KOMPAS.com - PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) mengikuti ajang Minerba Convention and Exhibition (Convex) 2025 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Rabu (15/10/2025) hingga Kamis (16/10/2025).
Dalam ajang yang digelar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara itu, NHM dan PT Puncakbaru Jayatama (PTPJ) hadir sebagai sponsor platinum.
Direktur Pengembangan Bisnis NHM, Indra Febrian mengatakan, pihaknya membawa nama besar NHM di Minerba Convex sebagai salah satu tambang emas terbesar di Indonesia.
Ia menyatakan, NHM juga menggandeng PTPJ sebagai bagian dari perjalanan perusahaan.
“Di sini, kami juga ingin mengangkat nama besar PTPJ yang berperan penting bagi penemuan tambang emas Gosowon, “ dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (18/10/2025).
Untuk diketahui, NHM dan PTPJ memiliki kaitan erat dengan sejarah eksplorasi di wilayah Gosowong, Halmahera Utara.
Deposit Gosowong yang kini masih menjadi salah satu tambang emas aktif NHM merupakan hasil eksplorasi greenfield di Halmahera yang dimulai sejak 1996 bersama PTPJ.
“Momentum (Minerba Convex 2025) ini sekaligus menjadi sarana informasi serta edukasi kepada masyarakat dan pemangku bisnis tambang bahwa NHM masih eksis, produktif, dan punya potensi pengembangan bisnis yang besar,” ujar Indra dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (18/10/2025).
Selain berbagi stan pameran dengan PTPJ, NHM juga berbagi bersama Noor Dinar. Ketiga perusahaan ini hadir di Mineba Convex 2025 di bawah naungan satu grup perusahaan induk.
Perwakilan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menjelaskan informasi seputar praktik pertambangan berkelanjutan kepada pengunjung di stan NHM pada ajang Minerba Convex 2025 di Jakarta. Kehadiran Noor Dinar dengan produk koin emas Dinar melengkapi rangkaian informasi hulu hingga hilir industri pertambangan emas di stan NHM.
Dalam pameran, NHM menampilkan infografik dan video yang menjelaskan komitmen terhadap praktik pertambangan berkelanjutan.
Materinya mencakup pengelolaan sumber daya mineral, pengelolaan lingkungan, dan tanggung jawab sosial bagi masyarakat sekitar wilayah operasi.
Penyajian informasi yang menarik sukses mengundang minat ratusan pengunjung, terutama mahasiswa pertambangan, untuk mendatangi stan NHM dan mengenal lebih dekat tambang Gosowong.
Pada kesempatan itu, Senior Mine Engineer Tambang Bawah Tanah Kencana NHM, Khalidazia Saleh menyampaikan bahwa partisipasi NHM di Minerba Convex menjadi kesempatan menunjukkan praktik pertambangan berkelanjutan.
Pertambangan berkelanjutan itu dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab sosial dan pelestarian lingkungan melalui semangat “Menambang Dengan Hati”.
Tidak hanya itu, Minerba Convex 2025 juga menjadi sarana edukatif bagi mahasiswa tambang dan masyarakat untuk memahami praktik industri tambang emas Gosowong yang memiliki keunikan dibanding tambang lain.
“Di antaranya adanya tambang bawah tanah Kencana yang terkenal dengan tekstur batuan yang sangat rapuh, tetapi bernilai ekonomis tinggi serta mata air panas di Tambang Bawah Tanah Toguraci,” kata Khalidazia.
Kehadiran NHM di Minerba Convex 2025 semakin memperkuat peran perusahaan sebagai bagian dari ekosistem pertambangan nasional yang terus berkembang.
Melalui kolaborasi, inovasi, dan keterbukaan informasi, NHM berupaya menjembatani dunia industri dengan masyarakat dan generasi muda, khususnya
Hal tersebut dilakukan agar mereka semakin memahami peran strategis pertambangan dalam pembangunan berkelanjutan Indonesia.