Advertorial

JFX dan KBI Perkuat Transparansi Perdagangan Komoditas Pertambangan Nasional

Kompas.com - 14/10/2025, 10:00 WIB

KOMPAS.com – PT Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange/JFX) bersama PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) bersinergi dalam pameran Minerba Convex 2025. KBI sendiri merupakan bagian dari Holding BUMN Danareksa yang bergerak di sektor kliring berjangka.

Ajang yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada Rabu (15/10/2025) dan Kamis (16/10/2025) itu menjadi momentum strategis bagi kedua entitas. Kehadiran JFX dan KBI bertujuan memperkuat transparansi, stabilitas, dan kredibilitas perdagangan komoditas pertambangan nasional, khususnya timah.

Melalui perdagangan pasar fisik timah, JFX dan KBI berkomitmen memperluas cakupan ke berbagai komoditas strategis dan kritis lainnya. Ini termasuk sektor mineral dan batu bara (minerba), energi, pertanian, perkebunan, dan logam mulia.

“JFX berkomitmen menjaga transparansi dan traceability perdagangan timah, serta memperkuat daya saing Indonesia sebagai bagian dari rantai pasok global,” jelas Direktur Utama JFX Yazid Kanca Surya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (13/10/2025).

Sinergi antara JFX dan KBI menjadi fondasi penting untuk membangun ekosistem perdagangan komoditas pertambangan yang transparan dan berdaya saing global. Sejak 2019 hingga Agustus 2025, JFX dan KBI telah mencatat transaksi timah lebih dari 300.000 ton dengan total nilai perdagangan mencapai lebih dari 8 miliar dollar AS.

Angka tersebut melibatkan lebih dari 60 pelaku usaha aktif yang berkontribusi signifikan pada perdagangan komoditas. Bahkan, lebih dari 95 persen transaksi timah, baik untuk pasar domestik maupun ekspor, tercatat di Indonesia melalui JFX dan KBI terhitung pada 2024.

Guna memperluas partisipasi pelaku usaha, JFX juga menjalinkan kolaborasi strategis dengan Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI).

Ketua Umum AETI Harwendro Adityo Dewanto menyampaikan, kerja sama tersebut merupakan upaya meningkatkan partisipasi pelaku usaha di dalam ekosistem perdagangan pasar fisik timah melalui bursa.

Kliring pemerintah dan pengembangan portofolio global

Peran penting JFX dalam memperkuat ekosistem perdagangan nasional didukung penuh oleh KBI. KBI adalah lembaga penjamin milik pemerintah yang memiliki kredibilitas tinggi dalam memastikan transaksi di bursa berjalan aman dan terjamin.

KBI bertanggung jawab menjaga integritas sistem kliring serta penjaminan transaksi di seluruh ekosistem perdagangan berjangka.

Melalui kerja sama erat antara JFX dan KBI, kepercayaan publik dan investor terhadap sistem perdagangan pasar fisik timah di Indonesia diharapkan semakin menguat.

“Kami akan memastikan fungsi dan mekanisme Delivery versus Payment (DvP) pada transaksi perdagangan pasar fisik timah di Indonesia dijalankan secara efektif, prudent, dan transparan,” ucap Direktur Utama KBI Budi Susanto.

Di sisi lain, JFX juga menyiapkan langkah strategis di sektor energi untuk pengembangan portofolio globalnya. JFX akan memperkenalkan produk terbarunya, Brent Crude Oil, melalui momentum Minerba Convex 2025. Pengembangan produk ini merupakan hasil kerja sama JFX dengan ONYX Capital Group London.

Kehadiran JFX dan KBI di Minerba Convex 2025 mencerminkan semangat sinergi antar-entitas dalam Holding BUMN Danareksa. Sinergi ini bertujuan untuk terus membangun ekosistem perdagangan komoditas nasional yang inklusif, terintegrasi, dan terpercaya.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, JFX dan KBI juga akan menggelar mini talkshow bertajuk “From Mine to Market: Digital Trading of Indonesia’s Tin”.

Acara tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan industri untuk membahas peran bursa dan lembaga kliring dalam membangun tata kelola perdagangan komoditas yang efisien dan berdaya saing global.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau