KOMPAS.com — Dunia pendidikan memiliki peran penting untuk menjawab tantangan keberlanjutan di tengah peningkatan urgensi isu lingkungan dan sosial.
Sebagai langkah nyata, Lestari KG Media berkolaborasi dengan Unilever Indonesia menghadirkan pendekatan pendidikan berbasis sustainability, yakni Akademi Sekolah Lestari (ASRI).
ASRI menyasar siswa dan guru SMA, SMK, dan sederajat sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam membentuk generasi penerus bangsa yang peduli, cakap, serta aktif menjaga keberlanjutan Bumi.
Tahun ini, ASRI membuka Kompetisi ASRI 2025. Melalui ajang ini, baik murid maupun guru dapat mengirimkan dan mengembangkan ide atau proyek nyata yang dapat membawa perubahan positif di lingkungan belajar.
Peserta bisa berpartisipasi secara individu ataupun berkelompok. Karya yang dikirim berupa ide hingga proyek aksi nyata yang lahir dari isu atau kekhawatiran di lingkungan sekitar.
Peserta dapat mengirimkan berbagai ide dan proyek berdasarkan tiga topik utama yang tersedia, yakni Pengelolaan Sampah, Kelestarian Alam, dan Kesejahteraan Fisik di Sekolah.
Pendaftaran ajang tersebut dibuka secara daring mulai Jumat (10/10/2025) hingga Jumat (7/11/2025) melalui tautan bit.ly/joinkompetisiASRI.
Lestari KG Media berkolaborasi dengan Unilever Indonesia menghadirkan Kompetisi Akademi Sekolah Lestari (ASRI) 2025 bagi murid dan guru.Setelah tahap registrasi, peserta terpilih akan mendapatkan sesi mentoring bersama para mentor praktisi dan akademisi di bidang sustainability. Sesi ini akan membantu peserta memperdalam ide dan strategi implementasi proyeknya.
Tahap pengumpulan proyek atau ide final akan berlangsung pada Jumat (21/11/2025).
Selain menjadi wadah berbagi gagasan, Kompetisi ASRI 2025 juga menghadirkan berbagai manfaat, seperti sponsor perbaikan infrastruktur sekolah, rekognisi nasional melalui jaringan Kompas Gramedia Group bagi para pemenang, kesempatan berjejaring dengan praktisi dan mentor ahli yang tidak terbatas, serta total hadiah senilai Rp 10 juta.
Peserta terbaik juga berpeluang mendapatkan konversi SKS di IPB University serta Beasiswa Minat dan Bakat dari Universitas Multimedia Nusantara (UMN).
Vice President (VP) Sustainability KG Media Wisnu Nugroho mengatakan, sekolah dan pendidikan menjadi sarana efektif untuk belajar, termasuk tentang sustainability atau keberlanjutan.
“Keberlanjutan tidak hanya mencakup pengetahuan, tetapi juga membawa pada kesadaran dan perubahan perilaku,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (22/10/2025).
General Manager (GM) Organization and People Development Corporate Human Resources Kompas Gramedia Arki Sudito menambahkan, melalui ASRI pihaknya ingin mendorong agar edukasi mengenai sustainability bisa dimulai sejak usia dini di sekolah.
“Dari kebiasaan kecil di lingkungan belajar, kesadaran besar untuk menjaga Bumi bisa tumbuh secara alami,” katanya.
Sementara itu, Head of Sustainability and Corporate Affairs Unilever Indonesia Nurdiana Darus menilai, kolaborasi tersebut merupakan langkah penting dalam memperkuat peran pendidikan sebagai penggerak perubahan.
“Kolaborasi ini menjadi wujud nyata dari integrasi antara dunia usaha dan pendidikan dalam menciptakan perubahan sistemik yang berdampak luas. Kami berharap, melalui ASRI para penerima manfaat bisa merasakan dampak secara nyata dan berkontribusi untuk lingkungan yang lebih sehat, hijau, dan lestari,” ungkapnya.
Melalui Kompetisi ASRI 2025, ASRI ingin menumbuhkan semangat aksi nyata dari sekolah-sekolah di seluruh Indonesia karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil di ruang belajar.
Yuk, daftarkan diri dan kirimkan ide ataupun aksi nyatamu sebelum 7 November 2025 melalui situs resmi bit.ly/joinkompetisiASRI. Syarat dan ketentuan berlaku.
Segala bentuk perubahan jadwal maupun informasi terbaru akan diumumkan melalui akun Instagram resmi @temanasri.