KOMPAS.com - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto meninjau Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten, Senin (3/11/2025), untuk melihat langsung pelaksanaan program pembinaan produktif Jawara Beton.
Program hasil kolaborasi antara Lapas Kelas I Tangerang, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Indonesia, dan PT Semen Merah Putih itu berfokus pada pemberdayaan warga binaan melalui kegiatan industri ramah lingkungan.
Agus mengapresiasi kerja sama tersebut dan menilai bahwa program Jawara Beton selaras dengan semangat “Kemakmuran untuk Semua” yang menjadi salah satu agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto.
"Program ini menjadi contoh konkret bagaimana pembinaan di lapas memberikan banyak manfaat, yaitu mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, dan memberdayakan warga binaan agar memiliki keterampilan produktif," ujar Agus dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (3/11/2025).
Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi menambahkan, keterlibatan warga binaan dalam produksi beton menjadi bagian dari pembinaan kemandirian dan pemberdayaan ekonomi.
Menurutnya, warga binaan tidak sekadar menjalani masa pidana, tetapi juga mengikuti pelatihan pembuatan paving block dan produk turunan beton lainnya.
“Atas hasil kerja mereka, para warga binaan turut memperoleh premi sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dan kinerja yang diberikan," kata Mashudi.
Sementara itu, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, berkomitmen senantiasa mengembangkan program pembinaan yang berdampak nyata bagi peningkatan keterampilan dan kesejahteraan warga binaan.
Ia berharap, dukungan PT Semen Merah Putih dalam program pembinaan tersebut dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi paving block.
“Program Jawara Beton menjadi sarana pembinaan yang tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan nilai kerja keras dan kemandirian bagi warga binaan," ujarnya.
Untuk diketahui, produk Jawara Beton mengembangkan pemanfaatan limbah fly ash and bottom ash (FABA) sebagai bahan utama pembuatan paving block dan berbagai produk turunan beton.
Melalui inovasi dan sinergi lintas sektor, produk tersebut diharapkan dapat terus berkembang. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga memiliki daya saing nasional sebagai produk ramah lingkungan dan berkelanjutan.