Advertorial

Bukan Sekadar Motor Listrik Biasa, Omoway Tawarkan Cara Baru Menikmati Mobilitas Cerdas

Kompas.com - 21/10/2025, 17:34 WIB

KOMPAS.com – Jumat (20/6/2025) jadi hari bersejarah bagi dunia otomotif Tanah Air. Pasalnya, prototipe sepeda motor listrik pintar pertama Omoway bernama Omo X dengan desain futuristik dan balutan teknologi mutakhir resmi diperkenalkan di Indonesia.

Keputusan memilih Indonesia sebagai tempat peluncuran secara global sendiri bukan tanpa perhitungan.

Marketing Global dan sekaligus General Manager Omoway Indonesia Yulong Chen mengatakan, Indonesia memiliki pasar sepeda motor yang besar dengan dominasi populasi usia muda serta daya adopsi teknologi yang cepat.

Omoway sendiri memang dikenal sebagai brand inovasi teknologi tinggi yang berfokus pada pengembangan sepeda motor listrik pintar.

Melalui Omo X, lanjut Yulong, Omoway ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih efisien, cerdas, dan sesuai kebutuhan masyarakat modern.

“Dengan Omo X, era sepeda motor pintar siap dimulai. Dari informasi yang kami punya, motor dengan sistem pintar seperti ini di seluruh dunia belum ada yang dijual. Jadi, bisa meluncur pertama di Indonesia adalah sebuah kehormatan bagi tim Omoway,” ujar Yulong saat wawancara dengan Kompas.com di Otopod The Series.

Marketing Global dan sekaligus General Manager Omoway Indonesia Yulong Chen bersama Aris Jambul saat acara Kompas.com Otopod The Series. Dok. Istimewa Marketing Global dan sekaligus General Manager Omoway Indonesia Yulong Chen bersama Aris Jambul saat acara Kompas.com Otopod The Series.

Yulong menambahkan, Omoway memiliki visi untuk menghadirkan pengalaman inovasi pintar.

Oleh karena itu, pengalaman serta teknologi puluhan tahun dari industri mobil pintar diintegrasikan ke dalam sepeda motor agar pengguna mendapatkan kendaraan listrik yang aman, nyaman, dan cerdas.

Terapkan 3 pilar utama

Dalam pengembangan motor listrik pintar, Omoway menanamkan tiga pilar utama, yakni smart atau pintar, inovatif, dan lokal.

Dari sisi smart, Omo X dibekali sistem kecerdasan buatan yang dirancang secara mandiri oleh Omoway.

Teknologi tersebut memungkinkan sepeda motor mempelajari berbagai situasi berkendara yang kompleks serta berinteraksi secara intuitif dengan pengendara melalui berbagai kontrol yang mudah digunakan.

Sistem itu dikembangkan menggunakan model kecerdasan buatan (AI) berukuran besar yang dilatih khusus untuk mendukung pengalaman berkendara yang lebih aman dan efisien.

Pada aspek inovasi, Omoway terus mendorong desain motor yang melampaui batas-batas konvensional agar pengalaman berkendara tetap mudah, nyaman, dan aman.

Omo X generasi pertama sudah disesuaikan dengan kondisi jalan di Indonesia melalui penggunaan suspensi performa tinggi yang dikembangkan secara khusus.

Ke depan, lanjut Yulong, Omoway berencana menghadirkan lebih banyak pembaruan dan fitur baru pada generasi kedua dan ketiga.

Sementara itu, pilar lokal menjadi nilai penting bagi Omoway. Sejak awal, seluruh riset dan pengembangan Omo X difokuskan pada kebutuhan pengguna di Indonesia.

Tim Omoway melakukan uji jalan sejauh puluhan ribu kilometer di berbagai wilayah disertai survei langsung kepada konsumen dan dealer untuk memahami kebiasaan serta ekspektasi pengguna.

Kegiatan peluncuran Omo X oleh Omoway yang dilakukan pada Jumat (20/6/2025). Dok. Omoway Kegiatan peluncuran Omo X oleh Omoway yang dilakukan pada Jumat (20/6/2025).

“Hasil riset tersebut menjadi dasar perancangan seluruh sistem Omoway, mulai dari penjualan hingga layanan purnajual, agar dapat melayani masyarakat Indonesia sebaik mungkin,” jelas Yulong.

Dilengkapi fitur unggulan

Yulong menjelaskan, salah satu daya tarik utama sepeda motor listrik Omoway terletak dari berbagai fitur pintar yang disematkan.

“Fitur-fitur pintar kami hadirkan demi menyambut era sepeda motor 3.0 yang sudah berada di depan mata,” jelasnya.

Salah satu fitur tersebut adalah teknologi antimaling yang dihadirkan demi membuat pengguna lebih tenang.

Dengan teknologi itu, sepeda motor Omoway akan langsung mengunci jika mendeteksi gerakan mencurigakan, semisal upaya menggoyang atau menyalakan mesin tanpa izin. Pemberitahuan otomatis juga dikirim ke aplikasi di ponsel pemilik.

Kemudian, semua sepeda motor Omoway juga dilengkapi dengan teknologi antibanjir bersertifikasi. Dengan teknologi ini, pengguna tidak perlu khawatir saat mengendarai Omoway di jalanan yang tergenang air.

“Kami tahu kondisi jalan di Indonesia kadang tidak bisa ditebak. Karena itu, sepeda motor ini kami buat agar bisa diandalkan dalam situasi apa pun,” jelas Yulong.

Kemudahan juga menjadi fokus Omoway. Melalui fitur keyless dan konektivitas pintar, pengendara tak perlu lagi repot mencari kunci. Cukup mendekatkan perangkat ke sepeda motor, sistem akan otomatis mengenali dan menyalakan mesin.

Motor listrik pintar Omoway sudah dibekali layar TFT beresolusi tinggi yang dapat menampilkan berbagai informasi penting, seperti kecepatan, jarak tempuh, hingga lokasi stasiun pengisian daya terdekat.

Tak kalah menarik dan menjadi pembeda dengan kendaraan lain, sepeda motor listrik dari Omoway juga dibekali teknologi keseimbangan otomatis yang membuatnya tetap tegak, meski dalam posisi berhenti. Pengendara tidak perlu menurunkan kaki saat lampu merah atau di jalan padat.

“Fitur ini membuat pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman dan aman, terutama untuk penggunaan harian di perkotaan,” terang Yulong.

Performa mumpuni dan desain ergonomis

Dalam hal performa, motor listrik pintar Omo X mampu menempuh jarak sekitar 160 hingga 210 km dalam sekali pengisian daya.

Kemampuan tersebut dinilai lebih dari cukup untuk mendukung mobilitas harian tanpa perlu sering mengisi ulang baterai.

Dari sisi desain, Omoway menghadirkan tampilan ergonomis dengan penggunaan komponen berkualitas tinggi.

Pendekatan ini membuat sepeda motor terasa stabil, tangguh, dan nyaman digunakan dalam berbagai kondisi jalan di Indonesia.

Keunggulan itu diperkuat dengan komitmen perusahaan untuk memberikan pengalaman menyeluruh bagi para penggunanya.

Tidak hanya berfokus pada inovasi produk, Omoway juga menyiapkan jaringan layanan dan purnajual berskala nasional agar pengguna di berbagai daerah dapat memperoleh dukungan teknis dengan mudah.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Omoway akan menerapkan harga suku cadang yang sama di seluruh Indonesia.

Pengguna juga tidak akan dikenakan biaya jasa tambahan saat melakukan servis. Perbaikan nantinya dapat dipantau langsung melalui aplikasi khusus yang disediakan perusahaan.

“Kami ingin memastikan pengguna merasa aman dan nyaman di mana pun mereka berada,” ujar Yulong.

Yulong Chen saat acara Kompas.com Otopod The Series. Dok. Istimewa Yulong Chen saat acara Kompas.com Otopod The Series.

Ia menambahkan, langkah ini menunjukkan keseriusan Omoway dalam membangun fondasi kuat bagi perkembangan kendaraan listrik pintar di Tanah Air.

Yulong menegaskan bahwa Omoway percaya masa depan transportasi akan bergerak menuju kendaraan yang lebih cerdas, efisien, dan ramah lingkungan.

Untuk mengetahui lebih dalam tentang Omoway, silakan tonton Otopod The Series bersama Omoway melalui tautan berikut

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau