KOMPAS.com – Wali Kota Padang Fadly Amran resmi membuka Padang Skateland 2025 yang digelar di Lapangan Skatepark Padang, Jalan Samudera, kawasan Pantai Padang, Sabtu (1/11/2025).
Fadly mengatakan, ajang itu sejalan dengan Program Unggulan “Jelajah Padang” yang bertujuan mengembangkan potensi pariwisata kota.
“Kita tahu banyak wisatawan datang ke Mentawai untuk surfing, dan mungkin juga tertarik dengan skateboarding. Dengan adanya fasilitas seperti ini, kami berharap muncul sinergi baru antara wisata pantai, olahraga, dan anak muda,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (1/11/2025).
Pada kesempatan tersebut, Fadly turut didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yudi Indra Sani.
Fadly menuturkan, ajang tersebut juga menjadi bagian dari program “Padang Balomba”, yang mendorong semangat berlomba dalam kebaikan, prestasi, dan pengembangan potensi anak-anak, baik di bidang olahraga, seni, maupun akademik.
“Inilah visi pendidikan kita, membangun generasi yang kepo terhadap ilmu. Kami ingin anak-anak Kota Padang unggul dalam seni, olahraga, dan akademik. Dari sanalah lahir kepemimpinan yang utuh, pemimpin yang bisa berbicara, berpikir, berkreasi, dan berprestasi,” katanya.
Fadly berharap, komunitas skateboard terus aktif membina atlet muda di Padang.
“Fasilitasnya sudah ada, mari kita kembangkan bersama. Kita bisa duduk bersama ke depan untuk melihat apa yang perlu diperkuat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Indonesia Skateboard (KIS) Sumbar, Harry Algamar, menyampaikan bahwa skatepark di Kota Padang menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia.
Dari sepuluh skatepark terbaik di Tanah Air, tiga di antaranya berada di Sumbar, yakni di Payakumbuh, Padang Panjang, dan Padang.
Menurut Harry, Padang Skateland 2025 diikuti lebih dari 75 peserta dari berbagai daerah, termasuk Medan, Kepulauan Riau, dan peserta mancanegara dari Malaysia.
“Ajang ini berlangsung selama dua hari dan menjadi ajang silaturahmi serta unjuk bakat para skateboarder dari seluruh Indonesia,” ujarnya.