Advertorial

7 Kali Juara, Semeru Team UM Buktikan Dominasi di Ajang KMHE 2025

Kompas.com - 30/10/2025, 12:07 WIB

KOMPAS.com - Universitas Negeri Malang (UM) kembali menorehkan prestasi gemilang pada ajang bergengsi Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2025 yang diselenggarakan di Universitas Jember mulai Jumat (24/10/2025) hingga Minggu (26/10/2025).

Sebagai informasi, ajang KMHE 2025 hadir dengan tema “Inovasi Mobil Hemat Energi Menuju Indonesia Berkelanjutan”. Kegiatan ini diikuti oleh 68 tim dari 44 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Kompetisi tersebut merupakan wadah bagi mahasiswa teknik untuk menampilkan karya inovatif dalam perancangan kendaraan ramah energi.

Selain itu, kegiatan juga bertujuan untuk mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ketujuh 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau serta poin ke-13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.

Dalam kompetisi tersebut, UM berhasil mempertahankan tradisi juara melalui dua tim unggulannya, yakni Semeru Team 1 dan Semeru Team 2.

Keberhasilan mereka semakin menegaskan posisi UM sebagai salah satu kampus terdepan dalam pengembangan teknologi kendaraan hemat energi berbasis etanol.

Untuk Semeru Team 1, tim ini berhasil meraih Juara 1 untuk kategori Prototype kelas Motor Pembakaran Dalam (MPD) etanol.

Pencapaian itu bahkan menjadi kemenangan ketujuh secara berturut-turut sejak tim tersebut pertama kali mengikuti KMHE.

Tim yang diketuai oleh Esa Kurnia, mahasiswa Program Studi S1 Teknik Mesin angkatan 2023 mampu menampilkan performa luar biasa berkat kemampuan inovatif mereka dalam merancang sistem pembakaran efisien berbahan bakar etanol.

Sang pengemudi, Rakhmat Widyanto dari Prodi S1 Pendidikan Teknik Mesin angkatan 2023 sukses memaksimalkan performa kendaraan di lintasan kompetisi.

Keberhasilan tim juga tidak lepas dari bimbingan intensif Ir Yahya Zakaria ST MT, dosen pembimbing yang berpengalaman dalam riset konversi energi dan rekayasa kendaraan efisien.

Sementara itu, Semeru Team 2 mempertahankan capaian mereka dengan meraih Juara 3 pada kategori Urban Concept kelas MPD etanol.

Tim ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi mesin dan desain aerodinamis kendaraan.

Mobil ciptaan tim Semeru Team UM.Dok. UM Mobil ciptaan tim Semeru Team UM.

Raihan Ala, mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Otomotif angkatan 2023 yang bertindak sebagai manajer tim sukses memimpin strategi teknis dan logistik.

Sebagai pengemudi, Davino Nathan dari S1 Teknik Mesin angkatan 2023 berhasil menampilkan konsistensi di lintasan.

Sedangkan Avita Ayu Permanasari ST MT, dosen pembimbing tim, berperan penting mengarahkan riset dan inovasi teknologi ramah lingkungan.

Prestasi mahasiswa UM ini tidak hanya menjadi kebanggaan civitas akademika, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata dunia pendidikan tinggi terhadap percepatan pencapaian SDGs di Indonesia.

Melalui mobil hemat energi berbasis etanol, para mahasiswa berkontribusi mengembangkan teknologi yang mendukung transisi energi bersih dan pengurangan emisi karbon.

Kompetisi ini membuktikan bahwa inovasi dari kalangan muda dapat menjadi solusi praktis untuk tantangan energi dan lingkungan global.

Yahya berharap, hasil riset yang telah dilakukan Semeru Team UM dapat diterapkan oleh masyarakat secara massal.

Sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi berkelanjutan, riset ini harapannya dapat diterapkan ke transportasi massal.

“Kepada seluruh inovator, teruslah bergerak melakukan perubahan karena inovasi tidak menunggu orang diam. Sebab, kemenangan yang diraih Semeru Team bukanlah pemberian tapi perjuangan,” ujar Yahya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (30/10/2025).

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi berkelanjutan, capaian pada KMHE 2025 menjadi inspirasi baru bagi mahasiswa Indonesia untuk terus menciptakan karya teknologi yang selaras dengan prinsip pembangunan hijau dan berwawasan masa depan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau