Advertorial

Telkom Masuk Jajaran 500 Perusahaan Terbaik Dunia Versi World’s Best Employers 2025

Kompas.com - 29/10/2025, 12:23 WIB

KOMPAS.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom menorehkan prestasi di tingkat internasional atas konsistensinya dalam menjalankan operasional bisnis yang berkelanjutan serta pengelolaan sumber daya manusia yang unggul.

Untuk kali kelima secara berturut-turut, Telkom tercatat dalam daftar World’s Best Employers 2025 versi Forbes.

Capaian tersebut menandai prestasi berkelanjutan yang berhasil dipertahankan Telkom dan memperkuat posisinya sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan asal Indonesia yang berdaya saing global.

Pada daftar World’s Best Employers 2025, Telkom menempati peringkat ke-345 dari 900 perusahaan terpilih di seluruh dunia. Dalam daftar ini, Telkom juga menempati posisi tertinggi di antara sejumlah perusahaan Indonesia lain yang turut masuk.

Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan mengatakan, penghargaan dari lembaga internasional, seperti Forbes, merupakan bentuk pengakuan yang sangat berarti bagi Telkom.

“Kami bangga dapat berada di jajaran perusahaan terbaik dunia. Hal ini menjadi bukti bahwa Telkom terus berada pada jalur yang tepat dalam menciptakan lingkungan kerja yang unggul, berdaya saing, dan berorientasi pada pengembangan talenta,” ujar Willy dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (28/10/2025).

Selain itu, Telkom juga menduduki peringkat kesembilan di dunia dalam kategori Telecommunication Services, mengungguli sejumlah perusahaan telco ternama, seperti Vodafone (Inggris), Telenor (Norwegia), Etisalat (Uni Emirat Arab), SingTel (Singapura), China Mobile, Telstra (Australia), dan BT Group (Inggris).

Pemeringkatan World’s Best Employers disusun Forbes bersama lembaga riset pasar global Statista melalui survei yang melibatkan lebih dari 300.000 karyawan dari berbagai perusahaan multinasional di 50 negara.

Para responden diminta memberikan penilaian dan tingkat rekomendasi terhadap perusahaan mereka berdasarkan sejumlah aspek penting, seperti pengembangan talenta, kesejahteraan karyawan, dan fleksibilitas kerja.

Hasil survei tersebut kemudian diolah untuk menghasilkan daftar perusahaan terbaik di dunia berdasarkan kemampuan dalam menciptakan lingkungan kerja unggul dan inklusif.

Telkom sendiri menerapkan Digital Ways of Working BISA (Bravery, Integrity, Service Excellence, dan Agility) untuk menanamkan budaya kerja digital yang adaptif dan berorientasi pada hasil.

Inisiatif tersebut menjadi fondasi penting bagi perusahaan agar dapat terus bertahan dan tumbuh dalam situasi bisnis yang sangat dinamis.

Digital Ways of Working BISA mendorong setiap karyawan Telkom untuk berani mengambil risiko terukur, menjunjung tinggi integritas, memberikan layanan prima kepada seluruh pemangku kepentingan, serta bergerak cepat, solutif, dan inovatif dalam menghadapi setiap perubahan.

Willy menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi dan dedikasi seluruh karyawan TelkomGroup yang telah mendukung penciptaan lingkungan kerja positif.

“Dengan menerapkan Digital Ways of Working BISA, kami optimistis, Telkom akan terus tumbuh sebagai perusahaan yang mampu menarik dan mengembangkan talenta unggul Indonesia untuk berkarya dan berkontribusi di TelkomGroup,” kata Willy.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau