, Shuangxing, dan UPPF.
Melalui partisipasi di Automechanika Shanghai 2025, peserta pameran dan pengunjung dapat merasakan langsung transformasi yang membentuk pasar otomotif, memperoleh wawasan tentang tren yang tengah berkembang, serta membangun kemitraan strategis.
Sebagai informasi, Automechanika Shanghai diselenggarakan oleh Messe Frankfurt Shanghai Co Ltd bersama China National Machinery Industry International Co Ltd Sinomachint.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Messe Frankfurt HK Ltd di nomor +852 2802 7728, situswww.automechanika-shanghai.com, atau email auto@hongkong.messefrankfurt.com.